Synthesis Development Beri Alternatif Pembiayaan KPR Bank Syariah

Synthesis Development Beri Alternatif Pembiayaan KPR Bank Syariah

Pengembang properti semakin leluasa dalam memilah dan memilih bank dalam memasarkan unit huniannya. Salah satu keleluasaan tersebut adalah dengan memberikan pilihan bagi calon konsumen untuk mengambil pembiayaan kredit kepemilikan rumah (KPR).

Selain sebelumnya dikenal KPR bank konvensional, minat orang untuk memiliki rumah dengan mengambil pembiayaan KPR bank Syariah terus tumbuh setiap tahunnya. Hal itu didorong dari semakin banyaknya perbankan yang mengggunakan konsep operasional syariah menjalankan bisnisnya.

President Director Synthesis Development Budi Yanto Lusli menilai, besarnya minat masyarakat dalam menggunakan pembiayaan KPR bank syariah didasarkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. “Kita tidak bisa pungkiri mayoritas penduduk Indonesia kan muslim,” katanya dalam kegiatan topping off apartemen Samara Suites, Jalan Gatot Subroto, Jumat (30/8/2019).

Baca juga : Bagaimana Prosedur Kepemilikan Rumah dengan KPR Syariah?

Melalui kerja sama dengan perbankan syariah, masyarakat akan semakin banyak pilihan skema kepemilikan hunian yang sesuai dengan daya beli, kemampuan cicilan, dan memberi kenyamanan karena sesuai kepercayaan agama.

“Dengan sistem pembiayaan syariah yang sejalan dengan ajaran kepercayaan, konsumen lebih akan lebih nyaman untuk menyesuaikan daya beli mereka dengan mencicil melalui bank syariah ini,” jelas Budi.

Budi mengakui, sebenarnya bank konvesional pun sudah menerapkan konsep yang dilakukan KPR bank syariah dengan memberikan suku bunga flat. Namun, suku bunga flat tersebut masih dibatasi waktunya yang umumnya 2-3 tahun saja. Selanjutnya menggunakan suku bunga floating.


Berbeda dengan pembiayaan KPR bank syariah yang tidak menggunakan suku bunga floating. Pembeli yang mengambil rumah dengan pembiayaan KPR bank syariah akan mendapatkan diberlakukan suku bunga cicilan tetap atau flat. Suku bunga tetap itu akan berlaku mulai dari awal kredit hingga cicilan berakhir.

Sebelumnya, Synthesis Development melalui PT Sintesis Karya melakukan nota kerja sama dengan PT Bank Mandiri Syariah program penyediaan fasilitas kredit atau fasilitas pembiayaan syariah kepemilikan pemilik satuan rumah. Program penyediaan fasilitas kredit ini ditujukan untuk hunian tapak milik Synthesis Development, yaitu Synthesis Homes di Ciputat, Tangerang Selatan.

Baca juga : Lebih Untung Suku Bunga KPR Flat atau Floating?

Mandiri Syariah bukan menjadi satu-satunya bank syariah yang melakukan kerja sama dengan Synthesis Development. Jauh sebelumnya, pengembang Samara Suites ini telah menjalin kesepahaman pembiayaan KPR bank Syariah dengan Bank BTN Syariah.

“Pertimbangannya kami ingin semakin banyak channel akan semakin baik dan masing-masing bank juga punya loyal customer. Mudah-mudah kerja sama dengan banyak bank, kami bisa menarik loyal customer mereka sebagai calon pembeli kami,” jelas Budi.

Melalui kerja sama dengan Mandiri Syariah, Budi berharap adanya peningkatan pembelian hunian dari proyek yang dibangun Synthesis Development melalui pembiayan KPR bank syariah. Diakuinya, penandatangan kerja sama dengan Mandiri Syariah yang dilakukan pada 20 Agustus 2019 mulai menunjukkan sinyal positif dalam penawaran produk hunian Synthesis Home. “Menurut perkiraan saya, mungkin sekitar 25-30 persen nasabah bank syariah bisa menjadi customer kami,” ucapnya.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Aug. 30, 2019, 4:24 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.