Tren harga emas sepanjang tahun 2018 cenderung naik.

Harga Emas Cenderung Menguat Sepanjang Tahun 2018

Meski nilai kurs rupiah masih mengalami tekanan sepanjang tahun 2018, namun tidak dengan harga emas. Harga emas secara rata-rata mengalami penguatan di tahun 2018. Berdasarkan laman harga-emas.org pada tanggal 26 Desember 2017, harga emas 1 gram tercatat Rp632.000. Pada tanggal 28 Desember, harga emas tercatat Rp665.000 per gramnya.

Bila dilihat dari sisi pengelolaan keuangan, emas tetap menjadi alternatif investasi yang sangat menarik. Berdasarkan data di atas, dalam rentang waktu 1 tahun, keuntungan yang bisa didapat mencapai Rp33.000. Kecil memang bila dilihat dari profit yang didapatkan dalam setahun. Maka tidak salah bila ingin menjadikan emas sebagai investasi harus dalam jangka waktu yang panjang.

Grafik Harga Emas

Dalam periode 26 Desember 2017 hingga 28 Desember 2018, harga emas mengalami fluktuasi naik turun, namun tidak signifikan. Secara umum, tren harga emas selanjang tahun ini kecenderungannya terus meningkat.

Baca juga: Untung Rugi Investasi Emas Saat Rupiah Melemah


Berdasarkan grafik harga emas di Indonesia selama tahun 2018, harga emas mengalami titik terendah pada tanggal 19 Januari 2018 yang harga 1 gram emas mencapai Rp609.000. Nilai emas kembali mengalami kenaikan menjadi Rp633.000 melebihi harga pada tanggal 26 Desember 2017. Harga emas terus meningkat hingga mencapai Rp659.000 pada tanggal 7 April 2018.

Harga emas kembali mengalami tekanan hingga tanggal 11 Agustus 2018, di mana harganya mencapai Rp645.000 per gramnya. Namun, setelah itu grafik pergerakan menunjukkan tren positif kembali hingga tanggal 10 Oktober 2018 yang mencapai Rp681.000.

Baca juga: Trik Menguntungkan Investasi Emas bagi Pemula

Puncaknya, harga emas bisa mencapai titik tertinggi selama 2018, yaitu Rp686.000 per gram pada 22 Oktober 2018, dan kembali menunjukkan tren menurun hingga tanggal 27 November 2018 yang nilainya Rp648.00. Sama seperti tren sebelumnya, harga emas kembali naik hingga tanggal 28 Desember 2018 yang mencapai Rp Rp665.000 per gramnya.

Emas dan Kurs Rupiah

Jika dilihat dari grafik tersebut, emas masih menjadi komoditas investasi yang terbilang aman. Ekonom Bank Mandiri Dendi Ramdhani seperti dikutip dari cermati.com mengatakan, sejak periode 2 Januari hingga 19 September 2018, nilai tukar rupiah terhadap dolar mengalami tekanan hingga 10 persen dari posisi Rp13.542 menjadi Rp14.896 per USD.


Namun, pelemahan rupiah tersebut justru berbanding terbalik dengan harga emas. Dalam periode yang sama, harga emas Antam (Aneka Tambang) mengalami kenaikan sebesar 4,2 persen. Dendi mencatat, harga emas pada tanggal 2 Januari 2018 sekitar Rp634.000 naik menjadi Rp661.000 per gram pada tanggal 19 September 2018.