Apa itu Sukuk Tabungan Seri ST006? Ini Penjelasan Detailnya

Apa itu Sukuk Tabungan Seri ST006? Ini Penjelasan Detailnya

Sukuk Tabungan Seri ST006 adalah produk investasi syariah dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang diterbitkan oleh Pemerintah kepada individu Warga Negara Indonesia yang aman, mudah, terjangkau, menguntungkan, dan sesuai syariah. Seri ST006 ini juga disebut Green Sukuk Retail karena mengusung tema lingkungan sebagai bentuk komitmen pemerintah menurunkan gas emisi karbon 2030.

Sukuk Tabungan Seri ST006 merupakan penerbitan Green Sukuk Ritel pertama sekaligus menunjukkan komitmen dan kontribusi Pemerintah dalam mengembangkan pasar keuangan Syariah dan juga dalam mengatasi perubahan iklim, yang diwujudkan melalui penerbitan instrumen pembiayaan yang inovatif dan berkelanjutan.

Melalui penerbitan Green Sukuk Ritel seri ST006, Pemerintah akan membiayai proyek ramah lingkungan di lima sektor yakni energi yang terjangkau dan bersih, kerja yang layak dan pertumbuhan ekonomi, industri, inovasi dan infrastruktur, kota dan komunitas yang berkelanjutan, dan aksi iklim. Hal ini diharapkan dapat memitigasi dampak perubahan iklim dan adaptasi atas perubahan iklim yang telah terjadi.

Baca juga : Mengenal Sukuk Tabungan Seri ST006, Instrumen Pembiayaan Ramah Lingkungan

Sukuk Tabungan dikelola berdasarkan prinsip syariah, tidak mengandung unsur maysir (judi), gharar (ketidakjelasan), dan usury (riba), serta telah dinyatakan sesuai syariah oleh Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Keuntungan Sukuk Tabungan Seri ST006

Ada delapan keuntungan yang bisa didapat dari investasi Green Sukuk Retail ini, yaitu:

• Pokok dan Imbalan dijamin oleh negara.

• Tingkat imbalan kompetitif, lebih tinggi dari rata-rata tingkat bunga deposito bank BUMN.

• Imbalan mengambang mengikuti perkembangan BI 7-Day Reverse Repo Rate dengan jaminan imbalan minimal (floor).

• Imbalan dibayar tiap bulan.

Early redemption tanpa dikenakan redemption cost oleh pemerintah.

• Kemudahan akses transaksi sistem elektronik (online).

• Berpartisipasi langsung membangun negeri.

• Produk sesuai prinsip syariah.

Karakteristik Sukuk Tabungan ST006

Penjelasan

Penerbit

Pemerintah Republik Indonesia Melalui Perusahaan Penerbit SBSN Indonesia

Seri

ST006

Masa Penawaran

1 - 21 November 2019

Bentuk

Tanpa warkat, tidak dapat diperdagangkan, tidak dapat dialihkan, dan tidak dapat dicairkan sampai jatuh tempo kecuali periode early redemption

Penetapan Hasil Penjualan

26 November 2019

Setelmen

28 November 2019

Jatuh Tempo

10 November 2021

Nilai Nominal Per Kupon

Rp1.000.000

Maksimum Pembelian

Rp3.000.000.000

Minimum Pembelian

Rp1.000.000

Akad

Wakalah

Underlying Asset

Proyek hijau dalam APBN 2019 dan barang milik negara

Jenis Kupon/imbalan

Mengembang dengan tingkat imbalan minimal (floating with floor)

Tingkat Kupon

Untuk periode pertama (yang akan dibayar pada tanggal 10 Januari 2020 dan tanggal 10 Februari 2020) berlaku kupon sebesar 6,75 persen (BI 7 days reverse repo rate pada saat penetapan sebesar 5,00 persen ditambah spread yang ditetapkan sebesar 175 bps)

 

Spread sebagaimana pada poin pertama tetap sebesar 175 bps sampai dengan jatuh tempo

 

Tingkat kupon untuk periode tiga bulan pertama sebesar 6,75 persen tersebut berlaku sebagai tingkat kupon minimal (floor). Tingkat kupon minimal tidak berubah sampai dengan jatuh tempo

Tanggal Mulai Berlakunya Imbalan

11 Februari, 11 Mei, 11 Agustus, 11 november setiap tahun

Waktu Penyesuaian Kupon

3 hari kerja (Pemerintah) sebelum tanggal mulai berlakunya periode kupon. Reference rate yang digunakan adalah satu hari kerja sebelum tanggal penyesuaian kupon

Tanggal Kupon Pertama

10 Januari 2020 (long coupon)

Tanggal Pembayaran Kupon

Setiap tanggal 10 setiap bulannya


Dalam hal Tanggal Pembayaran kupon bukan pada hari kerja, maka pembayaran kupon dilakukan pada hari kerja berikutnya tanpa kompensasi imbalan. Hari kerja adalah hari dimana operasional sistem pembayaran diselenggarakan oleh Bank Indonesia

Periode Penyampaian Minal Early Redemption

Pembukaan: 26 Oktober 2020 pukul 09.00 WIB

Penutupan: 4 November 2020 pukul 10.00 WIB

Setelmen Early Redemption

10 November 2020

Agen Pembayaran Imbalan dan Nominal

Bank Indonesia

Mitra Distribusi

15 bank, 3 perusahaan sekuritas, 3 APERD fintech, dan 2 fintech (peer-to-peer-lending)

Sumber: kemenkeu.go.id (diolah)

Simulasi Kupon Sukuk Tabungan Seri ST006

Sukuk Tabungan memiliki imbalan mengambang dengan batasan minimal (floating with floor) sebesar 6,75 persen per tahun dan mengacu pada BI 7-Day Reverse Repo Rate. Ada dua jenis penentuan imbalan, yaitu imbalan mengambang dan imbalan minimal.

Imbalan mengambang artinya besaran imbalan Sukuk Tabungan akan disesuaikan dengan perubahan BI 7-Day Reverse Repo Rate setiap tiga bulan sekali. Sedangkan imbalan minimal artinya tingkat imbalan pertama yang ditetapkan akan menjadi imbalan minimal yang berlaku sampai dengan jatuh tempo.

Baca juga : Mengenal Produk Syariah Sukuk Negara Tabungan Seri ST005

Bagaimana mengetahui imbalan berdasarkan kupon yang dibeli? Berikut simulasinya berdasarkan laman kemenkeu.go.id.

Imbalan kupon minimal pada Sukuk Tabungan Seri ST006 sebesar 6,75 persen per tahun, sedangkan BI 7 Day Reverse Repo Rate sebesar 5 persen ditambah spread 175 bps (1,75 persen).

Bila kondisinya naik, misalnya pada bulan Januari 2020 BI 7-DRRR ditetapkan sebesar 5,50 persen, maka pada periode Februari-Mei 2020 kupon yang berlaku adalah 7,25 persen per tahun yang berasal dari 5,50 persen ditambah spread 175 bps.

Apabila kondisinya turun, misalnya, pada bulan Februari 2020 BI 7-DRRR turun menjadi 4,50 persen, maka pada periode Februari-Mei 2020 kupon yang berlaku bukan 6,25 persen (4,50 persen ditambah spread 175 bps), melainkan 6,75 persen per tahun  yang merupakan kupon minimal.

Early Redemption Sukuk Tabungan Seri ST006

Early redemption merupakan salah satu fasilitas yang memungkinkan investor menerima sebagian pelunasan pokok ST006 oleh Pemerintah sebelum jatuh tempo. Sukuk Tabungan Seri ST006 adalah instrumen yang tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, namun terdapat fasilitas early redemption.

Fasilitas ini hanya dapat dimanfaatkan oleh investor dengan minimal kepemilikan Rp2.000.000 di setiap Mitra Distribusi dan jumlah maksimal yang dapat diajukan untuk early redemption adalah 50 persen dari total kepemilikan investor.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Nov. 4, 2019, 12:12 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.