Ada keunggulan dan kelemahan uang elektronik dalam setiap penggunaannya.

Tips Bertransaksi Aman Menggunakan Uang Elektronik

Uang elektronik menawarkan banyak kemudahan untuk melakukan berbagai transaksi. Meski tidak perlu membawa uang tunai, transaksi dengan uang elektronik tetap harus memperhatikan sisi keamanan. Seperti pembayaran non tunai lainnya, uang elektronik pun memiliki keterbatasan.

Hal itu mengingat risiko uang elektronik yang bisa hilang dan dapat digunakan oleh pihak lain. Karena pada prinsipnya, uang elektronik sama seperti uang tunai yang apabila hilang tidak dapat diklaim kepada pihak provider penerbit uang elektronik. Maka dari itu, sebagai pengguna uang elektronik harus tetap menjaga kepemilikan media uang elektronik dan melakukan transaksi secara aman.

Baca juga: Karena Praktis, Tren Uang Elektronik Terus Meningkat

Lantas, hal apa yang harus diperhatikan agar aman dalam bertransaksi dengan menggunakan uang elektronik? Berikut ini penjelasan yang dirangkum duitologi.com dari berbagai sumber.


Hal yang Perlu Dilakukan

Meski tidak terkait dengan tabungan atau utang yang akan membebani Anda, ada beberapa hal yang perlu dilakukan agar transaksi Anda tetap aman dan nyaman.

1. Simpan dan perlakukan uang elektronik selayaknya uang tunai.

Meski tidak berbentuk uang tunai, perlu diingat bahwa uang elektronik menyimpan sejumlah uang Anda. Jadi, perlakukan uang elektronik layaknya uang tunai. Simpan dan pastikan kartu uang elektronik Anda tidak hilang dan rusak. Jika Anda pengguna uang elektronik berupa e-wallet, maka jangan berikan PIN Anda pada siapapun dan pastikan smartphone Anda bebas virus.

2. Isi uang elektronik sesuai dengan kebutuhan.

Jangan menyimpan uang terlalu besar di media uang elektronik Anda. Pasalnya, ada kemungkinan media tersebut rusak atau hilang. Jadi, isilah saldo sesuai dengan kebutuhan jangka pendek.

Baca juga: Untung Rugi Menggunakan Uang Elektronik

3. Lakukan transaksi pada point of sales yang aman.

Point of sales (POS) adalah sebuah sistem yang digunakan untuk melakukan transaksi penjualan retail seperti di restoran atau kafe. Pastikan tempat yang Anda kunjungi memiliki alat pemindai transaksi uang elektronik . Tempat yang memiliki point of sales berupa alat pemindai uang elektronik akan memperkecil kecurangan pencurian saldo atas transaksi uang elektronik Anda.

4. Tetaplah membawa uang tunai

Anda tidak akan pernah tahu kapan membutuhkan uang tunai. Bisa saja ketika Anda belanja di pusat perbelanjaan, gerai yang Anda kunjungi belum menyediakan alat pemindai untuk penggunaan uang elektronik. Jadi tetaplah menyiapkan uang tunai di dompet Anda.