Memahami Siklus Keuangan Masa Lansia dengan Dana Pensiun

Memahami Siklus Keuangan Masa Lansia dengan Dana Pensiun

Menyiapkan dana pensiun merupakah langkah baik agar masa lansia terasa lebih tenang dan bahagia. Seiring menyiapkan dana tersebut, Anda juga harus mengetahui apa yang dimaksud masa lansia. Dilansir dari sikapiuangmu.ojk.go.id, masa lansia merupakan waktu ketika kita sudah mulai mendekati usia pensiun dan ketika telah masuk usia pensiun sehingga tidak lagi bekerja. 

Sebelum Pensiun

Pada masa lansia sebelum pensiun, umumnya perekonomian keluarga telah mencapai atau melewati puncak kemapanan. Hal ini biasanya memiliki ciri sebagian anak-anak dalam keluarga telah menyelesaikan pendidikannya, cicilan rumah telah lunas, dan sebagainya.

Kebutuhan keuangan tidak terhenti pada tahap ini, karena kebutuhan dana untuk kesehatan dan dana pensiun masih tinggi. Selain itu, kebutuhan dan keinginan untuk berinvestasi juga masih tinggi. Hal ini disebabkan telah tersedianya dana tabungan yang dapat diinvestasikan agar memberikan hasil yang lebih baik untuk keperluan pensiun, menambah dana pendidikan anak, dan mungkin untuk menyediakan bekal atau hadiah untuk anak yang akan mendekati usia pernikahan.

Baca juga: Jangan Salah Memilih Perusahaan Pengelola Dana Pensiun

Produk-produk keuangan seperti tabungan, deposito bank, reksadana dan asuransi unitlink merupakan portofolio investasi yang dapat dipilih. Di usia pensiun, Anda dapat memilih instrumen investasi dengan risiko lebih rendah seperti deposito bank dan portofolio investasi berisi obligasi dan dana pasar uang dengan komposisi saham yang tidak terlalu besar (dana campuran).

Produk asuransi kesehatan diperlukan karena dengan menuanya usia seseorang, risiko penyakit kritis lebih besar ketimbang usia lebih muda. Produk asuransi kematian diperlukan untuk dapat menyediakan warisan berbentuk tunai bagi keluarga yang ditinggalkan.

Produk keuangan yang mungkin dibutuhkan pada hari tua awal ini adalah tabungan, deposito, asuransi jiwa, asuransi kesehatan, reksa dana, obligasi ritel (ORI), saham, dan dana pensiun. Dana pensiun bisa berasal dari yang disediakan perusahaan maupun dari Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Pada masa ini, porsi pada produk investasi lebih mengutamakan aspek keamanan dana dan menurunkan potensi risiko perubahan harga seperti saham.


Masa Pensiun

Di awal usia pensiun, biasanya anak-anak telah menyelesaikan studinya dan telah bekerja, sehingga Anda dapat dikatakan telah mandiri secara finansial. Hal yang perlu dipersiapkan adalah memaksimalkan atau mengakumulasi dana investasi yang ada, sehingga dapat digunakan di kemudian hari untuk mendanai keperluan sehari-hari di saat kita kurang atau tidak produktif.

Proteksi terhadap penyakit kritis maupun kematian juga merupakan hal yang sangat penting untuk dipersiapkan, sehingga pada masa ini kita tidak perlu membebani anak-anak atau keluarga yang lain. Pentingnya perencanaan pensiun secara dini sangat penting, sehingga diharapkan pada saat memasuki tahap masa pensiun ini tersedianya pendapatan maupun modal yang memadai untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Apabila memungkinkan, seseorang di usia pensiun ini sudah mempunyai pendapatan dan aset yang cukup besar, serta pertumbuhannya dapat melawan besarnya tingkat inflasi. Produk-produk investasi seperti deposito bank, reksa dana dan asuransi unit link merupakan portofolio investasi yang dapat dipilih.

Baca juga: 9 Kesalahan Pengelolaan Keuangan yang Harus Dihindari di Usia 40-an

Di usia pensiun, Anda dapat memilih instrumen investasi dengan risiko lebih rendah seperti deposito bank dan portofolio investasi berisi obligasi dan dana pasar uang dengan komposisi saham yang tidak terlalu besar (dana campuran) atau portofolio keseluruhannya berisi obligasi dan pasar uang.

Produk asuransi kesehatan diperlukan karena dengan menuanya usia seseorang, risiko penyakit kritis lebih besar ketimbang usia lebih muda. Produk asuransi kematian diperlukan untuk dapat menyediakan warisan berbentuk tunai bagi keluarga yang ditinggalkan. Produk keuangan yang diperlukan hampir sama dengan produk keuangan pada periode sebelumnya.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
April 4, 2019, 3:12 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.