Memaknai Sumpah Pemuda dan Kemandirian Finansial

Memaknai Sumpah Pemuda dan Kemandirian Finansial

Lahirnya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 merupakan buah kerja keras rakyat Indonesia yang diwakili para pemuda untuk untuk mempersatukan Tanah Air. Sumpah Pemuda merupakan bukti otentik dari kekuatan pemuda sebagai agen perubahan.

Berbeda dengan perjuangan para pemuda 91 tahun silam. Di masa sekarang, peran pemuda tidak hanya menjaga persatuan tetapi juga harus memiliki kemandirian. Bukan hanya bertujuan untuk kemandirian negara tetapi juga kemandirian pribadi. Misalnya kemandirian finansial untuk masa depan.

Baca juga : Sehatkah Keuangan Anda? Begini Cara Menghitungnya

Para pemuda atau yang saat ini sering disebut generasi milenial merupakan kelompok yang paling banyak disinggung dalam berbagai edukasi keuangan. Berbagai produk keuangan kini banyak menyasar generasi ini. Sentuhan digital yang memberi kemudahan layanan menjadi kemasan yang banyak ditawarkan lembaga jasa keuangan.

Bagaimana bisa menjadi pemuda dan generasi milenial yang mandiri secara finansial? Berikut langkah yang bisa dilakukan untuk mendapai kemandirian finansial di masa depan.

1. Cerdas Mengelola Keuangan


Kemandirian finansial bisa dicapai dengan pengelolaan keuangan yang baik. Pengelolaan keuangan yang baik harus dimulai dari perencanaan keuangan yang baik pula. Perencanaan keuangan adalah suatu proses untuk mencapai tujuan hidup seseorang melalui pengelolaan keuangan secara terencana.

Hal yang bisa didapat dari adanya perencanaan keuangan ini adalah Anda bisa tahu arah dan arti keputusan finansial. Kalau Anda mengelola keuangan, keputusan untuk mengeluarkan uang pun akan lebih matang dan terencana. Anda bahkan mempertimbangkan efek jangka panjang maupun jangka pendek setiap keputusan terhadap tujuan yang ingin dicapai.

2. Perbanyak Aset Investasi

Godaan terbesar pemuda dan generasi milenial saat ini adalah sikap boros dan lupa bahwa kehidupan akan terus berjalan. Masa muda memang harus dinikmati tetapi tidak juga melupakan kehidupan di masa depan.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan aset. Investasi bisa menjadi cara paling baik untuk meningkatkan aset di masa depan. Bentuknya bisa berupa investasi emas, properti, saham, reksa dana atau instrument obligasi.

3. Asuransi dan Tabungan

Selain investasi, Anda juga bisa memainkan instrumen produk keuangan lainnya, seperti asuransi, tabungan jangka panjang dan menengah, serta dana pensiun. Saat ini, sudah banyak produk yang ditawarkan dengan aneka manfaat seperti tabungan sekaligus asuransi dan asuransi yang bisa menjadi investasi. Anda bisa memiliki produk yang sesuai dengan tujuan, kebutuhan dan kemampuan keuangan Anda.

4. Dana Pensiun untuk Masa Tua


Salah satu kekhawatiran banyak orang adalah ketidakmampuan untuk menghidupi masa tua. Pemasukan akan berkurang, sedangkan kebutuhan akan terus berjalan. Wajar saja karena saat muda enggan atau menunda-nunda untuk mengelola keuangan untuk masa tua.

Banyak pilihan yang bisa dilakukan untuk memberi jaminan di masa tua. Produk keuangan yang paling familiar adalah pengelolaan dana pensiun. Mulai dari Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan yang diambil dari persentase penghasilan bulanan sampai pengelolaan melalui Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).

5. Hindari Utang Konsumtif

Kadang kebutuhan mendesak memaksa Anda untuk berutang. Namun yang perlu diingat adalah berutang harus untuk kebutuhan yang produktif. Jangan pernah mengambil utang untuk kebutuhan konsumtif dengan berbagai instrumen utang seperti kartu kredit, pinjaman online, atau kredit tanpa agunan (KTA). Jangan pernah melakukan berutang buat bayar utang. Itu pertanda ada yang salah dengan kondisi finansial yang nantinya bila dibiarkan akan membuat keuangan kolaps.

Idealnya, gunakan utang untuk keperluan produktif bukan konsumtif. Di balik utang produktif, ada hasil yang bisa Anda nikmati semisal aset properti atau bisnis. Mialnya mengambil cicilan rumah dengan kredit pemilikan rumah (KPR) atau KTA untuk modal usaha.

Baca juga : 9 Kesalahan Pengelolaan Keuangan yang Harus Dihindari di Usia 40-an

Sebagai generasi muda terutama di momen Sumpah Pemuda ini, Anda bisa meneguhkan hati untuk bisa mandiri secara finansial. Kemapanan keuangan yang Anda bangun sedari muda akan membuat kehidupan masa depan yang lebih aman dan nyaman. Kemandirian finansial akan bisa dinikmati melalui kerja keras di usia muda.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Oct. 28, 2019, 12:53 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.