Pendapatan Premi Asuransi Umum Tumbuh 19 Persen di Kuartal I 2019

Pendapatan Premi Asuransi Umum Tumbuh 19 Persen di Kuartal I 2019

Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat pendapatan premi industri asuransi umum pada kuartal I 2019 mencapai Rp19,8 triliun, naik sebesar 19 persen dibanding periode yang sama di tahun lalu. Tren pertumbuhan itu terungkap dalam rilis yang diterima duitologi.com (21/9/2019) mengenai paparan kinerja industri asuransi umum dan reasuransi pada kuartal I 2019.

Berdasarkan paparan kinerja industri asuransi umum dan reasuransi pada kuartal I 2019, lini asuransi kendaraan bermotor mencatatkan premi senilai Rp4,74 triliun. Jumlah tersebut menurun 1,1 persen dibandingkan pencapaian kuartal I 2018 senilai Rp4,79 triliun.

Baca juga : Seberapa Penting Asuransi untuk Masa Depan Keluarga?

Ketua Bidang Statistik, Riset, Analisa, TI, & Aktuarial AAUI Trinita Situmeang menjelaskan, hasil awal tahun ini mengalami perlambatan jika dibandingkan dengan pencapaian kuartal I 2018. Pada awal tahun lalu, lini asuransi kendaraan bermotor tercatat tumbuh 16,9 persen dibandingkan dengan premi kuartal I 2017 senilai Rp4,1 triliun.

Pada lini asuransi properti berada di posisi terbesar kedua setelah asuransi kendaraan bermotor. Pembayaran premi asuransi properti tercatat sebesar Rp4,66 triliun pada kuartal I 2019. Jumlah tersebut meningkat 26,3 persen dibandingkan dengan kuartal I 2018 senilai Rp3,69 triliun.

Kontributor terbesar ketiga adalah lini asuransi kredit. Lini ini mencatatkan premi Rp3,19 triliun pada kuartal I 2019. Pencapaian tersebut meningkat sebesar 118,2 persen dibandingkan dengan premi kuartal I 2018 senilai Rp1,46 triliun.


Adapun, premi lini asuransi tanggung gugat atau liabitas pada kuartal I 2019 tercatat Rp842,46 miliar yang mengalami penurunan sebesar 10,9 persen dibandingkan dengan kuartal I 2018 senilai Rp945,58 miliar. Kemudian, lini asuransi rekayasa mencatatkan premi sebesar Rp543,2 miliar pada kuartal I 2019 atau turun 17,3 persen dibandingkan dengan kuartal I 2018 senilai Rp656,8 miliar.

Penurunan cukup besar terjadi pada lini asuransi penerbangan dengan premi sebesar Rp97,7 miliar pada kuartal I 2019. Penurunannya mencapai 45,2 persen dibandingkan dengan kuartal I 2018 senilai Rp178,3 miliar. Sementara untuk lini asuransi kargo naik tipis sebesar 1,3 persen.

Baca juga : Kapan Waktu yang Tepat untuk Memulai Asuransi Pendidikan Anak?

Berdasarkan data yang dikumpulkan AAUI penjualan kendaraan roda dua pada kuartal I 2019 tercatat 1,76 juta unit tumbuh 20,99 persen dibandingkan kuartal I 2018 yang mencapai 1,45 juta unit. Untuk penjualan kendaraan roda empat ini pada kuartal I 2019 tercatat 315.000 unit atau turun 4,61 persen dibandingkan kuartal I 2018 yang jumlahnya mencapai 330.000 unit.

Sementara itu, untuk klaim bruto pada kuartal I 2019 tercatat Rp8,4 triliun atau tumbuh 37,9 persen dibandingkan periode kuartal I 2018 yang nilainya mencapai Rp6,1 triliun. Penurunan klaim juga terjadi pada lini usaha asuransi tanggung gugat. Sedangkan sisanya mencatatkan peningkatan klaim pada kuartal I tahun 2019.

Adapun rasio klaim triwulan I 2019 tercatat sebesar 42,3 persen dibandingkan tahun lalu sebesar 36,5 persen. Hampir semua lini bisnis mencatat peningkatan loss ratio, kecuali untuk lini bisnis asuransi kredit dan kesehatan dengan kenaikan tertinggi terjadi pada penutupan asuransi energi sebesar 411,2 persen dibanding triwulan pertama tahun lalu.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
June 25, 2019, 2:01 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.