Cashlez Dukung Sistem Pembayaran Aman dengan PCI Data Security Standard

Cashlez Dukung Sistem Pembayaran Aman dengan PCI Data Security Standard

Menghadapi era teknologi dan digital yang semakin berkembang pesat, ketahanan akan keamanan siber sangatlah penting guna mencegah tindak-tindak kriminalitas dan menjaga keamanan nasional. Industri finansial teknologi atau biasa disebut dengan financial technology (fintech) adalah salah satu industri yang rentan akan kejahatan siber atau cybercrime di Indonesia.

CEO Cashlez Teddy Tee menilai, para pelaku usaha fintech di Indonesia pun saat ini sudah mulai aware terhadap keamanan di perusahaannya. Salah satunya ialah Cashlez selaku fintech payment gateway. Cashlez saat ini memiliki sertifikasi tertinggi dari PCI Data Security Standard (DSS)  sejak tahun 2016 dan telah mendapatkan izin dari Bank Indonesia sebagai penyelenggara payment gateway.

“Bagi kami data security itu merupakan hal yang paling penting agar pengguna nyaman dalam bertransaksi. Ada dua jenis pengamanan Cashlez yakni Payment Card Industry (PCI) dan sertifikasi dari Bank Indonesia. Jadi, dari sisi legalitas dan security kami sudah terkurasi dengan baik,” kata Teddy di acara Indonesia Fintech Show & Cyber Security Indonesia 2019 di Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta (8/11/2019).

Baca juga : Cashlez Siap Meluncurkan Payment on Delivery pada Tahun ini

Payment Card Industry Data Security Standard atau PCI DSS merupakan sebuah standar keamanan data pemegang kartu yang memenuhi persyaratan untuk digunakan pada sektor keuangan, khususnya transaksi bisnis seperti kartu kredit dan kartu debit. Cashlez juga memiliki sertifikasi Level I yang merupakan kasta tertinggi dalam penilaian keamanan tersebut. 

Sertifikasi Level I ini membolehkan Cashlez melakukan transaksi sebanyak mungkin. Apalagi sejak tahun 2018, Cashlez telah memiliki layanan aplikasi kasir atau Point of Sale (POS) yang bisa memproses dan mencatat transaksi jauh lebih mudah. Kemudian sertifikasi Bank Indonesia yang memberikan izin untuk beroperasi. "Kami sudah ada keamanan berlapis, sehingga aman dari cybercrime dan merchant," jelas Teddy.


Head of Marketing Communication Cashlez Ajeng Deciana menambahkan, keiikutsertaan Cashlez di event Indonesia Fintech Show & Cyber Security Indonesia 2019 ini untuk memberikan wawasan kepada publik agar dapat memilah fintech yang aman untuk digunakan.

Baca juga : Cashlez Resmi Menjadi Penyelenggara Payment Gateway

“Wawasan mengenai pentingnya keamanan sistem pada fintech ini sangat penting untuk mengurangi cybercrime. Cashlez sebagai fintech yang terpercaya akan terus mendukung program pemerintah menuju Indonesia aman siber terutama untuk para pelaku usaha,” terang Ajeng.

Standar Keamanan Transaksi Online

Dalam transaksi online, ada dua standar yang wajib dipatuhi oleh payment gateway yang menyediakan opsi transaksi online, yaitu memiliki sertifikasi PCI-DSS Level 1 dan Fraud Detection System.

• Sertifikasi PCI-DSS Level 1

Standar pertama dari keamanan transaksi online adalah kepemilikan sertifikasi PCI-DSS level 1. PCI-DSS sendiri merupakan akronim dari Payment Card Industry Data Security Standard atau standar internasional dalam audit transaksi online. Standar ini jugalah yang diterapkan untuk penggunaan kartu kredit berlogo Visa dan Mastercard.

• Fraud Detection System

Fraud Detection System (FDS) atau Sistem Pendeteksi Penipuan adalah sistem keamanan yang bertindak sebagai penyaring dini dalam transaksi pembayaran online menggunakan kartu kredit maupun debit. FDS dapat menganalisa sebuah transaksi online dengan cepat apakah proses sebaiknya dilanjutkan atau digagalkan melalui parameter tinggi rendahnya risiko transaksi.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Nov. 8, 2019, 2:46 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.