Stop Jajan Kopi Sebulan, Lihat Apa yang Bisa Didapatkan

Stop Jajan Kopi Sebulan, Lihat Apa yang Bisa Didapatkan

Hangout bersama teman di coffee shop bisa dikatakan sudah menjadi bagian gaya hidup masyarakat urban seperti milenial. Meskipun terlihats sederhana dan simpel, namun jangan salah. Beberapa kebiasaan sehari-hari yang tanpa perhitungan malah bisa membuat Anda boros dalam pengeluaran seperti jajan kopi di siang atau sore hari.

Memang benar bahwa menyeruput secangkir kopi panas baik di pagi maupun tengah hari bisa menjaga agar tetap produktif menjalankan aktivitas. Kisaran harga kopi pun saat ini kian beragam mulai dari Rp15.000 sampai Rp50.000 per gelasnya. Jika tidak sempat ke coffee shop, tidak jarang juga yang memesan lewat ojek online.

Baca juga : Mengenal Bahaya “Latte Factor” dalam Pengelolaan Keuangan

Mulai sekarang stop kebiasaan boros jajan kopi setiap hari. Untuk mengetahui seberapa besar uang yang dihabiskan untuk jajan minuman kopi, kakukan dalam waktu dalam sebulan dahulu. Lihat, seberapa besar penghematan yang bisa Anda lakukan dan bisa dialihkan untuk kebutuhan penting lain?

Pengeluaran Jajan Kopi yang Cukup Besar 

Seperti yang sudah diungkapkan sebelumnya, kisaran harga kopi yang ditawarkan adalah Rp15.000 sampai Rp 50 ribu per gelasnya. Ditambah lagi, dengan biaya ongkos kirim minimal Rp7.000 apabila Anda memesan lewat ojek online. Semakin jauh jarak yang harus ditempuh, maka semakin mahal biayanya. Sehingga biaya total untuk sekali minum kopi bisa mencapai Rp22.000 hingga Rp60.000. Cukup mahal bukan?


Apabila dihitung, selama sebulan Anda akan kurang lebih mengeluarkan uang sebesar Rp750.000. Ini diasumsikan apabila per harinya biaya kopi menelan dana sebesar Rp25.000. Wah, padahal uang sebesar itu sangat mungkin dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup lainnya yang tidak kalah penting.

Alokasikan ke Tempat Lain

Ada baiknya, uang yang biasa Anda belanjakan untuk jajan kopi tersebut dimanfaatkan untuk hal-hal berikut Ini.

1. Berlibur

Penghematan dari jajan kopi ini bisa Anda alokasikan untuk uang liburan. Anda bisa liburan dengan biaya Rp750.000 sampai Rp900.000 di dalam atau luar kota sudah bisa terpenuhi. Jadi dengan kata lain, tabungkan sehari minimal Rp25.000 selama sebulan demi untuk memenuhi kebutuhan berlibur.

Baca juga : Generasi Boleh Milenial, Tapi Keuangan Jangan Bokek

2. Mentraktir keluarga makan

Uang jajan kopi juga bisa Anda gunakan untuk mentraktir orangtua atau keluarga makan bersama. Selama pilihan menunya tetap ekonomis, budget Rp750.000 tentu lebih dari cukup untuk mentraktir mereka. Dengan stop jajan kopi dari coffee shop selama sebulan, Anda sudah bisa bersenang-senang bersama orangtua dan keluarga.


3. Mencicil kendaraan bermotor

Stop jajan kopi dan gunakan uangnya untuk mulai mengumpulkan DP atau cicilan kendaraan bermotor setiap bulan. Saat ini sudah banyak tersedia penawaran cicilan motor yang murah dan mudah. Hanya dengan membayar ratusan ribu rupiah, Anda bisa langsung membawa pulang motor baru yang bukan hanya bermanfaat untuk digunakan sendiri tapi juga untuk menghasilkan uang.

Baca juga : Mengenal Filosofi, Etos Kerja dan Prinsip Sukses Pengusaha Tionghoa

4. Menambah tabungan dan investasi

Anda bisa menyisihkan uangnya saat “berpuasa” minum kopi di coffee shop untuk menambah jumlah tabungan atau investasi. Dengan berinvestasi dengan tepat, Anda bisa mendapatkan uang lebih banyak lagi di masa depan. Saat ini sudah tersedia beragam pilihan untuk instrumen investasi seperti emas, saham, sampai P2P Lending. Investasi lain yang bisa dilakukan adalah mencoba tabungan emas, saham hingga reksa dana. Dengan bermodalkan Rp750.000, Anda bisa mendapatkan uang jutaan hingga puluhan juta rupiah.

Demikianlah beberapa alokasi yang dapat Anda lakukan dengan uang penghematan dari ‘berpuasa’ minum kopi dari coffee shop. Apabila Anda masih ingin ngopi ada baiknya jika tidak terlalu sering dilakukan dan alokasikan dananya untuk kebutuhan lain.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
May 28, 2019, 11:39 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.