Apa Keuntungan dan Risiko Investasi Obligasi?

Apa Keuntungan dan Risiko Investasi Obligasi?

Selain saham, ada instrumen lain di pasar modal seperti obligasi. Secara sederhana, obligasi adalah surat utang berharga dalam mata uang rupiah maupun valuta asing yang dijamin pembayaran bunga dan pokoknya oleh Negara Republik Indonesia. Namun, untuk terjun dalam investasi obligasi, ada banyak hal yang harus dipahami dan tidak bisa dilakukan dalam sekejap.

Setiap instrumen investasi pasar modal mempunyai tingkat keuntungan dan risiko yang berbeda. Begitu pula dengan obligasi. Sebagai sebuah instrumen investasi, obligasi juga memiliki keuntungan dan tingkat risiko yang harus Anda ketahui sebelum memutuskan untuk berinvestasi obligasi.

Keuntungan Obligasi

Obligasi termasuk investasi yang menguntungkan. Adapun beberapa keuntungannya antara lain:

1. Aman

Pembayaran kupon atau imbalan dan pokok sampai dengan jatuh tempo dijamin oleh Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2002 atau Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 dengan dana yang disediakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) setiap tahunnya.

Baca juga : Inilah Lima Jenis Obligasi yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia

2. Kupon atau imbalan kompetitif

Pada saat diterbitkan (pasar perdana), kupon atau imbalan ditawarkan lebih tinggi dibandingkan rata-rata tingkat bunga deposito dari bank-bank BUMN.

3. Kupon atau imbalan tetap

Kupon atau imbalan dengan tingkat bunga tetap sampai pada waktu jatuh tempo dibayarkan secara berkala.

4. Mudah dan likuid

Dapat diperdagangkan di pasar sekunder dengan mekanisme bursa efek atau transaksi di luar bursa (over the counter).

5. Potensi keuntungan (capital gain)

Berpotensi memperoleh capital gain bila obligasi dijual pada harga yang lebih tinggi dibanding harga beli setelah memperhitungkan biaya transaksi di pasar sekunder.

Baca juga : Ingin Investasi Saham, Kenali Dulu Keuntungan dan Risikonya


Risiko Obligasi

Selain keuntungan, ada beberapa risiko juga yang perlu Anda perhatikan dalam investasi obligasi. Risiko-risiko tersebut antara lain:

1. Risiko gagal bayar

Risiko gagal bayar adalah risiko di mana investor tidak dapat memperoleh pembayaran dana yang dijanjikan oleh penerbit pada saat produk investasi jatuh tempo. Meski demikian, obligasi negara tidak mempunyai risiko gagal bayar karena undang-undang menyatakan bahwa negara menjamin pembayaran kupon atau imbalan dan pokok obligasi negara sampai dengan jatuh tempo dengan dana yang disediakan APBN setiap tahunnya.

2. Risiko pasar

Risiko pasar adalah potensi kerugian (capital loss) bagi investor akibat faktor-faktor yang memengaruhi kinerja keseluruhan dari pasar keuangan, antara lain perubahan suku bunga, perubahan ekonomi dan kondisi politik yang tidak stabil. Selain itu, kerugian juga dapat terjadi apabila investor menjual obligasi di pasar sekunder sebelum jatuh tempo pada harga jual yang lebih rendah dari harga belinya.

Baca juga : Mari Berkenalan dengan Perusahaan Sekuritas dan Manajer Investasi

Risiko pasar dalam investasi obligasi ini dapat dihindari apabila pembeli obligasi di pasar perdana tidak menjual obligasi sampai dengan jatuh tempo dan hanya menjual obligasi jika harga jualnya (pasar) lebih tinggi daripada harga beli setelah dikurangi biaya transaksi. Pada saat harga pasar turun, pemilik obligasi tetap mendapat kupon setiap bulan sampai jatuh tempo dan tetap menerima pelunasan pokok sebesar 100 persen ketika produk investasi (obligasi) jatuh tempo.

3. Risiko likuiditas

Risiko likuiditas (liquidity risk) dapat terjadi apabila pemilik obligasi membutuhkan dana dalam waktu cepat tetapi surat obligasi tidak dapat dijual pada harga yang wajar. Risiko ini dapat dihindari karena obligasi negara dapat dijadikan sebagai agunan.

Dengan mengetahui dan memahami potensi keuntungan dan risiko dari investasi obligasi, maka Anda bisa menentukan apakah investasi ini cocok untuk Anda atau tidak. Jika tertarik, langkah selanjutnya adalah memahami jenis-jenis obligasi yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
April 11, 2019, 1:50 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.