Mari Berkenalan dengan Perusahaan Sekuritas dan Manajer Investasi

Mari Berkenalan dengan Perusahaan Sekuritas dan Manajer Investasi

Pasar modal bagi sebagian besar orang masih terbilang asing sebagai sarana pilihan investasi. Kesan sulit dan rumit dalam investasi di pasar modal membuat tidak banyak orang meliriknya. Padahal, pasar modal seperti layaknya sebuah pasar yang menjadi tempat mempertemukan penjual dan pembeli serta memperjual belikan instrumen-instrumen pasar modal.

Instrumen pasar modal yang biasa diperjualbelikan di antaranya adalah saham, obligasi, reksadana, surat utang negara dan surat berharga lain. Untuk bisa berinvestasi saham maupun obligasi di pasar modal, Anda harus melalui perantara perusahaan efek. Oleh karena itu, mari mengenal Perusahaan Efek lebih dalam.

Laman resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjelaskan, perusahaan efek adalah pihak yang telah mendapatkan izin dari OJK untuk melakukan kegiatan usaha sebagai perantara pedagang efek (broker-dealer), penjamin emisi efek (underwriter), dan Manajer Investasi. Perusahaan efek dapat melakukan salah satu kegiatan usaha, namun dapat juga melakukan ketiganya bersamaan. Secara umum, perusahaan efek dibagi menjadi dua jenis, yaitu perusahaan sekuritas dan manajer investasi.

Pasar Sekuritas

Perusahaan Sekuritas sendiri adalah perusahaan yang telah mendapat izin usaha dari OJK untuk dapat melakukan kegiatan usaha sebagai perantara pedagang efek, penjamin emisi efek, atau kegiatan lain yang sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pengawas pasar modal. Dalam menjalankan usahanya, perusahaan sekuritas bisa melakukan kegiatan usaha sebagai berikut:

1. Perantara pedagang efek (broker-dealer)

Sebagai perantara pedagang efek (broker-dealer), perusahaan sekuritas dapat melakukan kegiatan jual beli efek (surat berharga) untuk kepentingan sendiri atau pihak lain. Perusahaan ini juga diperbolehkan melakukan jual beli efek seperti saham dan obligasi di bursa efek atau melalui transaksi di luar bursa (transaksi cver-the-counter atau OTC).

Baca juga: 6 Keuntungan “Ekstra” dari Aktivitas Trading


2. Penjamin emisi efek (underwriter)

Kegiatan perusahaan sekuritas sebagai penjamin emisi efek (underwriter) bisa membantu calon emiten (perusahaan terbuka) dalam melaksanakan penawaran umum saham (initial public offering atau IPO), dengan atau tanpa kewajiban untuk membeli sisa efek yang tidak terjual. Istilah penawaran umum saham ini juga sering dikenal dengan nama go public.

Bagi Anda yang ingin membeli saham, maka Anda harus membuka rekening saham terlebih dahulu melalui perusahaan sekuritas yang telah memiliki izin sebagai perantara pedagang efek dari OJK.

Manajer Investasi

Manajer investasi adalah perusahaan yang telah mendapat izin usaha dari OJK untuk melakukan kegiatan usaha manajer investasi. Saat ini, Manajer Investasi lebih dikenal sebagai perusahaan yang mengelola portofolio reksa dana yang merupakan kumpulan dana dari masyarakat. Manajer Investasi melakukan kegiatan usaha meliputi:

1. Pengelolaan portofolio efek nasabah tertentu berdasarkan perjanjian pengelolaan dana yang bersifat bilateral dan individual yang disusun sesuai peraturan pengawas pasar modal.

2. Pengelolaan portofolio investasi kolektif untuk kepentingan sekelompok nasabah melalui wadah produk-produk yang diatur dalam peraturan pengawas pasar modal.

3. Kegiatan lainnya yang sesuai dengan ketentuan pengawas pasar modal.

Profesi di Perusahaan Efek

Setelah mengetahui perusahaan sekuritas dan manajer investasi, Anda juga perlu mengenal profesi-profesi di perusahaan efek. Orang yang melakukan kegiatan (bekerja) di perusahaan efek wajib memiliki izin perorangan sebagai wakil perusahaan efek (WPE). Adapun izin perorangan pada perusahaan efek yaitu wakil perantara pedagang efek (WPPE), wakil penjamin emisi efek (WPEE), dan wakil manajer investasi (WMI).


Perlu perhatikan pula, izin profesi perorangan harus didapat dari OJK dengan dinyatakan lulus ujian oleh panitia standar profesi. Tanda kelulusan tersebut menjadi dasar penilaian atas permohonan izin yang diajukan ke OJK. Seseorang dapat memiliki izin perorangan WPE lebih dari satu izin.

Baca juga: Cara Mendapat Profit Setiap Hari dengan Teknik Scalping Forex

1.  Wakil perantara pedagang efek (WPPE)

WPPE adalah orang perseorangan yang bertindak mewakili kepentingan perusahaan efek yang melakukan kegiatan usaha sebagai Perantara Pedagang Efek. Untuk dapat menjalankan profesi sebagai broker, seseorang harus memperoleh izin Wakil Perantara Pedagang Efek dari OJK.

2.  Wakil penjamin emisi efek (WPEE)

WPEE adalah orang perseorangan yang membantu mempersiapkan perusahaan yang ingin melakukan IPO agar perusahaan yang dibantunya itu dapat menjual efeknya kepada masyarakat umum.
Underwriter memiliki kekhususan tersendiri dalam melaksanakan fungsinya. Bagi pihak yang mempunyai izin WPEE ini diperbolehkan melakukan kegiatan sebagai WPPE, namun tidak berlaku sebaliknya.

Baca juga: 6 Hal yang Harus Dilakukan “Newbie” Sebelum Memulai Trading

3. Wakil manajer investasi (WMI)

WMI merupakan orang perseorangan yang bertindak mewakili kepentingan perusahaan efek yang melakukan kegiatan usaha sebagai manajer investasi. Seseorang yang bertindak sebagai manajer investasi harus memiliki izin WMI dari OJK.

Dengan memahami perusahaan sekuritas, manajer investasi, dan profesi-profesi di dalamnya, diharapkan Anda bisa cermat dalam memilih pihak mana yang akan membantu Anda untuk memulai investasi. 


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
March 27, 2019, 4:16 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.