Mengelola keuangan sedari muda akan membuat masa depan yang bahagia.

Masih Muda, Bukan Berarti Bisa Hidup Boros

Ada kelakar di kalangan anak muda seperti ini, “Saat muda senang-senang, sudah tua bahagia.” Semua orang pasti berharap seperti itu, tetapi bagaimana saat tua bisa bahagia jika saat muda hanya diisi dengan hidup boros. Akibatnya, tidak ada persiapan sama sekali ketika masa tua tiba.

Memang tidak ada salahnya, usia muda untuk digunakan bersenang-senang, tetapi jangan berlebihan sehingga lupa bahwa kehidupan akan terus berjalan. Usia manusia akan terus bertambah dan akan menjadi tua. Biaya hidup semakin lama semakin tinggi. Kehidupan masa tua akan sulit jika tidak disiapkan sedari muda. Pasalnya, kemampuan daya pikir, tenaga dan produktivitas sudah menurun.

Baca juga: Tips Memiliki Kebiasaan Mengatur Uang Yang Baik

Apa yang harus dilakukan agar masa muda tidak boros berkelanjutan? Mudah saja, mulailah dengan hidup yang tidak berlebih-lebihan. Ubah pola pikir Anda bahwa pendapatan yang didapat sekarang harus bermanfaat untuk masa depan. Caranya, simak ulasannya sebagai berikut:

Membuat Anggaran Keuangan

Hal paling penting agar pendapatan Anda bisa dinikmati saat muda dan bermanfaat untuk masa depan adalah dengan membuat anggaran keuangan. Hitung berapa pemasukan yang diperoleh setiap bulan. Buat pola pengeluaran yang biasanya disarankan dengan menggunakan pola 40-30-15-10-5, di mana 40 persen untuk kebutuhan hidup sehari-hari, 30 persen untuk melunasi cicilan, 15 persen untuk dana darurat, 10 persen untuk investasi, dan 5 persen sebagai dana sosial.

Miliki Rencana Jangka Panjang

Meski masih muda, Anda harus memiliki rencana jangka panjang. Jika saat ini, Anda masih tinggal bersama orangtua, rencanakan untuk memiliki rumah sendiri. Dengan memiliki rencana jangka panjang, tujuan hidup Anda akan lebih terarah. Uang yang Anda dapatkan bisa disalurkan ke pos-pos pengeluaran yang bermanfaat.


Cerdas dalam Berutang

Berutang memang tidak dilarang, asalkan tepat guna. Misalkan, kredit rumah atau kredit kendaraan. Jangan pernah menambah jumlah utang Anda untuk memuaskan keinginan gaya hidup. Ingat, dalam postur anggaran keuangan, porsi dana cicilan Anda adalah 30 persen dari pendapatan bulanan. Tipsnya adalah selalu kenali utang dengan segala ketentuannya, dan kelola dengan cerdas agar seluruh utang tersebut sudah selesai alias lunas sebelum Anda memasuki masa pensiun.

Tabungan dan Investasi

Dalam konsep perencanaan finansial, menabung artinya plan to be safe. Artinya Anda jadi memiliki simpanan dana sebagai bentuk persiapan bagi masa depan. Terbiasa menabung juga menghindarkan Anda dari gaya hidup yang terlalu boros. Selain menabung, Anda juga bisa mengambil investasi seperti reksa dana, emas, obligasi, dan menambahnya dengan membeli polis asuransi.

Baca juga: Begini Cara Mengatur Keuangan untuk Wanita Single

Proteksi Diri dengan Asuransi

Jangan hanya fokus mempersiapkan dana untuk masa depan saja, Anda juga harus memperhatikan perlindungan diri sendiri. Lindungi diri Anda dengan mengambil asuransi jiwa. Saat ini memang sudah ada BPJS Kesehatan dan untuk melengkapinya Anda bisa mengambil asuransi jiwa untuk meminimalisir bila terjadi risiko atau musibah. Selain asuransi jiwa, apabila Anda sudah memiliki aset seperti rumah, maka sebaiknya aset tersebut ikut diasuransikan.

Menyiapkan Masa Pensiun

Mungkin Anda akan ditertawakan teman-teman, jika diketahui sudah menyiapkan masa pensiun. Namun, tidak perlu Anda dengar ucapan mereka. Prinsipnya, menyiapkan dana untuk masa pensiun sangat baik untuk masa tua yang lebih bahagia dan tidak tergantung pada anak Anda kelak. Anda bisa memilih asuransi yang tepat untuk menunjang biaya hidup saat pensiun, selain adanya Jaminan Hari Tua (JHT) dari BPJS Ketenagakerjaan.

ads
Blogger Pemula

Blog Tutorial, SEO, Widget dan Pengetahuan

www.blogodot.com

Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Jan. 8, 2019, 11:19 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.