Trik Sukses Klaim Asuransi Perjalanan

Trik Sukses Klaim Asuransi Perjalanan

Bagi Anda yang sering melakukan perjalanan ke luar kota atau luar negeri untuk urusan wisata maupun bisnis, memang sebaiknya Anda melindungi diri dengan asuransi perjalanan. Asuransi ini akan melindungi segala risiko selama Anda melakukan perjalanan. Jika terjadi risiko tersebut, maka segala pengobatan dan rumah sakit akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Lantas bila hal terburuk terjadi dan Anda harus klaim asuransi perjalanan tersebut, bagaimana caranya? Syarat pertama yang harus dipahami adalah setelah terjadi risiko perjalanan, Anda harus mengajukan klaim pada perusahaan asuransi tersebut. Lakukan prosedur klaim secara benar, karena banyak pemegang polis ditolak klaimnya karena tidak memenuhi prosedur sebenarnya.

Langkah Pengajuan Klaim

Untuk mengajukan klaim saat ini sudah sangat mudah. Hampir semua perusahaan asuransi sudah memfasilitasi klaim melalui online. Langkah yang bisa dilakukan sebagai berikut:

1. Untuk memudahkan, laman Futuready meminta pemilik polis untuk mengunduh formulir asuransi perjalanan. Klaim harus dilakukan dalam waktu 30 hari sejak peristiwa tersebut terjadi.

2. Isi seluruh bagian dan pertanyaan yang relevan dengan klaim Anda. Bila pengisian tidak detail maka pihak asuransi akan menghubungi Anda untuk memberi klarifikasi dan penundaan proses klaim.

3. Pastikan Anda telah memenuhi semua formulir klaim dan dokumen pendukung lainnya. Dokumen tersebut seperti surat laporan dari pihak kepolisian apabila terjadi kehilangan atau kerampokan. Ketidaklengkapan dokumen ini juga dapat membuat proses penundaan klaim asuransi Anda.

4. Kirim semua formulir dan dokumen pendukung lainnya. Anda bisa mengirimnya melalui email atau via pos. Jika melalui email, Anda akan mendapat konfirmasi dalam jangka waktu minimal 3 hari kerja. Sedangkan bila melalui pos, maka akan mendapat konfirmasi dari pihak asuransi minimal 5 hari kerja.

Baca juga: Kenali Perbedaan Asuransi Perjalanan Sebelum Bepergian


Pada situs lain seperti Raja Premi memberi catatan agar jangan pernah menunda klaim asuransi terlalu lama. Upayakan maksimal pelaporan klaim 3 x 24 jam dari waktu kejadian. Saat melaporkan cantumkan identitas lengkap Anda dan nomor polis agar dapat segera dicek statusnya. Selebihnya, prosedur klaim sama dengan asuransi lainnya.

Jenis Klaim Asuransi Perjalanan

Untuk mengajukan klaim asuransi perjalanan, ada dua cara yang bisa dilakukan, yaitu worldwide provider (internasional) dan reimburse. Laman Jurnal Pasar Polis memberi penjelasan apabila terjadi risiko dalam perjalanan, maka Anda harus menunjukkan asuransi tersebut kepada pihak rumah sakit, maka semua biaya langsung ditanggung oleh perusahaan asuransi. Namun sayangnya, tidak semua perusahaan asuransi menyediakan layanan ini.

Baca juga: 7 Tips Mudah Memilih Asuransi Perjalanan

Terbanyak adalah perusahaan asuransi menggunakan sistem reimburse (penggantian biaya). Jika Anda jatuh sakit atau mengalami kecelakaan, Anda bisa berobat dulu di tempat tersebut. Selanjutnya, Anda harus meminta surat keterangan dari dokter sebagai bukti bahwa ketika Anda ingin mengajukan klaim untuk menggantikan uang yang sudah Anda keluarkan.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Julian Noor menyebutkan bahwa premi yang dikeluarkan untuk asuransi travel cenderung kecil dibanding total biaya perjalanan. “Buat mereka yang traveling, itu preminya hanya sepersekian persen. Tidak sampai satu persen dari biaya perjalanan mereka,” tutur Julian seperti dikutip dari Jurnal Pasar Polis.

Dengan menggunakan asuransi perjalanan, tentu Anda tidak perlu lagi khawatir jika sewaktu-waktu mengalami hal yang tidak diinginkan ketika di luar negeri. Selain itu, syarat klaim asuransi perjalanan online memang memudahkan Anda karena lebih cepat dan praktis.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Dec. 4, 2018, 10:28 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.