Pemahaman Literasi Keuangan Sama Penting dengan Pendidikan Formal

Pemahaman Literasi Keuangan Sama Penting dengan Pendidikan Formal

Meningkatkan literasi keuangan bukan hanya fokus pada orang-orang yang memiliki akses langsung ke lembaga jasa keuangan saja. Namun, literasi keuangan harus dikenalkan pada semua pihak seperti orangtua, instansi pendidikan, dan anak-anak utamanya sejak usia dini.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memandang, pada era digital dan keterbukaan informasi sekarang ini, sekolah berlomba menawarkan pendidikan mengenai Science, Technology, Engineering, dan Mathematics (STEM) terbaik. Namun, selain STEM, generasi muda juga perlu dibekali pengetahuan dalam hal mengatur keuangan untuk memiliki kehidupan yang aman dan terencana.

Corporate Secretary Bank BRI Hari Purnomo mengungkapkan, literasi keuangan sejak usia dini berperan sama pentingnya dengan pendidikan formal. Memberikan pemahaman tentang keuangan merupakan salah satu tanggung jawab sosial terlebih untuk lembaga keuangan.

“Mengenalkan kepada anak tentang pentingnya pengelolaan keuangan dapat membentengi mereka saat dewasa nanti agar terbiasa menggunakan layanan keuangan dan memanfaatkannya dengan optimal,” paparnya.

Baca juga : Mudahkan Transaksi Nasabah, BRI Luncurkan Aplikasi Credit Card Mobile

Literasi keuangan penting diajarkan sejak dini karena anak-anak perlu belajar mengelola keuangan mereka. Tanpa bekal pengetahuan yang cukup, dikhawatirkan mereka akan menggunakan uangnya untuk kegiatan konsumtif saja.

Selain agar anak-anak tidak rentan terpengaruh terhadap perilaku konsumtif di lingkungan sekitar mereka, literasi keuangan berguna untuk menanamkan kebiasaan finansial yang baik. Anak-anak yang memahami pengelolaan keuangan cenderung menyimpan dan menggunakan uang dengan bijak sepanjang hidupnya.


Hari menambahkan, literasi keuangan melalui proses panjang yang dimulai sejak usia dini dan akan terus melekat efeknya hingga usia tua. "Oleh karena itu kami telah menyiapkan opsi, sebuah layanan untuk mendukung ekosistem layanan keuangan dunia pendidikan yang bisa digunakan secara gratis bagi pihak sekolah bernama Junio Smart,” ujar Hari Purnomo.

Junio Smart merupakan sebuah layanan platform aplikasi cuma-cuma dapat digunakan oleh lembaga, institusi pendidikan, yayasan, sekolah dalam rangka pengelolaan manajemen sekolah. Junio Smart membantu mewujudkan sekolah unggulan berbasis teknologi yang terintegrasi.

Layanan tersebut meliputi pengelolaan administrasi, informasi, dan finansial yang mengintegrasikan para pihak dalam sekolah di antaranya pengajar, siswa dan orang tua dalam satu platform aplikasi. Sasaran pengguna platform ini adalah sekolah di seluruh Indonesia, sehingga pengelolaan akademik dan administrasi jadi lebih cepat, tepat, dan akurat.

Baca juga : Mengenal SimPel, Tabungan Anak untuk Mendorong Budaya Menabung

Untuk menggunakan Junio Smart cukup dengan membuka rekening Giro BRI kemudian log in melalui situs resminya di www.junio-smart.id. Sementara itu, untuk orang tua dan siswa dapat mengunduh di Play Store dan App Store dengan kata kunci Junio Smart.

Data Bank BRI per 1 Agustus 2019 menyebutkan, saat ini terdapat 34 sekolah dari jenjang SD hingga SMA di Indonesia yang telah menjalin kerja sama dengan BRI terkait pemanfaatan aplikasi Junio Smart, salah satunya SMA Taruna Nusantara di Magelang.

Tidak hanya itu, perseroan akan terus memperluas kerja sama Junio Smart dengan sekolah-sekolah di Indonesia untuk membangun sebuah ekosistem pendidikan yang terintegrasi. Melalui Junio Smart, BRI semakin meningkatkan layanan perbankan khususnya dalam menyediakan produk maupun jasa perbankan untuk institusi Pendidikan hingga membangun budaya menabung sejak dini untuk para siswa.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Nov. 5, 2019, 9:40 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.