5 Tujuan Finansial yang Harus Dicapai Pada Usia 30

5 Tujuan Finansial yang Harus Dicapai Pada Usia 30

Setiap pekerja pasti akan mengalami pensiun. Secara umum, perusahaan akan memberlakukan masa pensiun pada usia 56 tahun. Survei Milenium dan Uang 2018 dari TD Ameritrade seperti lansir Forbes menyebutkan, setengah dari kaum millenial berharap untuk menjadi miliarder pada tahap tertentu dalam kehidupan mereka, dan sebagian besar berharap untuk pensiun sekitar usia 56 tahun.

Namun sayangnya, untuk bisa mencapai usia pensiun itu, banyak milenial yang belum memahami pentingnya persiapan keuangan. Apa yang harus dilakukan? Laman Forbes menerangkan, ada lima tujuan realistis yang harus diselesaikan pada usia 30 tahun agar tahapan kehidupan di masa pensiun bisa lebih nyaman dan terbebas dari stres.

1. Menabung untuk Membangun Kualitas Diri

Direktur Penelitian Pensiun Di Carson Wealth Jamie Hopkins mengatakan, usia 20 tahun menjadi waktu yang tepat untuk Anda memulai investasi seperti menabung untuk melanjutkan kuliah. Di usia itu, Anda memiliki lebih sedikit komitmen dan dapat dengan mudah menemukan waktu untuk melakukan hal-hal yang Anda sukai dan mengembangkan kapasitas diri. Mulailah dengan membuat daftar tujuan Anda dan kemudian mulai menabung.

Penasihat keuangan Jean Fullerton dalam Milestone Financial Planning menyarankan, Anda bisa memulai dengan menyisihkan 15 persen dari penghasilan bulanan untuk menabung. Hidup sederhana dengan mengurangi ego konsumtif menjadi sebuah keharusan.

Baca juga : Belajar Cara Mengatur Keuangan ala Orang Tiongkok


2. Mengelola Utang

Idealnya, proporsi utang atau cicilan dalam pengelolaan keuangan tidak lebih dari 30 persen. Persentase utang itu bisa meliputi kredit kendaran, kredit rumah, cicilan kartu kredit atau utang ke pihak lain. Jangan perrnah berpikir untuk menambah porsi utang, karena akan merusak pos pengeluaran lain yang sudah disusun dengan baik.

Ada strategi yang dinamakan Metode Bola Salju yang dipopulerkan oleh pakar keuangan pribadi Dave Ramsey. Langkah pertama yang harus dilakukan dalam metode ini adalah Anda membuat daftar utang Anda dalam urutan terkecil hingga terbesar, lalu melakukan pembayaran minimum untuk semua utang Anda kecuali yang terkecil. Pada utang terkecil, Anda membayar sebanyak mungkin, sampai lunas. Kemudian, Anda akan mengulangi prosesnya dengan utang terkecil berikutnya.

Baca juga : Tips Menghindari Masalah Keuangan di Masa Tua Sejak Usia 30-an

Sebuah studi di Boston School of Business pada tahun 2016 menemukan bahwa metode bola salju adalah yang paling efektif bagi kebanyakan orang, karena orang lebih suka melunasi utang mereka satu per satu dimulai dengan yang terkecil. Anda tidak harus melunasi semua utang Anda pada usia 30, tetapi sebaiknya memulai rencana pembayaran di usia dua puluhan.

3. Mulai Menabung untuk Pensiun

Menurut laporan dari National Institute on Retirement Security, 66 persen dari generasi milenial bekerja untuk pemberi kerja yang menawarkan program pensiun dan ternyata hanya 55 persen dari generasi milenial yang memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam rencana pemberi kerja.

Jadi, jika perusahaan Anda memiliki program tabungan pensiun, segera daftarakan diri Anda agar bisa memperoleh manfaat saat pensiun nanti. Semakin cepat Anda mulai menabung, semakin lama uang Anda tumbuh karena peningkatan bunga besar.


4. Manfaatkan Kartu Kredit dengan Bijak

Memiliki dan menggunakan kartu kredit bukan hal tang dilarang, asalkan penggunaannya bisa dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab. Kartu kredit bisa sangat bergunan untuk waktu-waktu yang mendesak. Selain itu, berbagai bonus cash back dan promo menarik bisa Anda manfaatkan untuk mendapat nilai yang lebih besar. Namun, sekali lagi harus diingat, jangan sampai tawaran cash back dan promo tersebut membuat Anda terjebak dalam lilitan utang kartu kredit.

5. Nyaman dengan Berinvestasi

Jangan merasa ragu untuk memulai investasi. Usia 20-an menjadi waktu yang tepat untuk melakukan investasi. Walaupun mungkin masih terlalu dini untuk mulai berbicara dengan penasihat keuangan, ada banyak robo-advisors yang ditujukan kepada milenial untuk bisa berinvestasi dengan biaya yang lebih terjangkau.

Jangan pernah ragu untuk meminta masukan dari orang-orang yang sudah memiliki pengalaman dalam berinvestasi. Pahami dan pelajari berbagai instrumen investasi yang ada. Setelah itu, Anda bisa memulainya dengan produk investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi keuangan Anda.

Baca juga : Bagaimana Pengelolaan Keuangan Keluarga yang Ideal?

Namun jika masih ragu, jangan segan-segan untuk meminta masukkan dari penasihat keuangan. Lakukan konsultasi untuk menemukan dan menyakinkan diri Anda dalam berinvestasi. Dengan begitu, Anda bisa bisa memulai investasi dengan penuh kenyakinan dengan beragam manfaat yang akan diterima dari investasi yang Anda ambil tersebut.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Nov. 21, 2019, 2:01 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.