Formaksi Perluas Layanan Cashless untuk Pasien CoB BPJS Kesehatan

Formaksi Perluas Layanan Cashless untuk Pasien CoB BPJS Kesehatan

Forum Asuransi Kesehatan Indonesia (Formaksi) kembali melakukan penandatanganan kerja sama mengenai pasien Coordination of Benefit (CoB) BPJS Kesehatan dengan RS Permata Group, yaitu RS Permata Bekasi dan RS Permata Depok. Formaksi merupakan suatu forum yang mewadahi perusahaan asuransi jiwa dan asuransi umum yang memasarkan produk asuransi kesehatan.

Forum yang didirikan pada tahun 2009 ini beranggotakan 12 perusahaan asuransi, yaitu PT Asuransi Allianz Life Indonesia, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk, PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya, PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG, PT Asuransi Multi Artha Guna, Tbk, PT Asuransi Sinar Mas, PT Astra Aviva Life, PT Avrist Assurance, PT BNI Life Insurance, PT Equity Life Indonesia, PT Lippo General Insurance, Tbk, dan PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri.

Baca juga : Sudah Punya BPJS Kesehatan, Masih Perlukah Asuransi Kesehatan?

Dumasi M. Samosir, Direktur Eksekutif Formaksi mengatakan, kerja sama ini merupakan addendum direct billing yang sudah berjalan sebelumnya. “Dengan adanya adendum ini, maka kerja sama ini diperluas untuk pasien CoB BPJS Kesehatan,” jelasnya dalam keterangan pers yang diterima duitologi.com (18/9/2019).

Saat ini, setiap pasien BPJS Kesehatan yang memiliki asuransi kesehatan tambahan (AKT) terpaksa haru membayar lebih selisih biaya perawatan terlebih dahulu, yang dalam asuransi dikenal dengan ekses. Dengan adanya kerja sama ini, maka pasien BPJS yang memiliki AKT akan mendapat kemudahan ekses, di mana rumah sakit akan langsung menagih ke perusahaan asuransi yang menerbitkan Polis AKT pasien sesuai dan benefit limitnya.

Sementara itu, Head of AHCS Operations Allianz Life Indonesia Angelia Agustine menjelaskan, dengan adanya perluasan kerja sama dengan RS Permata Depok dan RS Permata Bekasi, jumlah jaringan rumah sakit yang telah bekerja sama dengan Allianz Indonesia bertambah menjadi 37 rumah sakit.


Pasien BPJS Kesehatan yang memiliki AKT dari Allianz tidak perlu membayar selisih biaya yang timbul ketika ada permintaan untuk naik kelas perawatan di rumah sakit. Selisih biaya yang timbul ini akan langsung ditagihkan oleh rumah sakit kepada Allianz (untuk fasilitas cashless), sesuai dengan syarat dan kondisi serta batasan jaminan polis.

Dumasi menerangkan, kerja sama Formaksi dengan rumah sakit akan terus dilakukan. Nantinya, 11 perusahaan asuransi yang tergabung dalam Formaksi akan memberikan dukungan dukungannya sebagai pihak Penjamin Kedua (Asuransi Kesehatan Tambahan). Sementara pihak BPJS Kesehatan sebagai Penjamin Pertama sesuai aturan Permenkes No. 51 Tahun 2018.

Penandatanganan addendum dengan RS Permata ini merupakan penandatanganan kerja sama yang ketiga dengan rumah sakit untuk hal yang sama. Sebelumnya pada 27 September 2018, penandatanganan kerja sama layanan cashless untuk pasien CoB BPJS Kesehatan juga telah dilakukan dengan RS Hermina Group (33 rumah sakit).

Baca juga : Kiat Memilih Asuransi Kesehatan yang Cocok untuk Masa Depan

Pada 8 Januari 2019, penandatanganan kerja sama layanan cashless untuk pasien CoB BPJS Kesehatan juga telah dilakukan dengan Ramsay Sime Darby Health Care Indonesia atau RS Premier Group (2 rumah sakit). Sehingga total terdapat 35 rumah sakit yang sudah menandatangani addendum kerja sama ini.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Formaksi Christian Wanandi mengakui, Formaksi dalam waktu dekat ini juga akan melakukan kerja sama untuk layanan cashless untuk pasien CoB BPJS Kesehatan dengan grup rumah sakit lainnya. Namun sayangnya, belum diketahui grup rumah sakit mana yang akan bekerja sama dengan Formaksi.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Sept. 19, 2019, 4:21 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.