Tips Memilih Asuransi Perjalanan untuk Liburan Akhir Tahun

Tips Memilih Asuransi Perjalanan untuk Liburan Akhir Tahun

Dua bulan lagi, tahun 2019 akan segera berakhir. Di saat itulah banyak orang yang memanfaatkan penghujung tahun untuk liburan bersama pasangan, keluarga atau sahabat. Liburan akhir tahun bisa menjadi upaya Anda untuk rehat sejenak, lepas dari kepenatan yang selama setahun ini dipenuhi dengan berbagai aktivitas pekerjaan.

Mungkin saat ini Anda sudah tahu destinasi mana yang akan dituju untuk liburan akhir tahun ini. Anda juga mungkin sudah menghitung berapa kebutuhan dana selama liburan dan menyiapkan segala sesuatunya. Namun, apakah Anda sudah siap dengan risiko yang mungkin saja terjadi selama liburan akhir tahun?

Baca juga : Ini Pilihan dan Ragam Manfaat dari Asuransi Perjalanan

Risiko mungkin terjadi dalam liburan Anda seperti ketinggalan pesawat, kecelakaan diri, kerusakan bagasi, pencurian, atau mungkin jatuh sakit saat Anda berlibur. Untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan tersebut, Anda dapat membeli asuransi perjalanan (travel insurance).

Selanjutnya, bagaimana memilih asuransi perjalanan sesuai dengan kebutuhan liburan akhir tahun Anda? Berikut ini adalah tips yang bisa membantu Anda untuk memilih asuransi perjalanan.

1. Reputasi Perusahaan Asuransi


Reputasi perusahaan yang baik memang tidak menjamin produk yang ditawarkan juga baik. Namun, dalam memilih asuransi perjalanan, reputasi perusahaan harus tetap menjadi pegangan utama Anda untuk menyeleksi tawaran asuransi perjalanan sebelum menjatuhkan pilihan.

Untuk mengetahui reputasi perusahaan asuransi, Anda bisa track record dari dari media sosial, browsing internet, atau pengalaman orang-orang yang pernah menggunakan jasa perusahaan tersebut. Anda bisa juga mencari tahu bagaimana mereka memberikan layanan kepada nasabahnya.

2. Nilai Perlindungan

Setiap produk asuransi perjalanan memiliki tawaran manfaat yang berbeda. Oleh karena itu, Anda harus benar-benar mengetahui apa yang dibutuhkan. Terlebih, jika Anda sudah memiliki asuransi jiwa, maka pilih asuransi perjalanan yang manfaatnya tidak ada di asuransi jiwa.

Anda juga teliti dan detail mengenai apa saja yang ditanggung. Jangan sampai membeli premi asuransi yang sama dengan premi yang telah dimiliki. Misalnya seperti cukup membeli asuransi perjalanan yang akan menanggung hanya kehilangan barang sebab sudah mempunyai asuransi jiwa sebelumnya.

3. Sesuaikan dengan Lama Perjalanan

Semakin lama perlindungan asuransi perjalanan yang diambil, maka otomatis akan semakin mahal biaya premi yang harus dikeluarkan. Secara umum, ada dua jenis asuransi perjalanan yang bisa dipilih sesuai kebutuhan lama perjalanan, yaitu single trip insurance dan annual travel insurance.

Jika dalam satu tahun, Anda hanya akan melakukan perjalanan 2-3 kali saja, maka akan lebih baik mengambil single trip insurance. Berbeda bila Anda sangat sering melakukan perjalanan minimal sebulan sekali, maka dibutuhkan asuransi jenis annual travel insurance.

4. Sistem Klaim Asuransi


Ada dua skema sistem klaim asuransi perjalanan, yaitu cashless dan reimburse. Untuk sistem cashless, segala kerugian yang terjadi akan ditanggung oleh pihak perusahaan asuransi. Dengan begini, Anda tidak memerlukan mengeluarkan uang untuk mendapatkan asuransi. Namun, kekurangannya adalah jika jumlah uang yang dikeluarkan melebihi biaya tanggungan, maka Anda harus menggunakan uang sendiri.

Baca juga : Lebih Simpel Mana, Asuransi Perjalanan Cashless atau Reimburse?

Sementara bila perusahaan asuransi menggunakan skema reimburse, Anda mau tidak mau menanggung lebih dahulu biaya perobatan selama di rumah sakit. Kemudian Anda minta surat keterangan sebagai bukti. Barulah Anda bisa melakukan klaim setibanya di Indonesia.

5. Rekanan Perusahaan Asuransi

Anda juga perlu mempertimbangkan rekanan dari perusahaan asuransi perjalanan. Ini sangat penting untuk mengetahui sejauh mana asuransi perjalanan bisa memproteksi diri Anda. Misalnya, rekanan rumah sakit. Semakin banyak rekanan akan semakin baik.

6. Legalitas Perusahaan Asuransi

Ini sangat penting karena setiap perusahaan asuransi harus di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jangan sampai Anda memilih asuransi perjalanan dari perusahaan “abal-abal”. Mudahnya, Anda bisa mengeceknya di laman resmi OJK untuk mengetahui apakah perusahaan yang menawarkan asuransi perjalanan terdaftar atau tidak.

Nah, itulah beberapa tips memilih asuransi perjalanan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan dan tujuan liburan Anda. Asuransi perjalanan memang sebuah pilihan, tetapi alangkah baiknya memiliki proteksi diri dari berbagai risiko selama perjalanan liburan.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Oct. 22, 2019, 9:21 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.