4 Hal yang Perlu Dipersiapkan untuk Masa Depan Anak

4 Hal yang Perlu Dipersiapkan untuk Masa Depan Anak

Selamat Hari Anak Sedunia. Setiap tanggal 20 November, masyarakat dunia memberi penghargaan kepada anak-anak dengan memberikan satu hari untuk dirayakan. Anak bukan hanya buah hati, tetapi secara lebih luas, anak menjadi tumpuan kemajuan sebuah keluarga dan bangsa.

Dalam lingkup yang lebih kecil, setiap orangtua pasti ingin memiliki anak yang cemerlang. Sebagai orangtua yang bijak, tentu Anda akan memberi perhatian yang ekstra agar kebutuhan buah hati bisa terpenuhi dengan baik. Mulai dari kebutuhan pokok hingga kebutuhan untuk masa depannya.

Baca juga : Pentingnya Memproteksi Keuangan Keluarga untuk Masa Depan

Orangtua juga punya tugas berat dalam membentuk karakter anak. Sebagai tokoh sentral dalam keluarga, orangtua merupakan role model hidup anak. Lantas, apa yang harus diperhatikan dan dipersiapkan agar masa depan anak terjamin? Simak ulasannya seperti yang dirangkum duitologi.com dari berbagai sumber ini.

1. Menghabiskan Waktu Bersama Anak

Banyak psikolog mengatakan, masa depan anak ditentukan atas apa yang telah anak lalui sebelumnya. Dukungan, perhatian, dan kedekatan orangtua dengan anak ternyata mampu memengaruhi masa depan anak.

Salah satu cara yang bisa dilakukan orangtua adalah dengan lebih banyak menghabiskan waktu bersama anak-anak. Bisa di akhir pekan atau waktu-waktu senggang lainnya seperti sehabis pulang kerja. Anda bisa mengajari anak dengan berbagai macam hal baru yang nantinya akan berguna bagi anak.

Masa depan anak ditentukan oleh apa yang telah ia lalui sebelumnya. Tak hanya itu saja, dukungan dari orang tua pun mampu memengaruhi faktor ini. Anda juga bisa menghabiskan waktu dengan berbagai macam hal kecil seperti menonton bersama, bermain bersama, atau berbagi cerita dengan anak. Anda juga bisa mengajarkan hal-hal baru yang nantinya akan berguna bagi si kecil di masa depan.

2. Menyiapkan Kebutuhan Anak dengan Baik

Menjadi tugas Anda sebagai orangtua untuk memastikan kebutuhan anak terjamin. Mulai dari kebutuhan sehari-hari hingga biaya pendidikan yang akan dikeluarkan nantinya. Anda harus memastikan bahwa kebutuhan nutrisi anak terpenuhi dengan baik agar tumbuh kembangnya sempurna. Untuk itu, Anda juga perlu menambah pengertahuan seputar asupan gizi yang diperlukan anak-anak.

3. Menyiapkan Tabungan Dana Darurat

Setelah menyiapkan kebutuhan sehari-hari anak, ada tugas penting lainnya yang perlu Anda siapkan. Apa itu? Tabungan dana darurat. Simpanan ini sangat berguna bila ada keperluan mendesak. Oleh karena itu, Anda harus siaga untuk memastikan dana darurat tersebut tersedia dan bisa digunakan saat diperlukan.

4. Memilih Produk Tabungan atau Asuransi Pendidikan yang Tepat


Seperti banyak diketahui, biaya pendidikan setiap tahun terus meningkat. Bahkan, inflasi di sektor pendidikan cukup tinggi, sekitar 15 persen. Inilah yang menyebabkan mengapa biaya pendidikan selalu menanjak.

Agar masa depan pendidikan anak terjamin, Anda harus mulai mempersiapkannya. Ada banyak instrument yang bisa diambil seperti tabungan pendidikan dan asuransi pendidikan. Kedua produk ini punya fungsi manfaat yang sama, namun secara karakteristik yang berbeda.

Tabungan pendidikan cocok dipakai untuk tabungan dana pendidikan jangka pendek, umumnya 2-5 tahun. Sesuai bentuknya yang berupa tabungan, maka tidak terdapat bunga yang besar, tetapi hanya dikenakan biaya administrasi. Bunga yang diberikan biasanya kisaran 3-6 persen.

Baca juga : Pilih Mana: Tabungan atau Asuransi Pendidikan?

Walaupun produk tabungan, namun tetap ada kombinasi manfaat asuransi, yaitu asuransi jiwa saja, tidak termasuk asuransi kesehatan. Dalam hal ini, apabila tertanggung meninggal dunia, ahli waris mendapatkan dana sebesar nominal yang sudah tercantum dalam kontrak, serta melindungi agar resiko kematian yang mengakibatkan berhentinya setoran rutin tabungan dapat diantisipasi.

Sementara asuransi pendidikan yang merupakan sebuah produk asuransi yang mana sebagai pemilik polis, Anda memiliki kewajiban untuk membayar premi yang nantinya akan digunakan sebagai jaminan biaya pendidikan untuk anak Anda (pihak terjamin) sekaligus berguna layaknya asuransi jiwa bagi anak Anda.

Asuransi pendidikan digunakan sebagai tabungan jangka panjang, pada umumnya jangka waktu menabung berkisar 10 tahun. Produk ini lebih banyak memberikan manfaat proteksi, jadi tidak hanya mendapatkan manfaat asuransi jiwa, tetapi juga asuransi kesehatan. Sesuai fungsinya, alokasi sebagian dana untuk investasi, maka bunga yang diberikan jauh lebih besar dari pada tabungan pendidikan.

Baca juga : Cara Ideal Mengenalkan Uang Pada Anak

Salah satu fitur menarik adalah perlindungan terhadap resiko kematian pada Anda yang menyebabkan setoran premi asuransi terhenti, sementara anak belum mendapatkan dana pendidikannya secara utuh, maka pihak perusahaan asuransi akan menjamin dana pendidikan tetap diberikan.

Dengan mengambil asuransi pendidikan berarti Anda menabung sekaligus mengambil asuransi jiwa secara bersamaan. Bagi orang tua yang ingin membeli asuransi jiwa dan dana pendidikan anak secara terpisah tentunya produk asuransi pendidikan menjadi tidak efektif dalam persiapan dana pendidikan anak.

Itulah empat hal yang perlu dipersiapkan untuk masa depan anak-anak menjadi lebih terjamin. Bersamaan dengan Hari Anak Sedunia ini, Anda akan diingatkan kembali untuk memberi jaminan dan perlindungan yang baik untuk anak di masa depan.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Nov. 20, 2019, 2:09 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.