Ini 8 Jenis Produk Pembiayaan dari Pegadaian Syariah

Ini 8 Jenis Produk Pembiayaan dari Pegadaian Syariah

Pegadaian merupakan adalah satu-satunya badan usaha milik negara (BUMN) yang memiliki izin izin untuk melaksanakan kegiatan lembaga keuangan berupa pembiayaan dalam bentuk penyaluran dana ke masyarakat atas dasar hukum gadai. Sebagai sebuah BUMN, Pegadaian begerak pada tiga lini bisnis, yaitu pembiayaan, emas dan aneka jasa.

Seiring dengan perkembangan prinsip syariah di Indonesia, Pegadaian pun memberi alternatif pilihan bagi masyarakat melalui Pegadaian Syariah. Berbeda dengan Pegadaian konvensional, Pegadaian Syariah menjadi solusi tepat kebutuhan dana cepat yang sesuai syariah.

Dalam perkembangannya, Pegadaian Syariah tidak hanya menyediakan produk berbasis gadai, namun juga pembiayaan jenis lain yang dijalankan berdasarkan prinsip syariah. Apa saja produk yang ditawarkan Pegadaian Syariah? Berikut delapan jenis produk pembiayaan yang ada di Pegadaian Syariah.

1. Pembiayaan Gadai Syariah (Rahn)

Pembiayaan gadai syariah bisa menjadi solusi untuk kebutuhan dana cepat karena lama proses gadai hanya sekitar 15 menit saja. Jaminan gadai syariah ini bisa berupa barang perhiasan, elektronik, atau kendaraan bermotor. Caranya, calon nasabah hanay perlu membawa barang jaminan ke outlet Pegadaian yang selanjutnya akan diproses dalam waktu singkat.

Pinjaman gadai syariah ini bisa didapat dari taksiran nilai barang jaminan yang nilainya mulai dari Rp50.000 hingga Rp500.000.000 dengan lama waktu pinjaman sekitar 120 hari. Waktu pinjaman bisa diperpanjang dengan cara membayar mu’nah (biaya pemeliharaan jaminan) dan mengangsur sebagian pinjaman.

Baca juga : Ingin Gadai di Perusahaan Pegadaian Swasta? Cek Dulu Legalitasnya

Nasabah juga bisa melakukan pelunasan sewaktu-waktu, namun akan ada perhitungan ijaroh, yaitu akad pemindahan hak guna (manfaat) atas suatu barang dalam waktu tertentu dengan pembayaran sewa (ujrah) tanpa diikuti dengan pemindahan kepemilikan atas barang tersebut.


2. Arrum Haji

Pembiayaan Arrum Haji di Pegadaian Syariah adalah layanan untuk pendaftaran dan pembiayaan haji. Dengan jaminan berupa emas minimal Rp7.000.000 plus bukti SA BPID SPPH dan buku tabungan haji, nasabah bisa mendapat pinjaman sebesar Rp25.000.000 dalam bentuk tabungan haji.

Keunggulan Arrum Haji ini adalah nasabah bisa memperoleh tabungan haji yang langsung dapat digunakan untuk memperoleh nomor porsi haji. Nasabah pun tidak perlu khawatir karena emas dan dokumen haji akan aman tersimpan di Pegadaian.

3. Multi Pembiayaan Online

Multi Pembiayaan Online (MPO) adalah layanan Pegadaian Syariah untuk pembayaran berbagai jenis tagihan seperi listrik, telepon, air minum, pembelian tiket kereta api dan sebagainya secara online. Layanan MPO ini bisa dilakukan di semua outlet Pegadaian dengan pembayaran secara real time. Pembayaran tagihan dapat dilakukan secara tunai dan dapat bersinergi bersamaan dengan gadai emas. Untuk pembayaran dengan gadai emas, nilai hasil gadai akan dipotong untuk pembayaran rekening.

4. Konsinyasi Emas

Konsinyasi Emas adalah layanan titip jual emas batangan di Pegadaian sehingga investasi emas nasabah akan lebih aman. Jika emas yang dikonsinyasikan itu terjual, maka nasabah akan mendapatkan bagian dari hasil penjualan. Keuntungan yang bisa didapat dari Konsinyasi Emas ini, emas akan terproteksi 100 persen, transparan dalam pengelolaan, dan menghasilkan keuntungan yang kompetitif dari investasi lainnya.

5. Tabungan Emas

Tabungan Emas adalah layana pembelian dan penjualan emas dengan fasilitas titipan yang harganya terjangkau. Dikatakan demikian karena hanya dengan uang senilai 0,01 gram emas, nasabah sudah bisa memiliki Tabungan Emas. Layanan Tabungan Emas ini bisa menjadi alternatif investasi yang aman untuk menjaga protofolio aset.


6. Mulia

Pembiayaan Mulia ini adalah layanan penjualan emas batangan secara tunai atau angsuran. Layanan Mulia bisa menjadi alternatif pilihan investasi yang aman untuk mewujudkan masa depan seperti menunaikan ibadah haji, persiapan biaya pendidikan anak, rencana memiliki rumah idaman, dan membeli kendaraan pribadi.

Baca juga : Investasi Emas: Modal Ringan, Aman, dan Mudah Dicairkan

Emas batangan yang tersedia dalam layanan Mulia ini mulai dari 5 gram hingga 1 kilogram. Selain bisa dibeli secara tunai, Mulia ini memberikan sistem angsuran dalam bentuk kolektif (kelompok) dengan uang muka mulai dari 10-90 persen dari nilai emas batangan. Adapun jangka waktu angsurannya mulai dari 3-36 bulan. Untuk pembelian tunai, nasabah bisa langsung ke outlet Pegadaian. Sedangkan untuk angsuran, nasabah harus menentukan pola pembayaran angsuran sesuai keinginan.

7. Arrum BPKB

Pembiayaan Arrum BPKB ini diperuntukkan bagi para pengusaha kecil untuk mendapatkan modal usaha dengan jaminan kendaraan. Prosedur dan proses pengajuan pinjaman terbilang cepat hanya membutuhkan waktu tiga hari dengan agunan BPKB kendaraan dan biaya pemeliharaan jaminan (mu’nah) per bulan sebesar 0,7 persen dari nilai pinjaman. Jangka waktu pinjaman mulai dari 12, 18. 24, dan 36 bulan, serta pelunasan pinjaman bisa dilakukan sewaktu-waktu.

8. Amanah

Pembiayaan Amanan merupakan layanan pembiayaan untuk karyawan tetap maupun pengusaha mikro yang ingin memiliki kendaraan baik motor atau mobil dengan cara mengangsur. Hanya dengan membayar uang muka sebesar 20 persen, nasabah bisa memiliki kendaraan sendiri melalui pilihan angsuran mulai dari 12 hingga 60 bulan.

Bagaimana sudah cukup paham dengan delapan jenis produk yang ada di Pegadaian Syariah? Dengan memahami jenis produk Pegadaian Syariah ini bisa menjadi solusi kebutuhan untuk mengatasi masalah pembiayaan.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Sept. 23, 2019, 1:47 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.