Sejarah Rupiah dari Kelahiran Bank Indonesia Sampai Era Jokowi

Sejarah Rupiah dari Kelahiran Bank Indonesia Sampai Era Jokowi

Pasca kemerdekaan, mata uang Indonesia terus dibentuk sesuai dengan jati diri negara. Dengan membentuk mata uang sendiri merupakan upaya untuk menghapus pengaruh Belanda dan Jepang dalam sistem keuangan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menasionalisasi De Javasche Bank yang awalnya merupakan bank sentra Republik Indonesia Serikat (RIS) menjadi Bank Indonesia (BI).

Dikutip dari laman resmi Bank Indonesia, perubahan De Javasche Bank menjadi Bank Indonesia ini sesuai dengan Undang-Undang Pokok Bank Indonesia No. 11 tahun 1953 dan dinyatakan mulai berlaku pada tanggal 1 Juli 1953. Dengan demikian Bank Indonesia resmi menjadi Bank Sentral Indonesia.

Baca juga : Wajah Rupiah dari Gulden Hingga ORI

Selanjutnya pada 1952-1953, Bank Indonesia mulai mencetak dan menerbitkan uang kertas baru dengan pecahan mulai daru 1 Rupiah hingga 100 Rupiah. Penerbitan uang kertas ini bisa dianggap sebagai tonggak periode batu dalam sejarah mata uang Rupiah.

Dikatakan demikian karena, penerbitan dan peredaran uang kertas Rupiah menjadi tanggung jawab Bank Indonesia. Sedangkan uang koin masih ditangani oleh pemerintah secara terpisah.