Ini 6 Cara Mencari Rumah Over Kredit yang Tepat dan Aman

Ini 6 Cara Mencari Rumah Over Kredit yang Tepat dan Aman

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan rumah idaman. Bisa dengan membeli rumah dengan KPR atau dengan mengambil alih rumah over kredit yang dijual pemiliknya kara berbagai alasan. Untuk pembelian rumah dengan skema over kredit, Anda harus memiliki banak pertimbangan yang matang agar cara pembelian rumah tersebut menjadi metode yang aman.

Pertimbangan yang matang itu sangat penting karena mengingat sistem over kredit ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Terlebih, dalam transaksi ini menyangkut jumlah uang yang tidak sedikit. Dengan demikian, kehati-hatian juga sangat penting untuk memilih rumah yang tepat dan menguntungkan dengan menggunakan over kredit.

Baca juga: Gaji Sebatas UMR Bisa Beli Rumah, Bagaimana Caranya?

Lantas, langkah apa yang harus diperhatikan agar bisa membeli rumah yang tepat dan aman? Simak ulasannya sebagai berikut:

1. Perhatikan Kondisi Properti dan Harganya

Financial Planner Zap Finance Prita Hapsari Ghozie seperti dikutip dari laman zapdinance.com mengatakan, walaupun membeli properti hampir selalu melibatkan emosi, tetap pertimbangkan bahwa properti yang akan dibeli harus menguntungkan. Properti seken biasanya memerlukan biaya renovasi. Perhitungkan komponen biaya renovasi sebelum melakukan transaksi.

Selain itu, yang harus dipikirkan bahwa rumah yang akan dibeli adalah investasi untuk masa depan. Dengan demikian, walaupun membeli yang pernah ditinggali orang lain dengan cara over kredit ini Anda tetap harus memilih lokasi rumah terbaik. Dengan begitu, harga jual dari rumah yang dibeli akan tetap tinggi dan juga menguntungkan apabila ingin melakukan penjualan lagi ke depannya.

2. Periksa Kelengkapan Sertifikat dan Surat

Pastikan semua dokumen dan sertifikat yang diperlukan telah terjamin legalitasnya. Kelengkapan surat menjadi salah satu penentu apakah rumah tersebut layak dibeli atau tidak. Kelengkapan surat rumah tersebut seperti memeriksa sertifikat rumah, ijin pendirian rumah seperti IMB, pembayaran pajak PBB dan jenis surat lainnya. Sebelum transaksi, Anda bisa mendapatkan informasi dari pihak bank tentang status utang pemilik lama dan catatan pembayaran kreditnya.

Baca juga: Panduan Lengkap Pengajuan Kredit Rumah Pertama


3. Pilih Bank Penyedia KPR

Lakukan riset sebelum memilih bank. Over kredit KPR bisa dilakukan di bank penyedia kredit sebelumnya, ataupun bank yang berbeda. Memilih bank untuk KPR berarti memilih partner untuk bertahun-tahun ke depan, karena KPR biasanya memiliki jangka waktu relatif lama. Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan saat akan melakukan over kredit, yaitu bunga kredit, biaya-biaya kredit, jangka waktu dan besarnya fix rate (biasanya 1-3 tahun), kebijakan untuk pelunasan penuh atau sebagian, servis, dan kemudahan lain yang ditawarkan.

4. Siapkan Persyaratan Lengkap

Pada dasarnya, membeli rumah dengan over kredit KPR membutuhkan persyaratan yang hampir sama dengan pengajuan KPR biasa. Dokumen-dokumen yang diperlukan seperti fotokopi KTP (suami istri), Kartu Keluarga, Surat Nikah, NPWP, slip gaji terakhir dan surat keterangan kerja (untuk karyawan) dan ditambah dengan SIUP, TDP, NPWP, HO, Akte Pendirian Perusahaan dari notaris, dan laporan keuangan terbaru dalam dua tahun terakhir untuk pengusaha.

Baca juga: Dilema, Penting Pilih Punya Rumah atau Mobil Dulu?

5. Waktu Over Kredit

Menurut Prita, perhitungan bunga dalam KPR biasanya menggunakan skema porsi bunga yang besar di awal, dan komponen pokok hutang yang besar di belakang. Artinya, akan lebih menguntungkan jika kita mengambil alih ataupun melunasi kredit di awal masa kredit karena pihak bank belum terlalu banyak mendapatkan keuntungan dari bunga. Hal yang perlu Anda diperhitungkan juga adalah mengambil kredit KPR bisa sangat mempengaruhi arus kas bulanan Anda dan jumlah dana kas yang tersedia. Patikan Anda memiliki uang yang cukup untuk down payment (minimal 30 persen dari alokasi kredit yang diberikan bank) dan cicilan maksimal 35 persen dari pendapatan rutin bulanan).

6. Transaksi dengan Pihak Ketiga

Agar mendapatkan rumah over kredit yang aman, langkah yang bisa dilakukan oleh pembeli rumah tersebut adalah dengan menggunakan jasa bank dan juga notaris. Di mana apabila mendapatkan rumah dengan harga yang sudah disepakati oleh kedua belah pihak maka selanjutnya adalah melakukan negosiasi dengan pihak bank dan juga mengatur berbagai surat penting ke notaris untuk pengesahan.



Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Jan. 18, 2019, 2:37 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.