Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan Asuransi Jiwa untuk Lansia?

Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan Asuransi Jiwa untuk Lansia?

Semakin bertambahnya usia akan membuat kondisi tubuh menurun. Saat usia memasuki lansia, akan banyak kebutuhan perlindungan baik untuk kesehatan dan jiwa. Maka dari itu, bukan hanya asuransi kesehatan, tetapi asuransi jiwa pun sangat diperlukan untuk para lansia.

Memang banyak perusahaan menawarkan jenis-jenis asuransi jiwa yang tepat untuk lansia. Asuransi jiwa yang ditawarkan untuk para lansia ini umumnya terdiri dari tiga jenis, yaitu asuransi jiwa berjangka, asuransi jiwa seumur hidup, dan asuransi jiwa dwiguna.

Namun, tidak semua asuransi jiwa untuk lansia menjanjikan manfaat yang sama. Untuk mengetahui apa saja perbedaan ketiga asuransi jiwa untuk lansia tersebut, maka calon nasabah harus memahami apa saja kelebihan dan kekurangan asuransi jiwa tersebut.

Untuk itu, duitologi.com membagikan ulasannya mengenai keunggulan dan kekurangan dari tiga jenis produk asuransi jiwa yang sesuai untuk orang tua berusia lanjut.

1. Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance)

Asuransi jiwa berjangka ini merupakan kontrak asuransi jiwa berjangka yang uang pertanggungannya dibayarkan pada saat terjadi kematian tertanggung dalam masa perlindungan yang masih berlaku.

Kelebihan

- Asuransi jiwa berjangka ini adalah asuransi yang harganya relatif terjangkau dibandingkan dengan asuransi jiwa seumur hidup. Tidak mengherankan, jika banyak lansia yang lebih memilih asuransi jiwa berjangka untuk proteksi diri.

- Polis asuransi yang fleksibel karena jangka waktu berlaku polis bisa dipilih dan disesuaikan dengan kebutuhan nasabah dengan nilai pertanggungan yang berbeda-beda pula tergantung besarnya premi dan masa aktif polis asuransi.

Kekurangan

- Nasabah yang memiliki masalah kesehatan agak sulit untuk mendapatkan persetujuan dari polis asuransi ini.

- Hanya sebagian kecil perusahaan asuransi yang mau bekerja sama dengan lansia (biasanya dibatasi sampai usia 70 atau 80 tahun).

Baca juga: Ini Sebab Premi Asuransi Jiwa Menjadi Mahal


2. Asuransi Jiwa Seumur Hidup

Asuransi jiwa ini merupakan asuransi yang berlaku selama seumur hidup dan ditujukan untuk mengembalikan keadaan keuangan keluarga setelah nasabah meninggal dunia.

Kelebihan

- Asuransi ini sangat tepat menjadi pilihan bagi Anda yang mempertimbangkan nilai pertanggungan yang besar.

- Asuransi jiwa seumur hidup mampu menjadi investasi yang baik karena meningkatkan nilai uang Anda setiap tahunnya serta banyak perusahaan yang menawarkan garansi atas jumlah uang investasi.

Kekurangan

- Asuransi jiwa ini merupakan yang paling mahal dibandingkan produk asuransi jiwa lainnya.

- Harga preminya yang mahal kurang tepat bagi yang mempunyai penghasilan pas-pasan.

- Asuransi ini tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan, tapi juga investasi. Dengan memilih asuransi ini berarti mengijinkan perusahaan asuransi berinvestasi atas nama pemilik polis asuransi.

Baca juga: Siapa Saja yang Butuh dan Tidak Butuh Asuransi Jiwa


3. Asuransi Jiwa Dwiguna

Asuransi jiwa dwiguna merupakan jenis asuransi yang terdiri dari dua bagian, yaitu sebagai perlindungan jiwa dan juga tabungan. Pada bagian perlindungan jiwa asuransi ini bisa memberi cakupan perlindungan atas kematian dan cacat tetap. Sedangkan untuk bagian tabungan, asuransi ini sangat berguna untuk mengumpulkan dana yang bisa digunakan di kemudian hari bisa untuk investasi, pendidikan anak, hingga hari tua.

Kelebihan

- Pemegang polis bisa mengklaim polis asuransi jiwa ini sebelum masa kontrak berakhir, misalnya untuk dana pendidikan anak Anda. Namun penarikan dana ini hanya bisa dilakukan sekali dalam jangka waktu beberapa tahun sesuai dengan perjanjian yang telah dibuat.

- Bila pemegang polis masih hidup saat jangka waktu berakhir, maka akan mendapatkan seluruh uang pertanggungan.

Baca juga: Cara Tepat Dapat Manfaat Asuransi Jiwa

Kekurangan

- Karena menggabungkan manfaat asuransi jiwa berjangka dengan asuransi jiwa seumur hidup, jadi preminya cukup besar, bisa mencapai jutaan rupiah per bulannya.

Dengan mengetahui kelebihan dan kekurangan dari ketiga jenis asuransi jiwa untuk lansia ini, maka akan lebih mudah calon pemegang polis untuk memilih mana yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan keuangannya. 


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Jan. 31, 2019, 2:52 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.