Mengenal Filosofi, Etos Kerja dan Prinsip Sukses Pengusaha Tionghoa

Mengenal Filosofi, Etos Kerja dan Prinsip Sukses Pengusaha Tionghoa

Orang Tionghoa selalu sukses dalam berusaha. Terutama dalam berbisnis, itu karena mereka selalu bekerja keras dan memang teguh falsafah yang diwarisi dari nenek moyang mereka. Kesuksesan orang Tionghoa, selain menjaga kejujuran dan dikenal sangat bekerja keras dalam berusaha.

Orang Tionghoa biasanya mendapat pelajaran bisnis dari orangtua yang telah memiliki banyak pengalaman berbisnis. Mereka sangat memegang teguh prinsip dari lelulur. Terutama dalam berbisnis harus selalu jujur dan tidak boleh curang dalam bersaing. 

Filosofi Orang Tionghoa

Seperti  yang dilansir di laman pesona.co.id, pakar marketing Hermawan Kartajaya dari Mark Plus Inc, ada tiga nilai tradisi yang dipegang teguh oleh orang Tionghoa yang ikut mendukung kesuksesan mereka sebagai pebisnis. Berikut adalah beberapa falsafah yang dapat dicontoh:

1. Quang-Shi

Filosofi ini terkait hubungan yang sangat erat antar orang Tionghoa. Ketika yang satu terlilit masalah, maka yang lain akan ikut membantu. Selama orang yang diberi bantuan berlaku jujur dan tidak berbuat curang, maka teman atau saudaranya akan tetap membantu, meskipun dia sudah 2-3 kali bangkrut. Namun, jika sekali saja dia berbuat curang dan bohong, maka kerabatnya akan berhenti menolong. 

Baca juga : 4 Poin Terpenting dalam Mengelola Manajemen Bisnis


2. Wei-Chi

Filosofi ini memiliki dua makna, yaitu 'wei' artinya bahaya dan 'chi' artinya kesempatan. Jadi setiap kali terjadi krisis, ada dua tindakan yang harus dilakukan, yaitu melepaskan diri dari bahaya dan meraih kesempatan. Orang Tionghoa selalu berpikir positif dalam menghadapi krisis dengan mengedepankan peluang yang ada dibandingkan sibuk memikirkan kendalanya. Jadi mereka akan berusaha sekuat tenaga tanpa mengeluh untuk meraih kesempatan itu, sekecil apa pun. 

3. Mian-Zi

Arti harfiahnya adalah muka. Orang Tionghoa memegang prinsip, apa pun yang terjadi jangan sampai ‘kehilangan muka’ alias harga diri. Misalnya, ia punya utang dan sudah jatuh tempo. Jika tidak punya uang tunai, mereka rela menjual asetnya untuk melunasi utang tersebut daripada harus kehilangan harga diri.

Etos Kerja dan Prinsip Sukses 

Warga keturunan Tionghoa di Indonesia banyak yang sukses mengukir prestasi cemerlang di bidang masing-masing. Mereka sekaligus membuktikan, warga keturunan ini tak hanya bisa sukses sebagai pedagang.

Baca juga : Ini 7 Tips Mudah Memulai Bisnis Online

Seperti yang dilansir di laman femina.co.id, berikut ini empat prinsip yang dipegang teguh orang Tionghoa dalam mengejar kesuksesan hidup. Kumpulan etos kerja yang hebat dan pantas ditiru sebagai berikut:

1. Bekerja dan bekerja

Orang Tionghoa memegang pedoman hidup, yaitu bekerja dan menghasilkan suatu karya adalah salah satu cara untuk membuktikan kepada dunia tentang keberadaan diri kita. 


2. Berpikir untuk tiga keturunan

Berlaku hemat, tapi bukan pelit. Alasan orang Tionghoa berhemat adalah agar tidak menyusahkan orang lain. Apabila tidak bisa menghasilkan uang banyak, mereka tidak mau menghabiskan harta dalam jumlah besar agar orang lain tidak perlu sampai terbebani oleh utangnya. Kebiasaan berhemat pun dimanfaatkan guna memupuk modal untuk mengembangkan usaha. 

4. Tidak pernah menyerah

Setiap orang harus mau berusaha untuk mencapai sesuatu. Kalau menemukan masalah, jangan lekas menyerah dan berusahalah mencari solusinya. Kemudian, maju lagi menuju tujuan semula.

Baca juga : Trik Meningkatkan Omzet Penjualan di Bulan Ramadan

5. Menguasai bisnis dari hulu ke hilir

Meski cara yang biasa ditempuh pengusaha Tionghoa ini secara ilmu ekonomi bisa berbahaya karena rawan terjadi praktik monopoli, Anda bisa mengambil sisi positifnya. Misalnya, sebagai pegawai, Anda juga bisa menerapkan tips ini dengan cara mengenal dan (kalau bisa) menguasai seluruh pekerjaan yang berkaitan dengan posisi Anda di kantor.

Falsafah, etos kerja, dan prinsip sukses orang Tionghoa ini bisa menjadi dorongan agar Anda tidak pernah lelah untuk berkarya dan berusaha. Bukan hanya itu, berhemat dan hidup sederhana juga menjadi pelajaran berharga yang bisa Anda petik dari gaya hidup mereka. Tidak heran, jika orang Tionghoa bisa kaya raya. 


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
April 30, 2019, 2:51 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.