Perhatikan Tips ini Jika Ingin Punya Bisnis Kontrakan

Perhatikan Tips ini Jika Ingin Punya Bisnis Kontrakan

Investasi properti memang tidak akan pernah “mati”. Dikatakan demikian, karena rumah merupakan kebutuhan utama setiap orang. Bahkan saking pentingnya rumah, bisnis rumah sewaan seperti indekos atau kontrakan menjadi sangat menggiurkan.

Terjun ke bisnis properti bukanlah perkara yang mudah, karena ada banyak hal yang harus diperhatikan jika salah strategi bukannya mendapatkan keuntungan, bisa-bisa nanti Anda akan rugi, apalagi modal untuk menjalankan bisnis ini bisa dibilang tidak sedikit.

Salah satu jenis properti yang banyak dijadikan investasi properti adalah rumah, biasanyanya banyak investor mengambil keuntungan dari investasi properti dengan cara menjual kembali atau menjadi rumah kontrakan.

Baca juga: Menimbang-nimbang Untung Rugi Pinjaman KTA

Khusus untuk mereka yang menjalankan bisnis kontrakan atau sewa rumah, pengamat properti Ali Tranghanda seperti dikutip dari lamudi.co.id (25/1/2019) mengatakan, bisnis sewa kontrakan atau rumah disewakan menjadi salah satu bentuk bisnis yang menjanjikan. Apalagi jika lokasi rumah disewakan tersebut strategis dekat dengan area perkantoran atau pusat pendidikan

Nah, bagi Anda yang ingin menjalankan bisnis sewa rumah atau kontrakan, berikut ini adalah tipsnya:

Menentukan Harga Sewa Rumah

Penentuan harga sewa rumah merupakan hal yang sangat penting, jangan sampai Anda menentukan harga sewa terlalu mahal jika dibandingkan dengan harga pasaran kontrakan di sekitar. Oleh sebab itu penting sekali dilakukan sebelum memutuskan harga hunian Anda terlebih dahulu mensurvei harga sewa di sekitar.

Jika memang harga sewa disekitar Anda dinilai kurang pas, sebenarnya ada cara lain yang bisa dilakukan untuk menentukan harga sewa, dengan menggunakan rumus sewa rumah, yakni harga properti dikali capitalization rate. Rata-rata capitalization rate rumah 3-5 persen per tahun. Contohnya jika Anda membeli hunian dengan harga Rp 500 juta, maka rumus yang bisa digunakan adalah 5 persen dikalikan Rp 500 juta maka hasilnya adalah Rp 25 juta per tahun.


Perhatikan Kondisi Rumah

Kondisi hunian juga sangat penting untuk diperhatikan, jangan sampai Anda menyewakan rumah dengan kondisi bangunan yang tidak terawat seperti genteng yang bocor, kamar mandi yang kotor atau lantai keramik yang pecah.

Fasilitas Internet

Internet saat ini sudah menjadi kebutuhan apalagi bagi mereka para profesional. Ketersediaan fasilitas internet bisa dijadikan pertimbangan yang menarik, apalagi jika kebetulan lokasi rumah kontrakan Anda berada dekat dengan perkantoran ataupun universitas. Keberadaan fasilitas ini tentunya dapat membantu mereka untuk mengerjakan tugas kantor ataupun kampus.

Sediakan Fasilitas Primer

Selain internet, sebagai pertimbangan Anda juga bisa menambahkan beberapa fasilitas yang dapat membuat penyewa akan betah di dalam rumah, contohnya seperti adanya AC ataupun TV kabel. Keberadaan fasilitas mewah ini nantinya akan membuat penghuni kontrakan merasa betah, serta bisa menjadi alasan bagi Anda untuk mematok tarif sewa kontrakan lebih mahal.

Buat Surat Perjanjian

Surat perjanjian kontrak terkadang banyak dilupakan oleh pemilik rumah kontrakan. Padahal surat perjanjian ini sangatlah penting untuk menjaga privasi antara pemilik dengan orang yang menyewa. Isi dari surat perjanjian bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Baca juga: Bisa Dapat Penghasilan dari Media Sosial? Kenapa Tidak!

Umumnya, poin-poin kesepakatan yang ada di surat perjanjian tersebut berisi tentang kewajiban penyewa disiplin membayar sewa, kewajiban penyewa untuk menjaga kebersihan kontrakan, membayar listrik ataupun beberapa perabotan yang dipinjamkan oleh pemilik kontrakan.

Itulah tips yang harus diperhatikan saat akan memulai bisnis kontakan. Namun perlu diingat, bisnis ini tentu membutuhkan modal awal untuk membangun bisnis kontrakan yang cukup besar, tetapi balik modalnya terbilang cepat. Diperkirakan dalam kurun waktu delapan hingga sepuluh tahun, Anda bisa mendapatkan seluruh modal plus keuntungannya.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
March 8, 2019, 2:36 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.