Bank DBS Jalin Joint Financing dengan Home Credit

Bank DBS Jalin Joint Financing dengan Home Credit

Harus diakui, masih banyak penduduk Indonesia yang yang belum terjangkau produk bank (unbanked population). Salah satu penyebabnya adalah masih terbatasnya akses pinjaman ke institusi finansial. Melihat hal itu, Bank DBS Indonesia bersama Home Credit Indonesia berupaya memberikan solusi keuangan bagi masyarakat yaitu menyediakan pinjaman dengan skema Joint Financing.

Director Consumer Banking Group PT Bank DBS Indonesia Wawan Salum melihat, kesenjangan angka unbanked population yang masih mencapai 38 persen disebabkan terbatasnya akses pinjaman ke institusi finansial. Sementara di sisi lain, pesatnya industri fintech di Indonesia yang dipicu tingginya pengguna smartphone yang sudah mencapai 60 persen sebagai kesempatan untuk melayani masyarakat dengan solusi digital.

Baca juga : Apa Bedanya Pinjaman Dana Tunai UMi dan KUR

Melalui strategi ecosystem, DBS membangun kerja sama dengan Home Credit Indonesia untuk menyediakan solusi keuangan bagi masyarakat yaitu menyediakan pinjaman dengan skema Joint Financing. “Ketika mengajukan pinjaman di Home Credit, nasabah juga dapat membuka rekening digibank by DBS secara bersamaan melalui program digibank bundling,” kata Wawan dalam rilis yang diterima duitologi.com (9/5/2019).

Joint Financing merupakan bentuk kerja sama antara industri perbankan dengan perusahaan multifinance. Bank DBS dan Home Credit Indonesia memberikan pembiayaan bersama atas fasilitas kredit yang disalurkan kepada pelanggan Home Credit Indonesia dengan porsi pembiayaan, syarat, dan kondisi yang telah ditentukan dalam menyalurkan pembiayaan kepada end user.

Baca juga : Untung Rugi Membuka Usaha dari Modal Pinjaman

Pada saat mengajukan pembiayaan di Home Credit untuk barang-barang impian seperti gadget, smartphone, furniture, barang-barang elektronik dan laptop, calon pelanggan juga dapat membuka rekening digibank by DBS lewat program bundling yang ditawarkan. Prosesnya pun dilakukan secara bersamaan, dengan proses aplikasi 100 persen paperless, penandatanganan kontrak secara online, dan waktu persetujuan atau penolakan hanya sekitar tiga menit saja.


Dengan memiliki rekening digibank by DBS, pelanggan dapat menikmati seluruh keuntungan dari rekening digibank by DBS seperti transfer gratis ke bank mana saja, tarik tunai di semua ATM, hingga berbagai kemudahan pembelian e-voucher, top up berbagai e-wallet, dan pembayaran tagihan bulanan melalui fitur Bayar Beli digibank by DBS.

CEO PT Home Credit Indonesia Jaroslav Gaisler menuturkan, pihaknya berkomitmen untuk mengubah cara dunia berbelanja dan menjadikan apa yang diinginkan konsumen dalam jangkauan. “Kami percaya, melalui kemitraan strategis dengan digibank by DBS akan semakin mempermudah akses masyarakat ke perbankan dan memberikan pengalaman belanja yang mudah dan cepat,” ucapnya.

Baca juga : Terlilit Utang Kartu Kredit? Lakukan Cara ini

Kerja sama strategis ini bukan hanya memberikan solusi keuangan yang mudah, cepat dan aman untuk masyarakat yang belum memiliki akses perbankan, namun juga memberikan pengalaman perbankan sederhana untuk pelanggan Home Credit Indonesia melalui digibank by DBS.

Berdasarkan data dari World Bank (2017), masih terdapat lebih dari 38 persen dari total 250 juta penduduk atau lebih dari 95 juta penduduk Indonesia yang belum terjangkau produk bank (unbanked population) dan hanya 17 persen penduduk dewasa di Indonesia yang mendapatkan pinjaman langsung dari institusi finansial. Akan tetapi di sisi lain, data dari We Are Social menyatakan bahwa pada Januari 2019 pengguna smartphone telah mencapai 60 persen dari total populasi di Indonesia.

Baca juga : Modalku Sediakan Pinjaman Peer-to-Peer Lending untuk UMKM

Kesenjangan tersebut diisi oleh industri keuangan berbasis teknologi (fintech) yang ditunjukkan dengan semakin menjamurnya perusahaan fintech di Indonesia, di mana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberi lisensi kepada 106 fintech berbasis pinjaman per 5 April 2018. Melihat hal tersebut, Bank DBS Indonesia sebagai peraih World’s Best Digital Bank 2018 melalui strategi Ecosystem, yaitu strategi menjangkau dan melayani masyarakat melalui kerja sama dengan Home Credit Indonesia, perusahaan pembiayaan berbasis teknologi global dengan lebih dari 3,6 juta pelanggan di seluruh Indonesia.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
May 14, 2019, 9:52 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.