Mengapa Harus Segera Ganti Kartu ATM Berbasis Chip?

Mengapa Harus Segera Ganti Kartu ATM Berbasis Chip?

Kartu debit menjadi salah satu fasilitas perbankan yang diberikan kepada nasabahnya. Dengan kartu ini, nasabah bisa melakukan transaksi melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM) seperti mengambil uang tunai dan pembayaran tagihan.

Jika Anda termasuk pengguna yang cukup lama menggunakan kartu debit, maka Anda harus tahu kalau ada perubahan fisik dari kartu debit. Sebelumnya, kartu ATM itu berjenis magnetic stripe, di mana pada bagian belakang kartu ada garis hitam yang berfungsi sebagai kunci identitas kartu tersebut.

Perubahan kartu ATM dari magnetic stripe ke chip ini diberlakukan sesuai dengan regulasi Bank Indonesia (BI) yang yang tertuang dalam Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 17/51/DKSP tanggal 30 Desember 2015. Surat edaran itu berisi tentang implementasi standar nasional teknologi chip dan penggunaan personal identification number pada kartu ATM yang diterbitkan di Indonesia.

Baca juga: Cara Mudah Mengganti Kartu ATM Berbasis Chip

Atas dasar itu, semua bank diminta untuk mengubah dari kartu ATM jenis magnetic stripe menjadi kartu ATM berbasis chip. Begitu pula dengan nasabah yang masih memiliki kartu ATM lama untuk mengganti kartu debitnya. Salah satu alasan mengapa harus beralih ke kartu ATM berbasis chip adalah faktor keamanan.

Anda sering mendengar kasus penipuan atau pencurian data nasabah dan transaksi melalui teknik skimming. Kartu ATM berbasis magnetic stripe memiliki risiko untuk bisa dibobol cara skimming ini. Dengan menggunakan chip, maka kasus skimming bisa diminimalisir.


Keunggulan Kartu ATM Berbasis Chip

Kartu ATM berbasis chip ini memiliki sistem pengamanan yang lebih canggih dibandingkan magnetic stripe. Penggunaan teknologi chip sendiri dihadirkan sebagai upaya untuk memberi keamanan dalam menggunakan kartu debit, memitigasi risiko terjadi tindakan kecurangan (fraud), dan menyamakan dengan standar internasional.

Kartu ATM berbasis chip ini memiliki kode unik yang menjadi pengganti garis magnetik berwarna hitam di kartu ATM lama. Chip yang tertanam di kartu debit akan memproduksi kode setiap kali Anda melakukan transaksi. Artinya, setiap transaksi, ada kode berbeda sehingga lebih aman dan tidak mudah ditiru atau dikloning. Keunggulan lainnya adalah kartu ATM ini juga memiliki kapasitas penyimpanan yang lebih besar dan proses transkasi yang lebih cepat.

Baca juga: Kartu Debit ini Mudahkan Traveling dan Belanja Online Milienial

Pihak bank pun menjamin teknologi chip yang tertanam pada kartu ATM tidak akan mudah ditiru sehingga jauh lebih aman. Dengan sistem chip ini, kasus skimming dan fraud bisa diatasi karena memiliki proteksi ganda berupa chip dan PIN 6 digit.