Ingin Pindah Kelas BPJS Kesehatan karena Iuran Naik? Ini Syarat dan Caranya

Ingin Pindah Kelas BPJS Kesehatan karena Iuran Naik? Ini Syarat dan Caranya

Iuran BPJS Kesehatan sudah bisa dipastikan akan naik dua kali lipat di masing-masing kelasnya. Rencananya, iuran BPJS Kesehatan untuk kelas I naik menjadi Rp160.000, kelas II sebesar Rp110.000, dan kelas III menjadi Rp42.000.

Kenaikan iuran ini membuat sebagian masyarakat gelisah. Dengan penghasilan yang masih sama, biaya BPJS Kesehatan yang baru nanti tentu akan menjadi tambahan beban yang harus dibayarkan setiap bulannya. Tidak sedikit masyarakat mulai berpikir untuk pindah kelas agar lebih sesuai dengan kondisi keuangan saat ini.

Baca juga : Siap-siap! Iuran BPJS Kesehatan Akan Naik Mulai Januari 2020

Namun, sebelum akan pindah kelas layanan BPJS Kesehatan, sebaiknya pahami perbedaan kelas yang akan diambil nanti. Perbedaan antar kelas hanya nilai iurannya dan kamar perawatan yang akan diberikan ketika melakukan rawat inap, selebihnya sama seperti obat dan fasilitas kesehatan.

Syarat Pindah Kelas BPJS Kesehatan

Kalau memang ingin pindah kelas, maka peserta dapat mengajukan ke kantor cabang BPJS Kesehatan. Selain datang, saat melakukan pengajukan pindah kelas maka peserta harus memenuhi persyaratan. Apa saja persyaratan yang diperlukan tersebut? 

1. Kepesertaan BPJS Kesehatan harus telah aktif minimal selama satu tahun.

2. Tidak memiliki tunggakan iuran BPJS Kesehatan.

3. Jika pindah kelas ke kelas III, II atau kelas I, maka peserta harus memiliki rekening bank yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan seperti Bank BRI, BNI, BRI, Bank Mandiri, dan BCA.

4. Saat pengajuan pindah kelas BPJS Kesehatan, peserta wajib membawa kartu peserta yang lama.

5. Peserta juga wajib membawa bukti pembayaran iuran BPJS Kesehatan terakhir.

6. Peserta juga harus membawa KTP yang masih berlaku.


Pindah Kelas Layanan BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan tidak melarang peserta untuk melakukan perubahan kepesertaannya, baik untuk naik atau turun kelas layanan. Untuk mengubah kelas perawatan, peserta bisa mengaksesnya melalui berbagai kanal.

1. Peserta dapat mengubah data diri melalui aplikasi Mobile JKN. Melalui aplikasi itu, peserta bisa mengklik menu Ubah Data Peserta dan masukkan data perubahan.

2. Peserta juga bisa menghubungi BPJS Kesehatan Care Center di nomor 1500400 dan menyampaikan perubahan data peserta.

3. Peserta bisa yang bisa dilakukan dengan mengunjungi Mobile Customer Service (MCS) pada hari dan jam yang telah ditentukan, mengisi Formulir Daftar Isian Peserta (FDIP), dan menunggu antrean untuk mendapatkan pelayanan.

Baca juga : Ingin Pindah Faskes 1 BJPS Kesehatan Via Online? Ikuti Langkah Ini

4. Lokasi yang bisa didatangi peserta BPJS Kesehatan adalah Mall Pelayanan Publik Peserta. Kemudian, mengisi Formulir Daftar Isian Peserta (FDIP), dan menunggu antrean untuk mendapatkan pelayanan.

5. Cara terakhir bisa melalui kantor cabang dan Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten/Kota. Peserta tinggal mengisi Formulir Daftar Isian Peserta (FDIP), mengambil nomor antrean pelayanan loket perubahan data, dan menunggu antrean.

Agar terhindar dari antrean yang panjang, sangat disarankan untuk datang ke kantor cabang BPJS Kesehatan saat pagi hari. Setelah selesai melakukan proses perubahan data dan pindah kelas berhasil, kartu BPJS Kesehatan dengan kelas layanan yang baru sudah bisa digunakan. Jangan lupa pula, setelah pindah kelas BPJS Kesehatan, bayarlah iuran tepat waktu setiap bulannya.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Sept. 16, 2019, 4:03 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.