Baru Kerja dan Ingin Punya Rumah? Ikuti Cara-Cara Mudah ini

Baru Kerja dan Ingin Punya Rumah? Ikuti Cara-Cara Mudah ini

Pertama kali bekerja dan memiliki penghasilan sendiri tentu sangat membanggakan. Segala sesuatu yang dahulu harus meminta uang ke orangtua, kini bisa dibeli tanpa pikir panjang. Namun, apakah itu yang akan Anda lakukan?

Jika dikaitkan dengan tiga pilar dalam kehidupan primer, yaitu pangan, sandang dan papan. Umumnya pemenuhan pangan dan sandang merupakan yang terpenting dan mendesak untuk dipenuhi. Lalu, setelah keduanya sudah terpenuhi, yang menyusul kemudian adalah pemenuhan soal papan alias tempat tinggal.

Sewa, Kontrak atau Punya Rumah Sendiri?

Beberapa orang memilih untuk menyewa tempat tinggal seperti sewa rumah atau kamar kontrakan. Sementara sebagian lainnya berupaya untuk memenuhi target memiliki rumah sendiri Untuk yang terakhir ini tidak bisa diremehkan mengingat harga rumah dewasa ini sudah terbilang sangat mahal. banyak orang berupaya mewujudkan target tersebut dengan menyusun rencana dan strategi keuangannya sendiri.

Bagaimana dengan Anda? Semakin Anda merencanakannya sejak awal, maka akan semakin banyak pula waktu untuk mencapainya. Demikian juga dengan perencanaan soal pembelian rumah. Idealnya, rencana punya rumah sudah ditentukan sejak Anda pertama kali bekerja atau mempunyai penghasilanmu sendiri.

Baca juga : Pasangan Baru, Beli Rumah atau Mengontrak?


Agar Anda bisa lebih cepat punya rumah, intip beberapa cara mudah untuk mulai mengumpulkan down payment (DP) KPR untuk rumah idaman. Apa saja? Simak ulasannya sebagai berikut.

1. Buat rencana keuangan setiap bulan

Ada banyak anak muda yang menghambur-hamburkan gaji pertama mereka tanpa arah yang jelas. Sah-sah karena itu hasil jerih payah pertama Anda. Meski begitu, bukan berarti kesenangan saat ini mengaburkan perencanaanmu untuk masa depan, bukan?

Caranya, catat berapa total penghasilan, pengeluaran, dan berapa yang bisa ditabung. Di sini, Anda perlu menetapkan jumlah yang konsisten untuk setiap bulannya. Idealnya, sisihkan 10-30 persen untuk ditabungkan. Misal, Anda menabung 10 persen untuk kas dana darurat, 10 persen untuk dana pensiun dan 10 persen untuk dana membeli rumah.

Baca juga : Gaji Sebatas UMR Bisa Beli Rumah, Bagaimana Caranya?

2. Hitung proyeksi harga rumah

Harga rumah tergantung dari luas bangunan, luas tanah, hingga lokasi. Umumnya, rumah yang terletak di lokasi strategis akan dihargai dengan harga yang lebih tinggi. Setiap tahun harga rumah dan properti lainnya terus naik. Itulah sebabnya Anda perlu menentukan kapan waktu yang tepat untuk membeli rumah dan di mana lokasinya. 

3. Mulai lakukan investasi sejak dini

Untuk membeli rumah dibutuhkan dana yang teramat besar. Maka untuk mendapatkan sejumlah uang untuk (DP), banyak pihak menyarankan tidak hanya menabung tetapi juga berinvestasi sejak dini. Alokasikan sekitar 20-30 persen dari penghasilanmu untuk tabungan dan investasi. Saat ini sudah banyak tersedia beragam jenis investasi yang bisa dipilih. Ada emas batang, saham, reksa dana, hingga peer to peer (P2P) lending.


5. Cari pekerjaan dengan gaji tertinggi dan dapatkan sumber penghasilan lain

Anda perlu mengejar target pengumpulan uang, sehingga ada baiknya teruslah mencari dan mendapatkan pekerjaan yang pendapatannya paling besar. Bagaimana pun, gajimulah yang jadi penentu utama untuk mewujudkan rencana Anda pembelian rumah ini. Sehingga semakin besar penghasilanmu, maka akan makin besar pula peluang untukmu disegerakan membeli rumah.

Jika kondisi itu belum didapat, ada opsi alternatifnya, yaitu Anda bisa menambah penghasilan dengan mencari pekerjaan tambahan hingga menjalankan bisnis sampingan. Terpenting adalah tingkatkan pundi-pundi uang dan bujet yang ada untukmu membeli rumah dengan segera.

5. Jaga rasio utang

Poin ini juga tidak kalah penting. Anda perlu mempertimbangkan rasio utang agar keuangan Anda tetap sehat dan tidak bangkrut. Jadi jangan sampai beban keuangan semakin bertambah banyak dengan berbagai cicilan utang yang harus dilunasi plus target tabungan yang harus dipenuhi. Apabila ternyata saat ini Anda masih mempunyai utang, alangkah baiknya jika hal itu segera dilunasi terlebih dahulu.

Baca juga : Pilih Rumah Baru atau Rumah Bekas?

6. Cerdas berbelanja dan hidup hemat

Apakah Anda termasuk tipe orang yang menghabiskan uang tanpa pertimbangan matang dan perhitungan jelas? Jika ya, sadarilah hal ini dapat menghalangimu dari perwujudan cita-cita Anda sendiri. Berubahlah dan bentuk kebiasaan baru yang lebih mendukung perwujudan rencana tersebut.

Selain itu, ingatlah pola hidup hemat dan sederhana dapat membebaskanmu dari sejumlah masalah finansial di masa depan. Jadi, biasakanlah untuk selalu hidup hemat. Hindari cara belanja yang impulsif dan spontan. Sebaliknya selalu buat daftar belanja sebelum menggunakan uang yang berharga.

Jadi, memiliki perencanaan keuangan jangka panjang adalah salah satu kunci untuk mendapatkan rumah impianmu, Mulai kembangkan kebiasaan-kebiasaan berhemat, lakukan investasi sejak dini, dan belanja cerdas. Pengelolaan keuangan yang baik akan menghasilkan alokasi dana yang cukup untuk membeli rumah yang Anda idamkan. 


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
June 11, 2019, 3:52 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.