8 Cara Mengelola Keuangan dan Investasi ala Warren Buffett

8 Cara Mengelola Keuangan dan Investasi ala Warren Buffett

Dalam dunia investasi, Warren Buffet adalah salah satu investor paling sukses sepanjang masa. Dia mendirikan dan menjalankan perusahaan Berkshire Hathaway yang memiliki lebih dari 60 perusahaan termasuk Dairy Queen, Geico dan baterai Duracell. Kekayaan bersih Warren Buffett mencapai US$82,7 miliar pada 29 Maret 2019. Tidak heran, bila namanya masuk menjasi salah satu orang ketiga di dunia menurut daftar Forbes 400.

Kekayaan dan kesuksesan yang didapat Buffett merupakan buah hasil kerja keras dalam mengelola uang dan investasi. Ada banyak hal yang dapat dipelajari penabung dan investor dari Warren Buffett ini. Berikut berikut delapan cara yang bisa dipelajari dari Warren Buffett seperti dilansir dari laman barbarafriedbergpersonalfinance.com.

1. Menggunakan Kekuatan Penghematan

Buffett berkata, “Jangan menyimpan apa yang tersisa setelah belanja, menghabiskan apa yang tersisa setelah menabung." Jika Anda ingin menjadi kaya, Anda harus mengalokasikan sebagian penghasilan Anda saat ini ke masa depan.

Baca juga : Belajar Cara Mengatur Keuangan ala Orang Tiongkok

Dengan menabung lebih dulu, Anda menghilangkan masalah karena tidak punya cukup uang untuk ditabung pada akhir bulan. Kemudian, arahkan bagian lain dari penghasilan Anda ke rekening kas jangka pendek, seperti rekening tabungan yang diperuntukkan bagi keadaan darurat.

2. Menghabiskan Uang dengan Bijaksana

Pikirkan, tunggu, dan evaluasi sebelum belanja. Pertimbangkan, ketika Anda menggunakan uang atau kartu kredit untuk membeli sepasang sepatu atau gadget terbaru. Apakah uang atau kartu kredit yang Anda gunakan akan lebih bermanfaat jika diinvestasikan untuk masa pensiun Anda nanti?

Pertimbangkan, setiap kali Anda menghabiskan uang untuk sesuatu yang tidak memberi imbalan, Anda mengorbankan hari esok Anda. Aturan praktis yang sederhana adalah mengalikan biaya pengeluaran Anda dengan 10. Itu adalah perkiraan tentang berapa banyak uang yang bisa Anda miliki di masa pensiun, jika Anda menginvestasikan uang alih-alih membelanjakannya.

3. Simpanan atau Dana Darurat


Sekelas Warren Buffett saja masih menyimpan miliaran dolar untuk berjaga-jaga. Simpanan atau dana darurat menjadi sangat penting saat ada keperluan mendadak. Bisa Anda bayangkan bila Anda tidak memiliki cukup tabungan untuk keadaan darurat, ketika tagihan tidak terduga itu muncul, Anda mungkin terpaksa mengambil utang kartu kredit untuk membayar biaya tidak terduga.

4. Gunakan dan Batasi Pinjaman

Saat membeli rumah atau mobil, Anda mungkin perlu meminjam uang. Sadarilah bahwa terlalu banyak pinjaman atau utang membatasi peluang Anda untuk menabung dan menjadi kaya secara finansial. Ingat, setiap rupiah yang Anda berikan untuk pembayaran bunga, ada satu rupiah yang tidak diinvestasikan dan menumbuhkan kekayaan Anda.

Baca juga : 4 Hal Penting yang Sering Dilupakan Saat Mengajukan Pinjaman

Buffet mengibaratkan, pinjaman sama seperti uang yang diinvestasikan yang terus tumbuh karena ada bunga yang harus dibayarkan. Namun, dirinya tidak membenci utang, tetapi merekomendasikan untuk menggunakannya dengan bijak. Sarannya, buatlah rencana untuk menghilangkan beban utang seperti membatasi penggunaan kartu kredit dari sekarang.

5. Berpikir Jangka Panjang

Kiat menghemat uang dari Warren Buffett mengingatkan bahwa uang tidak tumbuh dalam semalam tetapi membutuhkan waktu lama untuk menumpuk. Menunggu untuk menghabiskan uang bersama dengan menunggu investasi tumbuh akan menghasilkan hasil yang luar biasa.

Sabar dan pahami bahwa keajaiban peracikan membutuhkan waktu. Investasikan untuk jangka panjang. Mulailah menginvestasikan sejumlah uang setiap periode pembayaran dan dalam jangka panjang, uang akan tumbuh secara eksponensial.

6. Investasikan Penghematan


Warren Buffett menganjurkan, menggunakan pendekatan investasi sederhana. Beli beberapa instrumen investasi dan tahan untuk jangka panjang. Faktanya, jika saat ini Anda berusia 25 dan mulai berinvestasi, maka pada usia 50 Anda akan memiliki dana yang sangat besar dan bisa menjadi kehidupan tua Anda.

7. Pertahankan Gaya Hidup Sederhana

Jika Warren Buffett dapat hidup di rumah sederhana yang sama selama beberapa dekade, mengapa Anda merasa Anda harus hidup di atas kemampuan Anda? Bukan berarti tidak mampu untuk tinggal di tempat mewah di California Utara, Amerika Serikat, tetapi dirinya berupaya mempertahankan gaya hidup sederhana.

Baca juga : Mengenal Bahaya “Latte Factor” dalam Pengelolaan Keuangan

Bagaimana caranya? Tidak perlu peduli berapa banyak yang Anda hasilkan. Strateginya adalah menghabiskan lebih sedikit, dan mengurangi keinginan Anda. Hiduplah sesuai kemampuan Anda dan berkontribusi ke akun investasi setiap periode pembayaran. Bahkan jika Anda tidak menjadi sekaya Warren Buffett, Anda akan jauh lebih kaya daripada Anda menghabiskan semua uang yang Anda hasilkan.

8. Berinvestasi dalam Diri Anda

Berinvestasi dalam diri sendiri dapat berarti banyak hal berbeda. Jika Anda dapat maju dalam pekerjaan Anda melalui pendidikan, maka habiskan waktu, uang, dan upaya untuk mendapatkan sertifikat atau gelar. Jika bepergian ke konferensi berarti lebih banyak kontak dan klien tambahan, maka belanjakan uang itu. 


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Aug. 13, 2019, 4:28 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.