Wujudkan Ibadah ke Tanah Suci dengan Tabungan Haji

Wujudkan Ibadah ke Tanah Suci dengan Tabungan Haji

Setiap umat Islam pasti memiliki impian melakukan ibadah haji ke Tanah Suci, Makkah. Sebagai salah satu rukun Islam kelima, tidak mengherankan bila banyak umat muslim mengumpulkan dana untuk mewujudkan cita-cita beribadah haji.

Untuk bisa mewujudkan niat suci tersebut, sudah banyak lembaga keuangan seperti bank memberi fasilitas mudah berupa tabungan haji. Berbeda dengan tabungan biasa, tabungan haji punya sejumlah fitur dan keunggulan yang membuat persiapan dana ibadah haji menjadi lebih efektif dan efisien.

Mengapa Anda harus memilih tabungan haji?  Produk tabungan ini memiliki beberapa keuntungan yang antara lain Anda dapat menabung sejumlah dana tertentu secara rutin setiap bulan, sampai jangka waktu yang telah ditentukan. Jadi, mengumpulkan biaya haji terasa lebih ringan.

Baca juga: Penjelasan Sederhana Perbedaan Tabungan Syariah dan Konvensional

Kemudian, tabungan haji dinilai lebih aman dan terjamin karena Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH) harus memiliki karakteristik memiliki kondisi kesehatan bank yang baik, diwajibkan untuk menjaminkan dana nasabahnya pada Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan terdaftar di Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) Kementerian Agama (Kemenag) RI serta mendapat porsi haji jika jumlah tabungan sudah mencukupi, sehingga dapat merencanakan tahun keberangkatan.

Seperti ditulis dalam laman resmi sikapiuangmu.ojk.go.id, untuk bisa menggunakan fasilitas tabungan haji, ada ketentuan berbeda yang diberlakukan pada setiap bank. Namun, tidak perlu khawatir, seluruh ketentuan tersebut tidak akan menyulitkan Anda, melainkan memberikan manfaat untuk mewujudkan impianmu berangkat haji.


Prosedur Umum Tabungan Haji

Terbang ke Tanah Suci untuk menunaikan kewajiban dan mendulang pahala, siapa yang tidak ingin? Melihat semakin banyak umat Islam yang mampu berangkat haji, maka niat dalam diri untuk dapat melaksanakan ibadah tersebut rasanya semakin tidak bisa dibendung.

Meskipun begitu, menunaikan ibadah haji membutuhkan banyak persiapan, salah satunya ialah dana yang cukup besar. Tetapi dengan niat dan tekad yang kuat, niscaya Anda bisa mewujudkan impian untuk terbang beribadah ke kota Makkah.

Baca juga: Bingung Pilih Bank untuk Tabungan? Simak Tips ini

Tabungan haji dapat mempermudah Anda mewujudkan impian tersebut dengan aman. Tertarik untuk mulai sekarang juga? Lakukan saja prosedur seperti di bawah ini:

1. Nasabah atau calon jamaah haji membuka tabungan haji di bank.

2. Jika saldo sudah mencukupi kurang lebih Rp25.000.000 dan sudah di-input oleh bank melalui Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT), calon jamaah haji diwajibkan melakukan pendaftaran haji di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) wilayah setempat sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) calon jamaah haj) dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Kemenag.

3. Petugas Kantor Kemenag melakukan registrasi data calon jamaah haji di SISKOHAT.

4. Setelah melakukan registrasi maka nasabah mendapatkan lembar Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH) yang sudah ditandatangani oleh pejabat Kemenag.

5. Nasabah membawa SPPH ke bank tempat membuka rekening tabungan haji untuk mendapatkan nomor porsi haji.

6. Calon jamaah memasuki masa tunggu keberangkatan haji sesuai dengan regulasi Kemenag.

Baca juga: Cara Menabung Bagi yang Berpenghasilan Pas-Pasan

Cukup mudah bukan? Oleh sebab itu, persiapkan diri dengan baik dan upayakan untuk tidak pernah menarik dana di rekening tabungan haji Anda. Selain biaya, jangan lupa siapkan fisik, hati dan mental demi ibadah haji yang mabrur.  


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
March 21, 2019, 11:21 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.