Ini Pertimbangan Membeli Asuransi Pribadi Selain dari Perusahaan

Ini Pertimbangan Membeli Asuransi Pribadi Selain dari Perusahaan

Saat ini, sebagian besar perusahaan sudah mendaftarkan karyawannya dalam BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Bahkan ada beberapa kantor melengkapinya dengan asuransi internal lainnya. Sebagai karyawan, keikutsertaan dalam asuransi itu tentu sangat menguntungkan guna melindungi diri dari berbagai masalah seperti kesehatan atau kecelakaan kerja.

Namun, yang menjadi banyak pertanyaan adalah masih perlukan Anda memiliki asuransi pribadi? Penting atau tidaknya sebenarnya tergantung pada tingkat kebutuhan Anda sendiri. Sebelum mengambil asuransi pribadi tersebut, Anda harus mempertimbangkan banyak hal. Apa saja pertimbangan atau tips membeli asuransi pribadi? Simak ulasan yang dirangkum duitologi.com sebagai berikut.

1. Sesuai dengan Kebutuhan

Salah satu manfaat yang bisa Anda dapatkan bila membeli asuransi pribadi adalah dapat memilih asuransi yang sesuai dengan kebutuhan. Ini menjadi hal yang sangat penting, terutama bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit yang diturunkan dari orangtua. Terlebih jika asuransi yang Anda miliki saat ini belum secara optimal meng-cover biaya perawatan penyakit tersebut.

2. Pertimbangan Biaya

Sebelum membeli asuransi pribadi, Anda juga harus menghitung besaran pengeluaran setiap bulannya. Idealnya, besaran biaya pengeluaran untuk asuransi adalah 10 persen dari pendapatan total Anda. Kalau biaya asuransi saja sudah melebihi 10 persen pendapatan, maka asuransi tambahan justru akan menambah pengeluaran dan akan menjadi beban bulanan.

Baca juga: Ini Waktu yang Tepat Membeli Asuransi Pendidikan

3. Tidak Ada Jaminan dari Perusahaan

Alasan lain untuk memiliki asuransi pribadi adalah tidak adanya jaminan dari perusahaan untuk memberikan asuransi apabila Anda sudah tidak lagi bekerja di perusahaan tersebut. Kasus yang paling banyak terjadi ketika seseorang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) atau resign. Asuransi yang diberikan perusahaan kemungkinan besar tidak akan menjamin Anda.


4. Plafon Kecil

Pertimbangan yang harus pikirkan saat akan membeli asuransi pribadi adalah besaran plafon yang diberikan oleh perusahaan. Jika plafon asuransi dari perusahaan yang diberikan besar, maka kemungkinan biaya kerugian finansial yang terjadi akan berkurang atau bahkan tidak berbayar sama sekali. Namun sebaliknya, jika plafon yang diberikan relatif kecil, maka pergantian kerugian finansial yang diterima juga akan berdampak biaya yang dikeluarkan cukup besar.

5. Pelayanan di Rumah Sakit

Anda juga harus melihat layanan apa yang diberikan oleh asuransi pribadi tersebut. Jika layanan yang diberikan tidak jauh berbeda dengan asuransi yang diberikan perusahaan, maka sebaiknya tidak Anda ambil. Pilihlah asuransi pribadi yang memberi pelayanan berbeda dengan cover biaya yang lebih besar, layanan penyakit yang lebih banyak, pilihan rumah sakit yang mudah, dan tawaran fasilitas layanan lain seperti ambulans dan rawat inap untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.

Baca juga: Siapa Saja yang Butuh dan Tidak Butuh Asuransi Jiwa

6. Jangka Waktu Perlindungan

Umumnya, asuransi karyawan yang diberikan perusahaan hanya menjamin perlindungan hingga karyawan memasuki usia senja atau pensiun. Perlu diingat bahwa mengambil asuransi saat sudah berumur akan berdampak pada harga premi yang lebih mahal dibandingkan apabila membeli asuransi pribadi sejak muda.

7. Membeli di Saat yang Tepat

Banyak financial planner menyarankan membeli asuransi pribadi setelah menikah atau berkeluarga. Alasannya adalah setelah menikah, berkeluarga atau memiliki anak, risiko penyakit yang akan dihadapi mulai beragam. Terutama untuk anak dalam masa pertumbuhan akan cenderung rentan terserang penyakit. Kalau Anda sudah berkeluarga dan memiliki anak, asuransi pribadi dapat Anda mulai segera karena semakin bertambahnya usia, tubuh akan semakin rentan penyakit. Semakin tua umur, asuransi yang Anda pilih harusnya lebih lengkap.

Nah, itulah pertimbangan dan tips yang bisa Anda pertimbangkan saat ingin memiliki asuransi pribadi. Asuransi pribadi memang memiliki banyak manfaat, tetapi juga harus dipertimbangkan dengan matang sebelum memulainya.



Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Jan. 30, 2019, 11:02 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.