Modalku Ajak Generasi Milenial untuk Investasi ORI016

Modalku Ajak Generasi Milenial untuk Investasi ORI016

Sebagai salah satu mitra distribusi surat utang negara, Modalku terpilih untuk menawarkan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI016. ORI016 merupakan penawaran ORI pertama di mana pemerintah Indonesia mempercayai platform teknologi finansial (fintech) online untuk turut serta menjadi mitra distribusi.

Hal ini membuktikan bahwa sektor finrech semakin terintegrasi dengan ekosistem keuangan negara. Hasil penjualan ORI016 akan digunakan oleh pemerintah untuk membiayai program-program yang meningkatkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

ORI016 merupakan salah satu instrumen pembiayaan negara yang ditawarkan kepada individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia sebagai investasi yang aman, mudah, terjangkau, dan menguntungkan. Penjualan ORI016 dilakukan secara online dan dapat diakses oleh pengguna Modalku melalui akun pemberi pinjaman mereka.

Baca juga : 4 Cara Mudah Investasi Obligasi ORI016

Masa penawaran ORI016 berlangsung hingga tanggal 24 Oktober 2019. Obligasi ini akan jatuh tempo pada tanggal 15 Oktober 2022 dan memiliki beberapa keuntungan, di antaranya:

• Aman karena pembayaran kupon dan nilai nominal yang dijamin oleh negara.

• Kupon bersifat tetap sebesar 6,80 persen per tahun, dan akan dibayarkan tanggal 15 setiap bulan.

• Bersifat terjangkau, dengan rentang pembelian Rp1.000.000 hingga Rp3 miliar.

• Dapat dipinjamkan dan dijaminkan kepada pihak lain.

• Dapat diperdagangkan di pasar sekunder tanpa ada warkat sehingga berpotensi mendapatkan capital gain.

• Bagi nasabah yang membeli melalui Modalku akan mendapat cashback hingga 10 persen atau maksimal Rp100.000 untuk 100 orang pertama pembeli ORI016.


Co-Founder & CEO Modalku Reynold Wijaya mengatakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan penjualan obligasi negara ritel seri ORI016. Kegiatan seperti penjualan ORI ini menjadi salah satu bukti komitmen Modalku sebagai pelaku teknologi finansial untuk menopang perkembangan ekonomi Indonesia. “Ketertinggalan SDM berdampak besar bagi pembangunan negara. Tenaga kerja yang berkualitas akan menghasilkan inovasi-inovasi segar serta menjadi fondasi ekonomi yang kuat,” katanya.

Baca juga : Meski Bunga Rendah, Ini Alasan Harus Investasi ORI016

Diakui Reynold, saat ini Indeks Modal Manusia atau Human Capital Index (HCI) Indonesia masih tertinggal dibandingkan berbagai negara lain, termasuk negara-negara ASEAN seperti Vietnam, Malaysia, dan Filipina. HCI Indonesia berada pada peringkat 87 dari 157 negara. Padahal, kualitas SDM adalah salah satu indikator kemajuan suatu bangsa. Tanpa SDM yang kuat, negara akan kalah saing.

Terutama di era revolusi industri 4.0 saat ini, dibutuhkan SDM yang kompeten dan menguasai berbagai keahlian yang relevan. Minat perusahaan untuk karyawan dengan keahlian khusus seperti big data analytics termasuk tinggi, tetapi suplai tenaga kerja lokal masih rendah. Untuk mendukung kemajuan SDM Indonesia, dibutuhkan pendidikan, program pelatihan, serta instruktur-instruktur yang berkualitas.

Baca juga : digibank by DBS Layani Pembelian Investasi ORI016 dengan 100 Persen Digital

Modalku menyediakan layanan peer-to-peer (P2P) lending, di mana peminjam yakni UMKM yang berpotensi bisa mendapatkan pinjaman modal usaha tanpa agunan hingga Rp2 miliar yang didanai oleh pemberi pinjaman platform (individu atau institusi yang mencari alternatif investasi) melalui pasar digital.

Selain di Indonesia, Modalku juga beroperasi di Singapura dan Malaysia di bawah nama Funding Societies. Pada akhir bulan September 2019, Grup Modalku berhasil mencapai penyaluran pinjaman usaha sebesar lebih dari Rp9 triliun, di mana kontribusi Indonesia sekitar Rp5,7 triliun atau lebih dari 60 persen.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Oct. 13, 2019, 3:50 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.