Kapan Waktu yang Tepat Membeli Rumah?

Kapan Waktu yang Tepat Membeli Rumah?

Memiliki rumah sendiri adalah idaman semua orang. Namun, melihat harga hunian seperti landed house dan apartemen yang terus naik, membuat banyak orang mulai ragu, apakah mampu untuk memiliki rumah sendiri. Tanpa disadari keinginan itu hanya menjadi angan-angan. Usia semakin bertambah, tanpa diiringi kemampuan membeli atau mencicil rumah sendiri.

Banyak orang bertanya, pada usia berapa sebaiknya seseorang itu memberanikan diri untuk membeli atau mencicilan rumah? Senior Associate Director at Colliers International Indonesia Aldi Garibaldi mengungkapkan, sebenarnya tidak ada batasan usia yang ideal untuk memiliki rumah sendiri. Batasan itu ada pada kemampuan seseorang untuk mewujudkan keinginan miliki rumah.

“Batasan itu ada jika sudah berkecukupan sudah layak memiliki rumah alias hunian. Tidak ada batasan umur. Namun, biasanya batasan itu muncul dari pihak bank yang akan melihat profil si peminjamnya,” kata saat acara Colliers Press Luncheon Q1 2019 pada 2 April 2019.

Baca juga : Berapa Cicilan Rumah yang Pas untuk Gaji UMR?

Aldi menjelaskan secara detail, batasan yang diberikan bank tersebut dilihat dari rentang waktu (tenor) pelunasan cicilan rumah dengan masa pensiun seseorang. sebagai contoh, kredit kepemilikan rumah bisanya rentang proses pelunasan cicilan bisa mencapai 10-15 tahun. Skema ini bisa jadi salah satu alternatif yang diambil untuk bisa memiliki rumah.

“Tenor KPR 10-15 tahun ini akan disesuaikan dengan usia pensiun seseorang, misalnya 60 tahun. Maka, jika kaitan kedua hal itu, pada usia maksimal 40 tahun sudah harus memiliki rumah,” terang Aldi. Meskipun demikian, Aldi menekankan, pada rentang usia 40 tahun itu yang harus memiliki rumah ini tidaklah mengikat atau tidak berlaku secara umum. Sebab, ada kecenderungan orang pada posisi ini lebih memilih menyewa rumah dibandingkan membeli rumah sendiri.


Penyataan Aldi sesuai dengan situs realestate.com.au yang memaparkan tidak ada waktu yang tidak tepat membeli rumah dan tidak ada istilah terlalu muda atau terlalu tua. Membeli hunian kembali kepada keadaan personal seseorang.

Membeli ketika butuh adalah ide yang tepat. Ide itu bisa muncul karena adanya kebutuhan akan masa depan seperti menikah, berkeluarga, dan memiliki anak yang menjadi faktor terbesar untuk membeli rumah. “Hal yang harus diperhatikan adalah jangan pernah memilih atau membeli karena apa yang dikatakan orang. Jika siap membeli, maka belilah hari ini,” tulis laman tersebut.

Baca juga : Beli Rumah Over Kredit, Apa Untung Ruginya?

Selain faktor pendorong tersebut, keputusan membeli rumah adalah keputusan jangka panjang. Bahkan naik atau turunnya harga properti bisa tidak menjadi masalah. Ketika sudah menemukan lokasi yang tepat, Anda harus melakukan riset sebelum membeli.

Hal lain yang harus diperhatikan saat akan membeli rumah adalah pendapatan yang stabil dan teratur, baik saat ini dan di masa mendatang. Dengan pendapatan yang stabil, akan mempermudah akses pinjaman ke perbankan. Jadilah realistis dan jujur dengan anggaran yang dimiliki dan pilihlah hunian yang sesuai dengan bujet, sehingga tidak akan memberatkan nantinya jika membeli rumah dengan metode pembayaran cicilan.

Baca juga : Pasangan Baru, Beli Rumah atau Mengontrak?

Sebagaimana yang biasa didengar, tidak ada kata terlambat untuk memulai, tidak akan ada juga kata "terlalu cepat" untuk mewujudkan cita-cita memiliki sebuah rumah. Untuk memiliki rumah sendiri saat ini memang membutuhkan keberanian dan pengembilan keputusan yang tepat. Bahkan banyak sekali pelajaran dari kondisi yang sedikit "memaksakan diri" untuk membeli rumah, tetapi pada akhirnya berbuah manis bagi kehidupan mereka.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
May 9, 2019, 8:49 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.