Ingin Punya Rumah Sejak Muda? Kenapa Tidak

Ingin Punya Rumah Sejak Muda? Kenapa Tidak

Rumah adalah aset, benarkah? Pertanyaan itu bisa dibenarkan karena definisi aset adalah sumber daya yang dikuasai seseorang atau perusahaan yang dapat menghasilkan manfaat ekonomi di masa depan untuk pemiliknya. Jadi, memiliki aset seperti rumah sangat penting bagi kebahagiaan hidup di masa depan.

Sayangnya, banyak orang sadar akan hal itu, tetapi belum tergerak untuk memulainya. Padahal untuk memiliki rumah saat ini membutuhkan waktu hingga belasan tahun jika dengan cara mencicil. Oleh karena itu, untuk bisa punya rumah sendiri harus dilakukan sejak muda.

Baca juga : Tiga Alasan Anak Muda Jakarta Lebih Suka Menyewa Apartemen

Memang milenial adalah generasi yang dinamis. Berbeda dengan generasi sebelumnya, anak muda sekarang sangat menyukai hal-hal baru. Sebagai contoh, dalam memilih rumah, milenial lebih memilih indekos atau menyewa apartemen dibanding mencicil rumah.

Lantas mengapa investasi di bidang properti seperti rumah jadi satu hal yang mesti dipertimbangkan anak muda sekarang? Ini penjelasan yang dirangkum duitologi.com.

Harga Properti Terus Naik

Harga properti seperti rumah atau apartemen akan selalu naik setiap tahunnya. Jika properti tersebut dimiliki sedini mungkin, tentu keuntungan yang diperoleh di masa depan akan lebih besar lagi. Salah satu alasan yang diutarakan anak muda dan milenial belum ada niatan memiliki hunian sendiri adalah belum tersedianya dana memadai untuk memiliki properti sendiri.

Belum tersedianya dana memadai semestinya tidak menjadi penghalang untuk memiliki rumah sendiri. Sebab, masih ada banyak cara dan solusi yang bisa ditempuh guna mencapai keinginan tersebut. Salah satu solusi yang bisa dipilih milenial agar segera memiliki rumah sendiri, misalnya memanfaatkan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) atau kredit pemilikan apartemen (KPA) yang ditawarkan perbankan.


Rumah adalah Aset Masa Depan

Membeli rumah bisa dikatakan Anda sedang berinvestasi untuk masa depan yang lebih baik. Dikatakan demikian karena investasi di bidang properti tidak akan merugi. Setiap tahun harga rumah terus naik. Kenaikan itulah yang bisa dimanfaatkan untuk masa depan.

Selain sebagai investasi, punya rumah sendiri juga bisa dijadikan pelajaran diri untuk hidup lebih hemat. Dengan memiliki rumah sendiri walaupun masih Kredit Pemilikan Rumah (KPR) akan memberi kesempatan untuk menghemat biaya sewa rumah.

Hal lain yang harus diingat bahwa memiliki rumah sendiri berarti Anda memiliki aset. Rumah adalah aset yang nilainya lebih tinggi dibandingkan aset lainnya seperti kendaraan yang habis kena penyusutan. Memiliki rumah akan memberikan rasa aman, karena jika satu waktu nanti Anda tidak bisa menghasilkan uang lagi, Anda sudah punya tinggal di rumah Anda tersebut.

Alasan Menunda Membeli Rumah

Riset terbaru lamudi.co.id menyimpulkan, anak muda di Jakarta lebih suka menyewa daripada membeli apartemen. Ada tiga faktor utama yang mendorong kondisi tersebut. Pertama, harga apartemen di Jakarta dinilai terlalu mahal, tidak sebanding dengan penghasilan yang didapatkan. Walaupun banyak perbankan yang menawarkan fasilitas Kredit Pemilikan Apartemen (KPA), tetapi suku bunganya dinilai masih cukup tinggi.

Baca juga : SiMuda, Tabungan Berjangka untuk Milenial

Kedua adalah masih banyak pula anak muda di Jakarta yang belum tertarik memiliki rumah sendiri. Kalangan ini lebih senang menghabiskan uangnya untuk kebutuhan sekunder seperti membeli gadget baru, pakaian baru, ataupun traveling ke berbagai daerah.

Faktor terakhir adalah anak muda Jakarta lebih suka menyewa apartemen karena yang tidak ingin direpotkan dengan perawatan seperti memperbaiki kebocoran, retak, lapuk dan lain-lain. Masalahnya sekarang tidak banyak anak muda yang ingin dipusingkan dengan urusan tersebut karena mereka lebih banyak menghabiskan waktu untuk bekerja.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Sept. 19, 2019, 1:41 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.