4 Cara Efektif Mengajarkan Anak Menabung Sejak Dini

4 Cara Efektif Mengajarkan Anak Menabung Sejak Dini

Banyak cara yang bisa dilakukan orangtua untuk mengajarkan anak agar mandiri. Salah satunya dengan mendidik anak mengenal nilai uang dan pandai mengelola uang. Menabung bisa sebagai cara yang tepat untuk membekali anak menjadi sosok yang disiplin pada keuangan.

Namun sebelum mendidik anak rajin menabung, orangtua juga harus mengenalkan nilai uang itu sendiri. Mungkin akan sedikit sulit untuk ini karena ada nilai dan jumlah uang. Nilai dan jumlah uang bisa diajarkan sambil berjalan. Terpenting adalah mengenalkan anak akan fungsi uang terlebih dahulu.

Baca juga : Mengenal SimPel, Tabungan Anak untuk Mendorong Budaya Menabung

Setelah mengerti fungsi uang, anak bisa dikenalkan dengan menabung. Caranya, bisa dengan memberi contoh sebuah mainan yang ingin dibelinya. Katakana bahwa mainan itu bisa dibeli jika uang yang ditabung sudah cukup. Anda sebagai orangtua juga menambahkan, tabungan itu bisa digunakan untuk banyak hal seperti membeli sepeda, membeli tas baru, atau membayar uang sekolah.

Mengenalkan konsep menabung sejak dini akan punya manfaat positif bagi perkembangan anak. Jika kebiasaan ini dipupuk sejak kecil, anak akan bisa belajar menghargai uang dan pandai dalam mengelola uang yang dimilikinya. Jika Anda ingin mulai mengajarkan si kecil menabung, berikut ini ada empat cara efektif mengenalkan anak agar membiasakan diri menabung.

1. Ajak Anak Diskusi

Cara pertama untuk mengenalkan tabungan adalah dengan mengajak anak berdiskusi. Anda bisa menjelaskan apa itu tabungan dan manfaatnya. Anda bisa memulai diskusi dengan menayakan apa yang diinginkan dan dibutuhkan. Setelah itu, Anda bisa menghubungkan keinginan dan kebutuhan tersebut dengan uang yang dibutuhkan dan bagaimana cara mendapatkan uang tersebut.


2. Mulai dengan Menabung di Celengan

Setelah berdiskusi tentang manfaat dan tujuan menabung, Anda bisa mulai mengajak si kecil untuk menyisihkan uang ke dalam sebuah celengan. Belikan celengan yang diinginkan oleh anak Anda. Mulailah dengan mengajak menabung uang logam Rp500 atau Rp1.000. Jangan batasi jumlahnya, izikan pula bila anak ingin menabung uang kertas yang jumlahnya lebih besar. Beritahu pada anak Anda, celengan baru bisa dibuka ketika sudah penuh. 

3. Membuka Rekening Tabungan Anak

Ini adalah tahapan selanjutnya, apabila anak Anda sudah benar-benar memahami nilai uang, manfaat dan tujuan dari menabung. Kenalkan bahwa menabung juga bisa dilakukan di bank. Ajak anak Anda untuk datang ke bank dan melihat langsung cara membuka rekening tabungan anak. Ini akan menjadi pengalaman baru yang menyenangkan bagi anak.

4. Berikan Contoh Menabung pada Anak

Jangan hanya anak yang dituntut untuk menabung, Anda sebagai orangtua juga harus memberi contoh pula. Anda bisa mulai memberikannya contoh dengan cara menabungkan sebagian pemasukan untuk tabungan masa depan. Agar aktivitas menabung lebih menyenangkan, Anda juga bisa melibatkan si kecil menabung bersama untuk liburan keluarga.

Baca juga : Bagaimana Nasib Asuransi Pendidikan Bila Anak Meninggal Dunia?

Memang mengajarkan anak untuk menabung bukan hal yang mudah. Terlebih saat usia anak masih kecil yang masih suka banyak meminta. Namun, perilaku disiplin harus dikenalkan pada anak sejak dini. Perlahan tetapi pasti, anak akan memahami tujuan dan manfaat dari memiliki tabungan. Jadi, setiap orangtua perlu mengajarkan konsep menabung ini sejak dini agar bisa mendidik anak menjadi lebih mandiri.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Sept. 9, 2019, 1:47 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.