Hal-hal yang Harus Diperhatikaan Saat Membuka Tabungan Haji

Hal-hal yang Harus Diperhatikaan Saat Membuka Tabungan Haji

Tabungan haji menjadi satu jalan mudah untuk bisa mewujudkan niat besar menunaikan ibadah haji. Dengan memiliki tabungan haji bisa dianggap sebagai langkah awal untuk menuju ke Tanah Suci. Namun, sayangnya masih saja ada orang yang bertanya, apakah boleh menabung untuk berangkat haji dengan tabungan biasa?

Tabungan haji sangat berbeda dengan tabungan biasa. Meski tujuannya sama-sama menabung, tetapi tabungan haji punya fungsi dan tujuan yang berbeda. Tabungan haji bisa disebut sebagai tabungan berencana jika dilihat dari kegunaannya. Perbedaan utamanya adalah setiap orang yang membuka rekening tabungan haji diwajibkan menyetor sejumlah dana setiap bulannya dalam masa periode tertentu hingga mencapai jumlah saldo untuk berangkat haji.

Baca juga: Kenali Batas Aman dari Dana Simpanan

Perbedaan lain dari tabungan haji seperti tidak adanya bunga atau bagi hasil, biaya administrasi, biaya provisi (biaya balas jasa ke bank), hingga biaya pembukaan rekening. Biaya tambahan hanya akan dikenakan jika nasabah menarik dana atau menutup tabungan sebelum masa periode berakhir.

Tabungan haji juga terhubung secara online dengan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) Kementerian Agama (Kemenag) sehingga bisa memudahkan nasabah untuk mendaftar sebagai calon jamaah haji. Tidak hanya itu, nasabah juga akan mendapat gratis perlindungan asuransi jiwa dan kecelakaan diri.


Sebelum membuka tabungan haji, ada baiknya setiap orang memahami dan menyiapkan beberapa hal. Apa saja itu? Berikut penjelasannya:

1. Pilih Jenis Ongkos Naik Haji (ONH)

Perlu diketahui, ada dua jenis ongkos naik haji (ONH) yang bisa dipilih, yaitu ONH Reguler dan ONH Plus. Perbedaannya, ONH Plus harganya jauh lebih mahal, bisa tiga kali lipat harga ONH Reguler. Selain itu, fasilitas yang diberikan ONH Plus punya nilai lebih seperti lokasi pemondokan dekat dengan tempat ibadah dan waktu ibadah haji yang lebih singkat sekitar 20 hari.

2. Besaran Ongkos Naik Haji (ONH)

Setelah mengetahui jenis ONH, hal yang penting harus diketahui adalah besaran biaya ongkos naik haji. Pada tahun 2019, komisi VIII DPR RI bersama pemerintah telah mengesahkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang besaran berbeda-beda tergantung pada embarkasinya. Berikut ini daftar besaran BPIH jamaah haji reguler per embarkasi tahun 2019: 

1. Embarkasi Aceh Rp30.881.010.

2. Embarkasi Medan Rp31.730.375.

3. Embarkasi Batam Rp32.306.450.

4. Embarkasi Padang Rp32.918.065.

5. Embarkasi Palembang Rp33.429.575.

6. Embarkasi Jakarta (Pondok Gede) Rp34.987.280.

7. Embarkasi Jakarta (Bekasi) Rp34.987.280.

8. Embarkasi Solo Rp36.429.275.

9. Embarkasi Surabaya Rp36.586.945.

10. Embarkasi Banjarmasin Rp37.885.084.

11. Embarkasi Balikpapan Rp38.259.345.

12. Embarkasi Lombok Rp38.454.405.

13. Embarkasi Makassar Rp39.207.741.

Baca juga: 3 Hal ini Bisa Membuat Anda Rajin Menabung


3. Pilih Bank Terpercaya

Agar terhindar dari berbagai jenis penipuan haji, calon Jemaah haji juga harus memilih tabungan haji dari lembaga keuangan seperti bank yang terpercaya dan memiliki kredibilitas yang baik. Beberapa tabungan haji dari bank yang sudah terpercaya antara lain Tabungan Haji Bank BRI, Tabungan BNI Haji, Mandiri Tabungan Haji, Tabungan iB Hijrah Haji, dan BTN Batara Haji & Umroh iB.

4. Simulasi Hitungan

Sebagai nasabah yang sudah memiliki tabungan haji bisa memperkirakan kapan akan berangkat haji dengan melakukan simulasi hitungan tabungan haji. Simulasi itu dihitung berdasarkan setoran awal dan rata-rata setoran per bulan. Pada prinsipnya, semakin besar setoran per bulannya, maka akan semakin cepat pula nasabah terdaftar sebagai calon Jemaah haji.

Berikut simulasi hitungan waktu keberangkatan haji:

·      Setoran awal tabungan haji Rp500.000

·      Setoran per bulan Rp100.000

·      Dana yang disetorkan ke SISKOHAT untuk didaftarkan sebagai calon Jemaah haji Rp25.000.000

·      Waktu keberangkatan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 16 tahun.

Baca juga: Lakukan Prinsip ini dalam Mengelola Gaji Bulanan

Bagaimana apakah sudah memahami hal-hal saat akan membuka tabungan haji? Jika sudah mulailah membuka rekening tabungan haji, pilih bank yang terpercaya, tentukan jenis ONH yang diinginkan, dan besaran setoran per bulan sesuai kesanggupan keuangan. 


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
March 21, 2019, 11:51 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.