Jamin Uang Kembali, Prudential Luncurkan PRUCritical Benefit 88

Jamin Uang Kembali, Prudential Luncurkan PRUCritical Benefit 88

Mengidap penyakit kritis tentu menguras banyak dana yang pasti akan mengganggu keuangan keluarga. Biaya yang harus dikeluarkan untuk pengobatan juga tidak sedikit. Atas dasar itu, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) meluncurkan PRUCritical Benefit 88 yang memberi perlindungan terhadap 60 penyakit kritis hingga bagi nasabah berusia 88 tahun.

Presiden Direktur Prudential Indonesia Jens Reisch dalam press release yang diterima duitologi.com (31/1/2019) mengatakan, berjuang melawan kritis sangat menguras emosi dan dan fisik pasien dan keluarga, serta dapat mengganggu perencanaan keuangan. Melalui PRUCritical Benefit 88, Prudential Indonesia ingin memberikan ketenangan pikiran pada nasabah dan keluarganya.

“Nasabah dapat memanfaatkan uang perlindungannya untuk membantu biaya pengobatan rumah sakit dan juga biaya hidup. Produk ini melengkapi portfolio solusi kesehatan dan proteksi Prudential karena kami terus melayani kebutuhan nasabah yang terus berubah,” kata Jens.

Baca juga: Apakah Ada Asuransi Kesehatan untuk Lansia?

PRUCritical Benefit 88 diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat Indonesia dalam mengantisipasi dan mengelola dampak keuangan yang ditimbulkan oleh penyakit kritis. Sesuai dengan slogan “Proteksi Terjamin, Uang Pasti Kembali”, PRUCritical Benefit 88 menawarkan beragam manfaat yang bisa memberi ketenangan bagi pengidap penyakit kritis dan keluarganya.

Proteksi Terjamin 

Perlindungan komprehensif untuk meninggal atau 60 kondisi kritis tahap akhir, tanpa periode masa bertahan hidup (survival period).

- 10 persen uang pertanggungan untuk angioplasty tanpa mengurangi uang pertanggungan PRUCritical Benefit 88 dengan maksimal Rp200.000.000.

- 200 persen tambahan uang pertanggungan akan dibayarkan jika tertanggung meninggal karena kecelakaan sebelum usia 70 tahun.

- Perlindungan sampai dengan usia 88 tahun dengan jangka waktu pembayaran premi yang dapat dipilih yakni selama 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun atau premi tunggal.


Uang Pasti Kembali 

- 100 persen uang pertanggungan akan dibayarkan bila tertanggung utama masih hidup dan polis masih aktif sampai usia 88 tahun.

- Jaminan manfaat 100 persen pengembalian premi pada tahun polis ke-20. Jika nasabah memilih pengembalian premi, maka polis berakhir.

Sebagai gambaran, hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 Kementerian Kesehatan, prevalensi berbagai penyakit tidak menular (PTM) seperti kanker, stroke, penyakit ginjal kronis, dan hipertensi mengalami kenaikan. Hipertensi naik dari 25,8 persen menjadi 34,1 persen, prevalensi stroke naik dari 7 persen menjadi 10,9 persen, penyakit ginjal kronis naik dari 2 persen menjadi 3,8 persen, dan prevalensi kanker naik dari 1,4 persen menjadi 1,8 persen.

Baca juga: Jangan Salah Memilih Asuransi Kesehatan, Perhatikan Kriterianya

Terkait dengan keuangan keluarga, hasil penelitian ASEAN Cost in Oncology (ACTION) tahun 2014 sampai 2015 mengungkapkan, dari 9.513 pasien pengidap kanker yang diteliti lebih lanjut, hampir 50 persen mengalami kebangkrutan, dan 29 persen meninggal dunia.

Sementara itu, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Siloam Hospital Lippo Village, dr. Vito Anggarino Damay, SpJP (K), M.Kes, FIHA, FICA, mengatakan, kesibukan dan tuntutan pekerjaan merupakan tantangan dalam menerapkan pola hidup sehat. Kebiasaan seperti merokok, tidak olahraga rutin, kurang makan buah, dan sayur serta kebiasaan makan tidak teratur adalah faktor-faktor risiko utama penyebab PTM.

“Saat ini, usia muda bahkan tidak menjamin seseorang terbebas dari ancaman penyakit kritis. Masyarakat harus mulai menaruh perhatian karena dampak dari penyakit kritis bukan saja kematian dan kecacatan, namun beban keuangan berupa biaya rumah sakit, dan biaya hidup,” ucap Vito.

ads
Blogger Pemula

Blog Tutorial, SEO, Widget dan Pengetahuan

www.blogodot.com

Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Feb. 6, 2019, 11:15 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.