Manfaatkan Data Dukcapil, Andalan Finance Tingkatkan Kualitas Kredit

Manfaatkan Data Dukcapil, Andalan Finance Tingkatkan Kualitas Kredit

Era digital memudahkan banyak pihak untuk melakukan transaksi. Dalam hal pinjaman kredit, perusahaan jasa keuangan masih menggunakan data-data terkait dengan kependudukan. Untuk itu, PT Andalan Finance Indonesia melakukan kerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia terkait data kependudukan tersebut.

Dikatakan Direktur Utama Andalan Finance Suhendra Lie, kerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil ini berupa pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Data Kependudukan dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). Data kependudukan menjadi sangat penting dalam upaya penyaluran kredit. Terlebih saat ini, Andalan Finance tengah melakukan upaya peningkatan kualitas kredit konsumen di era digital.

Suhendra dalam press release yang diterima duitologi.com (1/3/2019) menerangkan, di era digital saat ini menuntut proses serba cepat. Penggunaan Data NIK, Data Kependudukan dan KTP-el akan memberikan manfaat dan kemudahan dalam proses verifikasi identitas nasabah, sehingga akan mempercepat proses pemberian pembiayaan konsumen.

Baca juga: Ini Dampaknya Jika Anda Punya Skor Kredit Buruk

Data-data kependudukan itu akan membantu proses verifikasi dan penelusuran identitas konsumen Andalan Finance sehingga dapat meningkatkan kualitas kredit konsumen. Di sisi lain, sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah, Andalan Finance akan mewajibkan seluruh calon konsumennya untuk melakukan registrasi pada sistem Dukcapil.

Selain itu, data-data yang digunakan juga sebagai antisipasi mencegah terjadinya fraud dalam hal pemalsuan KTP-el. “Hal ini sejalan dengan strategi Andalan Finance ke depannya yang akan menerapkan digitalisasi proses operasional,” jelas Suhendra. 


Sementara itu, Direktur Fasilitas Pemanfaatan Data dan Dokumen Kependudukan Dukcapil Gunawan menjelaskan, data-data kependudukan yang dikelola dengan baik dapat mencegah risiko kejahatan. Alasannya, tidak memungkinkan seseorang melakukan penggandaan KTP-el karena sistem akan mendeteksi adanya penggandaan KTP-el.

Oleh karenanya, Gunawan berharap, agar data kependudukan dapat dijaga dan dikinikan oleh Dukcapil dan pengguna data bersama-sama. "Kami berharap Data NIK, Data Kependudukan dan KTP-el ini bisa bermanfaat bagi proses bisnis bapak ibu semuanya," ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Prof. Dr. Zudan Arif FakruIIoh SH., MH selaku perwakilan penanda tangan Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Data Kependudukan dan KTP-el dari Dukcapil.

Sebagai anak perusahaan dari PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk, Andalan Finance Indonesia adalah perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha pembiayaan konsumen (consumer finance) dan sewa guna usaha (leasing) serta telah beroperasi di seluruh wilayah Indonesia. Saat ini perusahaan memfokuskan pada pembiayaan produk-produk otomotif, baik untuk konsumen korporasi maupun individual.

Baca juga: Lakukan Analisa Utang dan Lunasi Segera

Beberapa produk yang ditawarkan antara lain Andalan Finance Indonesia dan Nasmoco Kredit. Produk Andalan Finance Indonesia merupakan layanan keuangan melalui pembiayaan mobil yang memudahkan para konsumen perorangan maupun korporasi untuk memenuhi keinginannya memiliki mobil baru maupun bekas yang diimpikannya.

Sedangkan, produk Nasmoco Kredit adalah merek ekslusif yang didedikasikan bagi para pelanggan Toyota yang dipasarkan Nasmoco Group di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta sebagai wujud kemudahan solusi satu pintu bagi para pelanggan Toyota. Perusahaan Andalan Finance Indonesia berdasarkan peluang bisnis yang dimiliki juga akan mengembangkan pembiayaan non-otomotif dan juga akan aktif dalam melakukan usaha anjak piutang (factoring). 


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
March 8, 2019, 2:29 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.