Platform Digital Mudahkan Anak Muda untuk Berkreasi

Platform Digital Mudahkan Anak Muda untuk Berkreasi

Platform digital bisa menjadi sarana pengembangan krativitas anak muda. Terlebih bagi yang menyukai dunia sinema, platform digital seperti Youtube dapat menjadi saluran untuk berekspresi. Banyak contoh  youtuber yang sukses meraup penghasilan dari berbagai konten yang di-upload dalam platform Youtube ini.

Bahkan platform tersebut juga bisa dijadikan langkah awal bagi anak muda yang tertarik dengan dunia perfilman. Dengan memajuan digital saat ini, segala yang dahulunya mustahil dilakukan, kini bisa dilakukan dengan mudah.

Hal itu yang dikatakan Mira Lesmana dan Riri Riza yang hadir sebagai pembicara dalam acara IdeaFest 2019. Riri menilai, perkembangan dunia digital saat ini membuka segala kemungkinan baru. Film pun secara bentuk menjadi sangat luas.

“Kita bicara film sekarang sangat terbuka karena medium digital platform baru adalah kemungkinan-kemungkinan baru. Kita bisa membuat film pendek, series, animation series, documentary pendek dan berbagai bentuk. Ini adalah benar-benar sebagai tempat untuk anak muda berekspresi,” kata Riri.

Baca juga : Menggali Inspirasi dari Sosok Kreatif Tanah Air di IdeaFest 2019

Mira Lesmana menambahkan, adanya digital platform itu membuka kesempatan untuk memperlihatkan kemampuan membuat film pendek atau bentuk documentary lainnya. Bukan tidak mungkin, karya yang dihasilkan dan disebarkan memalui media digital seperti Youtube akan dilirik oleh nvestor dari luar negeri.

“Platform digital ini akan membantu anak-anak muda untuk bisa berekspresi, terutama bagi anak muda yang serba tanggung, mau naik ke atas tetapi belum bisa karena belum mempunyai jam terbang. Sedangkan untuk memulai masih bingung harus mulai dari mana,” ungkap Mira.

Padahal, peluang untuk pengembangan diri dalam industri film di Tanah Air sangat besar. Bahkan investor luar negeri pun sudah mulai melirik film-film hasil karya sineas-sineas Indonesia. Salah satunya adalah film Bebas yang disutradari Riri Riza dan produser Mira Lesmana.


Diakui Riri dan Mira, film Bebas yang sudah tayang pada 3 Oktober 2019 ini merupakan film pertama yang bekerja sama antara Miles Films dan CJ Entertainment bersama Ideosource Entertainment dan BASE Entertainment. Film ini menceritakan kisah pertemanan enam remaja dalam geng bernama Bebas dengan latar belakang dua fase pertemanan geng Bebas yaitu saat remaja serta setelah dewasa.

“Ketika seseorang sudah bisa dilihat kemampuannya maka mudah mendapatkan modal, karena perusahaan-perusahaan asing ini sekarang sudah bisa berinvestasi didalam industri film di Indonesia. seperti film Bebas menjadi yang pertama yang berkerja sama dengan Korea,” terang Mira.

Baca juga : 3 Perempuan Indonesia Masuk Daftar Forbes Asia's Power Businesswomen

Namun di sisi lain, ketika permodalan ini siap untuk membantu dan dimita untuk membuat film dalam jumlah cukup banyak, sumber dayanya masih kurang. Jadi harus diciptakan sekolah-sekolah film untuk memajukan industri perfilman tanah air.

“Sekarang ini, penulis skenario yang mungkin terbaik baru sekitar 10-20 orang. Padahal mereka (investor) siap untuk 50 orang penulis skenario. Jadi, lebih baik kita punya dua kali lipat atau lebih baik lagi punya sekitar tiga kali lipat dari yang ada sekarang,” harap Mira.

Dengan adanya platform digital saat ini, banyak saluran krativitas untuk anak muda untuk bisa berekspresi. Investor akan melihat karya-karya yang bagus dan tidak akan segan-segan untuk bekerja sama untuk membuat karya yang lebih besar.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Oct. 4, 2019, 1:15 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.