Pahami Syarat dan Cara Pengajuan Kredit Kepemilikan Apartemen

Pahami Syarat dan Cara Pengajuan Kredit Kepemilikan Apartemen

Apartemen menjadi solusi bagi orang yang ingin memiliki dan tinggal di perkotaan seperti Jakarta. Harga-harga apartemen di Jakarta pun setiap tahunnya semakin mahal. Jika membeli apartemen secara tunai, maka Anda harus siap menggelontorkan dana yang sangat besar.

Menurut data dari Savills Indonesia pada akhir 2018, harga rata-rata apartemen di Jakarta mencapai Rp26.400.000 per meter persegi. Sedangkan di Bodetabek, harga rata-ratanya mencapai Rp15.400.000 per meter persegi. Harga apartemen di Jabodetabek itu itu diprediksi akan terus naik di tahun 2019.

Baca juga: Keuntungan yang Bisa Anda Peroleh dari Investasi Apartemen

Salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah dengan memanfaatkan kredit kepemilikan apartemen (KPA) yang banyak ditawarkan oleh perbankan. Namun, untuk mengajukan pinjaman tersebut, Anda harus paham mengenai syarat dan cara pengajuan KPA. Apa saja syarat dan cara pengajuan kredit kepemilikan apartemen? Berikut penjelasannya.

Syarat Kredit Kepemilikan Apartemen

Sama dengan pengajuan kredit lainnya, kredit kepemilikan apartemen (KPA) juga punya syarat yang harus dipenuhi oleh calon pemohonnya. Meskipun setiap bank memiliki syarat yang berbeda, tetapi ada beberapa syarat yang secara umum sama. Berikut ini syarat umum untuk mengajukan kredit kepemilikan apartemen:

1. Warga Negara Indonesia (WNI).

2. Usia minimal 21 tahun.

3. Berstatus pegawai tetap dengan masa kerja minimal satu tahun (bagi karyawan) atau sudah menjalankan usaha lebih dari satu tahun (bagi wiraswasta).

4. Mempunyai riwayat kredit yang bersih, baik berupa pinjaman KTA, kartu kredit atau pinjaman jenis yang lainnya.

5. Melengkapi dokumen yang diperlukan dan tidak masuk dalam daftar hitam atau blacklist Bank Indonesia.

6. Melengkapi dokumen pengajuan kredit kepemilikan apartemen (KPA), antara lain fotokopi KTP (suami/istri), fotokopi kartu keluarga (KK) plus surat nikah atau akta cerai (jika sudah bercerai), dan formulir pengajuan KTA yang diisi lengkap, dan pas foto terbaru dengan ukuran yang disesuaikan. Persyaratan lain yang dilengkapi bagi karyawan adalah slip gaji atau surat keterangan penghasilan (asli), fotokopi rekening tabungan tiga bulan terakhir, fotokopi SK pengangkatan pegawai tetap, dan fotokopi NPWP. Sedangkan bagi wiraswasta harus melengkapi dengan fotokopi rekening koran atau tabungan tiga bulan terakhir, fotokopi NPWP, surat izin usaha perdagangan (SIUP), dan tanda daftar perusahaan (TDP).

Baca juga: Pelajari Kiat Melunasi KPR Lebih Cepat


Cara Pengajuan Kredit Kepemilikan Apartemen

Setelah mengetahui syarat yang harus dimiliki dalam kredit kepemilikan apartemen (KPA), maka langkah selanjutnya adalah mengikuti proses pengajuan kredit kepemilikan apartemen (KPA). Berikut ini langkah-langkah yang bisa diikuti:

1. Melengkapi semua dokumen

Dokumen-dokumen yang ada dalam syarat pengajuan kredit kepemilikan apartemen (KPR) harus lengkap saat akan mengajuan pinjaman. Untuk kelancaran pengajuan pinjaman, siapkan dokumen-dokumen tersebut jauh-jauh hari, agar terhindar dari kekurangan syarat saat pengajuan KPA.

2. Survei dari pihak bank

Setelah semua dokumen yang diminta dinyatakan lengkap, selanjutnya pihak bank akan meneliti keabsahannya. Pihak bank juga akan melakukan survei baik berupa wawancara atau kunjungan ke unit apartemen yang diinginkan oleh pemohon. Dalam hal ini, bila pihak developer apartemen memiliki kerja sama dengan bank, maka bisa saja pemohon akan bebas dari biaya appraisal. Namun, bila sebaliknya, maka pemohon akan dikenakan biaya tambahan. Harus diingat, waktu penilaian atau appraisal ini cenderung memakan waktu yang lumayan lama.

Baca juga: Simulasi Sederhana Hitungan Suku Bunga KPR Flat dan Floating

3. Akad kredit

Bila appraisal disetujui, maka artinya permohonan kredit kepemilikan apartemen diterima oleh pihak bank. Pemohon akan melakukan penandatanganan akad kredit dengan bank. Saat penandatanganan, pemohon wajib hadir dan tidak bisa diwakilkan. Di waktu ini juga, pemohon diharuskan membayar uang muka (down payment) sesuai kesepakatan kedua belah pihak. Selain itu juga, pemohon sudah mulai harus bersiap dengan cicilan di bulan pertama.

Mengajukan kredit kepemilikan apartemen (KPA) bisa menjadi alternatif bagi yang memiliki dana terbatas untuk membeli hunian. Lengkapi semua syarat yang dibutuhkan saat pengajuan ke pihak bank, agar bisa menikmati keuntungan dan kemudahan membeli apartemen menggunakan fasilitas KPA.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Jan. 23, 2019, 1:54 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.