Mulai Sekarang, Investor Bisa Berinvestasi Sambil Beramal

Mulai Sekarang, Investor Bisa Berinvestasi Sambil Beramal

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk beramal. Bisa dengan memberi uang secara langsung pada yang membutuhkan atau melalui berbagai lembaga amal yang ada saat ini. Namun, untuk beramal tidak hanya dibatasi dengan dua cara tersebut. Ada jalan lain yang bisa dilakukan bagi orang yang ingin berbagi dengan sesama.

PT IndoSterling Aset Manajemen (IAM) mewujudkan jalan lain tersebut. Melalui Philanthropy Management bernama Investasi Sambil Beramal, IAM mengajak para investor untuk bisa beramal dari instrumen investasi Reksa Dana Pasar Uang yang dikelola oleh IAM.

Komisaris Independen PT IndoSterling Aset Manajemen Bowo Witjaksono Suhardjo mengatakan, investasi sambil beramal merupakan gerakan pertama di Indonesia yang mengajak para investor untuk berinvestasi sambil berbagi melalui pengelolaan dana investasi yang dikemas secara inovatif.

“Gerakan ini merupakan bagian dari CSR sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh orang banyak secara lebih optimal dan berkelanjutan,” katanya dalam acara Investor & Media Gathering PT IndoSterling Aset Manajemen, Kamis (29/8/2019).

Baca juga : Fundamental Ekonomi Indonesia Membaik Dorong Pelaku Investasi

Gerakan ini sesuai dengan visi dan misi IAM bahwa investasi sambil beramal bisa menjadi sebuah gerakan filantropi yang selalu memberikan nilai lebih kepada seluruh pemangku kepentingan dalam kontribusinya di kehidupan sosial.

Salah satu langkah yang dilakukan dengan menghadirkan produk dan jasa yang inovatif, selalu memberikan nilai tambah dalam setiap kegiatan dan kontribusi yang dilakukan, bersinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan program pembangunan berkelanjutan (SDGs), dan mengedepankan kolaborasi dan kerja sama dalam segala kegiatan filantropi.

“Karena kami percaya tanpa kolaborasi kita tidak bisa berhasil. We can not stand alone. Makanya kami percaya semua yang ada di sini merupakan puzzle dari seluruh kegiatan kami di philanthropy,” ucap Bowo.


Untuk bisa ikut serta dalam gerakan investasi sambil beramal ini, investor bisa memilih beberapa paket investasi. Pertama adalah paket Investasi Berbagi Luhur, investor menempatkan investasi dalam produk reksa dana IAM, di mana manajemen fee atau imbal jasa yang didapat IAM akan dialokasikan untuk donasi sebesar 50 persen.

Kemudian, paket kedua adalah Investasi Berbagi Tulus, yaitu 100 persen hasil dari investasi akan disumbangkan kepada yayasan yang sudah bekerja sama dengan IndoSterling Aset Manajemen. Ketiga adalah paket Investasi Berbagi Mulia, di mana investor memberikan 100 persen dari nilai investasi yang merupakan hibah kepada yayasan. Hasil dari Investasi Berbagi Mulia ini akan menjadi milik yayasan dan imbal jasa yang didapat dari perusahaan sebesar 50 persen akan didonasikan ke yayasan.

Saat ini, sudah ada tiga yayasan benefisiari yang telah bekerja sama dengan IAM dalam gerakan Investasi Sambil Beramal ini, yaitu Yayasan Pita Kuning, Vertical Rescue Indonesia, dan Rumah Faye. Yayasan Pita Kuning adalah yayasan filantropi bagi anak dengan kanker yang berdiri atas inisiasi komunitas volunteer muda yang dinamakan C3 (Community for Children with Cancer).

Baca juga : Mengenal Dua Produk Reksa Dana dari IndoSterling Aset Manajemen

Vertical Rescue Indonesia adalah organisasi nirlaba yang fokus membangun jembatan gantung yang akan menghubungkan daerah terisolasi di Indonesia. Sedangkan Rumah Faye adalah yayasan yang didirikan untuk membantu para korban child trafficking.

Bowo mengungkapkan, kerja sama dengan ketiga yayasan ini merupakan langkah awal dari gerakan Investasi Sambil Beramal dari PT IndoSterling Aset Manajemen. “Kami akan membuat beberapa program yang terkait dengan pelayanan dan fasilitas kesehatan, pemanfaatan dan pengelolaan sampah, serta yang menarik adalah pemberdayaan dan pembinaan narapidana,” ungkapnya.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Aug. 29, 2019, 4:26 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.