Tips Memilih Mobil Bekas Berkualitas untuk Mudik Lebaran

Tips Memilih Mobil Bekas Berkualitas untuk Mudik Lebaran

Memang sangat senang jika mudik Lebaran bersama keluarga tercinta. Terlebih jika mudik tersebut menggunakan mobil pribadi. Namun bagi Anda yang berniat membeli mobil, ada dua pilihan, yaitu membeli mobil baru atau bekas. Jika kemampuan Anda saat ini untuk membeli mobil bekas, tidak apa-apa. Asalkan mobil bekas yang akan dibeli punya kualitas yang masih baik.

Memang setiap menjelang bulan suci Ramadan dan hari raya Lebaran, permintaan terhadap kendaraan meningkat. Bukan hanya mobil baru, tetapi mobil bekas pun mengalami lonjakan penjualan. Mobil bekas masih menjadi pilihan terbaik kebanyakan orang untuk memiliki mobil dengan budget yang minim.

Baca juga : Bingung Pilih Mobil Baru atau Bekas? Pertimbangkan 5 Hal ini

Nah, bila Anda ingin membeli mobil bekas untuk keperluan mudik Lebaran 2019, Anda membutuhkan ketelitian lebih untuk mendapatkan mobil bekas dengan kualitas terbaik. Berikut ini tips singkat sebelum Anda membeli mobil bekas.

Cek Harga Pasaran

Sebelum mengambil keputusan membeli mobil, sebaiknya Anda terlebih dahulu mengecek harga pasaran. Hal tersebut sebagai acuan Anda saat memilih mobil. Saat pengecekan harga yang perlu dilihat adalah harga rata-rata untuk mobil dengan tipe yang sama. Anda jangan pernah terpengaruh harga yang murah, karena mungkin saja kondisi mobil kurang bagus. Setelah mengetahui harga pasaran, barulah Anda sesuaikan dengan budget yang dimiliki untuk menentukan tahun dan tipe mobil yang akan dibeli.


Cek Fisik Mobil

Anda juga harus memeriksa fisik mobil dengan seksama. Mulai dari bagian eksterior hingga interior mobil. Bila Anda ingin mengetahui kondisi bodi mobil tersebut, apakah pernah mengalami tabrakan parah atau tidak, maka Anda bisa mengecek bagian bodi di ruang mesin perhatikan lekukan, warna cat, dan keasliannya. Sementara untuk interior mobil, periksa dashboard, kaca, plafon dan bagian lantainya. Cek juga kolong mobil dari kebocoran air atau oli, dan kebocoran di sekitar kolong mesin dan transmisi.

Hidupkan Mesin Mobil

Hidupkan mesin mobil sambil membuka kap mesin. Lihat dengan seksama kondisi mesinnya. Apakah mesin mobil tampak kotor, berdebu, atau justru dirawat dengan baik. Kemudian hidupkan mesin mobil selama kurang kebih selama lima menit, matikan sebentar, lalu starter kembali. Dengarkan suara mesin saat di-starter dan saat mesin sudah panas. Apakah ada perbedaan atau tidak. Jika suara mesin mobil terdengar kasar ketika sudah panas, sebaiknya cari mobil yang lain.

Lakukan Test Drive

Mintalah ijin kepada penjual untuk melakukan test drive untuk mengetahui kondisi mobil saat jalan. Pilihlah jalan yang bervariasi, ada belokan, jalan bergelombang atau berlubang, dan jalan bebas hambatan, untuk mengetahui kondisi mobil sebenarnya. Rasakan perpindahan gigi, pengereman, handling dari setir, dan rasakan kinerja suspensinya. Apabila penjual keberatan untuk melakukan test drive, ada kemungkinan penjual mencoba menutupi kondisi kendaraan yang sebenarnya.

Baca juga : Kerusakan Mobil yang Disengaja, Apakah Diganti Asuransi Kendaraan?


Cek Dokumen

Anda harus mengecek keabsahan dokumen mobil. Cek kesesuaian antara nomor mesin dan rangka mobil dengan yang tertera di Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Bila Anda merasa ragu, mintalah penjualnya untuk bersama-sama mendatangi kantor Samsat terdekat untuk mengecek keaslian STNK dan BPKB.

Hal ini untuk menghindari kasus STNK dan BPKB aspal (asli tetapi palsu) yang nantinya akan menimbulkan masalah saat Anda memperpanjang masa berlaku STNK atau mobil hendak dijual kembali. Pastikan juga faktur pembelian tersedia untuk mempermudah proses balik nama kendaraan.

Jangan Malu Meminta Bantuan

Jika Anda kurang memahami mengenai seluk-beluk mobil, mintalah bantuan teman atau keluarga yang lebih paham untuk menemani Anda sehingga dapat memberi masukan atau saran. Pendamping juga akan membantu Anda memberi pertimbangan mobil yang akan dipilih. Adanya pendamping ini bertujuan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti hipnosis atau pemaksaan saat bertransaksi.

Baca juga : Pahami 5 Hal ini Sebelum Perpanjang Asuransi Mobil

Sebagai calon pembeli, Anda memang harus sabar, teliti dan penuh pertimbangan sebelum memutuskan mobil yang akan dibeli. Menjelang mudik Lebaran 2019, kebutuhan mobil seken atau bekas pasti meningkat. Sayangnya, kondisi tersebut sering dimanfaatkan oleh orang jahat untuk melakukan praktik curang. Lantaran terburu-buru membeli mobil bekas untuk dipakai sebagai kendaraan mudik, banyak yang tertipu dengan tampilan mobil bekas yang terlihat seperti baru, padahal kualitasnya sangat buruk.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
May 9, 2019, 12:46 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.