Inspirasi Menjadi Travel Influencer dari RedDoorz

Inspirasi Menjadi Travel Influencer dari RedDoorz

Media sosial saat ini tidak hanya mengubah cara orang mendapatkan informasi, tetapi juga dalam membagikan informasi. Beragam foto, video, dan ulasan tentang keindahan dan keunikan destinasi wisata dapat dengan mudah ditemukan di dalam media sosial. Hal tersebut juga menginspirasi generasi milenial untuk dapat membagikan cerita versi mereka saat bepergian kepada orang lain, layaknya seorang travel influencer.

Traveling kini tidak hanya sekadar kegiatan menghambur-hamburkan uang saja. Justru di zaman yang serba modern dan kemajuan teknologi, traveling bisa dijadikan sebuah pekerjaan. Selain menjalani karier yang menyenangkan, menjadi travel influencer juga bisa menikmati beragam produk dan layanan secara gratis. Bahkan sangat terbuka lebar, karier yang dijalani akan mendatangkan penghasilan puluhan hingga ratusan juta rupiah dalam sebulan.

Baca juga : Isi Liburan Akhir Tahun dengan Cara Hemat

Secara lebih luas, travel influencer bisa menjadi agen perubahan. Dengan menyuguhkan keindahan tempat-tempat menarik yang disinggahi akan banyak mempengaruhi orang untuk tertarik datang. Salah satunya menjadi agen mempromosikan keindahan destinasi wisata di Indonesia.

Berangkat dari peran besar travel influencer sebagai agen perubahan, platform pemesanan dan manajemen hotel RedDoorz melalui program ‘Tenaga Kerja Impian’ mengajak para milenial untuk lebih peduli dengan wisata Indonesia.

“Melalui program ‘Tenaga Kerja Impian’, kami ingin generasi milenial dapat menikmati keindahan Indonesia dan membagikan pengalaman unik tersebut melalui media sosial. Program ini juga sejalan dengan kampanye RedDoorz saat ini, yaitu ‘Travel dengan RedDoorz - Jelajah Indonesia’. Melalui program ini, tiga tenaga kerja akan mengunjungi berbagai destinasi wisata di mana RedDoorz berada,” jelas Marketing Director RedDoorz Indonesia Sandy Maulana.


Program Tenaga Kerja Impian juga merupakan bentuk dari dukungan RedDoorz kepada Kementerian Pariwisata dalam memperkenalkan destinasi-destinasi wisata di Indonesia. Program ini akan menekankan pada keanekaragaman Indonesia, terutama daerah pariwisata yang masih belum diketahui banyak orang. Dengan memanfaatkan media sosial, akan lebih banyak destinasi wisata Indonesia yang dapat dikenal lebih jauh, baik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.

Staf Ahli Menteri Bidang Hukum Kementerian Komunikasi dan Informatika Henri Subiakto menerangkan, peran milenial sebagai travel influencer sangat besar besar dalam perannya mempromosikan pariwisata Indonesia. Generasi milenial bisa menggunakan media sosial untuk berkreativitas dan hal bermanfaat lainnya terutama untuk mempromosikan pariwisata Indonesia.

Baca juga : Ini Pentingnya Asuransi Perjalanan Bagi Penghobi Travelling

Sebagai perusahaan manajemen hotel berbasis teknologi, RedDoorz mengalami pertumbuhan yang sangat pesar dari tahun ke tahun. Hingga Juli 2019, RedDoorz bertumbuh lima kali lebih besar dari tahun ke tahun dengan daerah operasi di lebih dari 90 kota di empat negara di Asia Tenggara.

Baru-baru ini, RedDoorz telah mencapai 500.000 pemesanan kamar menjadi yang pertama dalam kategori industri perjalanan di Asia Tenggara. Prestasi terbaru ini mengukuhkan posisi RedDoorz sebagai pemimpin dalam industri perjalanan yang sangat kompetitif di Asia Tenggara, melampaui pesaing global.

Diakui Sandi, sebagian besar pelanggan RedDoorz adalah milenial yang mencakup traveler muda berusia antara 20-35 tahun. Gerenasi milenial memiliki semangat dan aspirasi untuk berkeliling dan menjelajah beragam destinasi, tetapi memiliki bujet yang terbatas.


“Di situlah RedDoorz hadir untuk mempermudah para milenial untuk mewujudkan keinginannya menjelajahi destinasi-destinasi wisata di Indonesia dengan menghadirkan akomodasi yang terjangkau,” terang Sandi.

Salah satu strategi untuk semakin menarik para milenial adalah dengan selalu berusaha memberikan apa yang dibutuhkan oleh pengguna RedDoorz. Tidak hanya memberikan pilihan akomodasi yang terjangkau di 90 kota di empat negara Asia Tenggara, RedDoorz juga memiliki berbagai macam kegiatan menarik yang dirancang khusus untuk anak muda.

Sebut saja, RedTrip, RedFest, RedCampus, dan yang terbaru ini adalah ‘Tenaga Kerja Impian’. “Diharapkan dengan program-program tersebut, milenial dapat bergerak untuk mengekspresikan diri mereka dan menginspirasi satu sama lain,” ucap Sandi.

Baca juga : 5 Tips Menghemat Uang Makan Selama Traveling

Terkait program ‘Tenaga Kerja Impian’, masyarakat dapat membuat konten foto atau video tentang cerita perjalanan dengan durasi satu menit bertema ‘Cara Saya Mempromosikan Pariwisata Indonesia di Mata Dunia’. Konten tersebut kemudian di-upload pada akun Instagram dengan caption yang menjelaskan tema terkait, bersama tagar #BukaReddoorz dan #TenagaKerjaImpian, serta mem-follow dan tag akun @redddoorzid. Pendaftaran terbuka mulai 12 Agustus sampai dengan 16 September 2019.

Sepuluh peserta dengan konten paling menarik dan kreatif akan diundang untuk melakukan sesi wawancara dengan tim RedDoorz Indonesia. Kemudian, tiga peserta yang memenuhi kriteria akan berkesempatan untuk traveling ke berbagai destinasi wisata di Indonesia selama tiga bulan. Seluruh biaya perjalanan dan penginapan ditanggung oleh RedDoorz, dan masing-masing tenaga kerja akan memperoleh penghasilan sebesar Rp 10.000.000 setiap bulannya.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Sept. 2, 2019, 4:10 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.