Banyak penyebab mengapa klaim asuransi mobil ditolak.

Ini 6 Sebab Klaim Asuransi Mobil Ditolak

Mungkin Anda sering mendengar klaim asuransi yang ditolak. Penolakan klaim asuransi seperti asuransi mobil menjadi momok pemegang polis yang mengalami musibah seperti kecelakaan, pengerusakan, atau pencurian. Proses yang lama dan berbelit-belit menjadi salah satu alasan yang kerap dikemukakan oleh pemegang asuransi mobil.

Namun, sebenarnya jangan takut dengan proses klaim asuransi mobil. Sebab, penolakan bisa terjadi apabila pemegang polis tidak memenuhi syarat verifikasi sehingga menghambat proses validasi oleh perusahaan asuransi. Tetapi jika selama syarat berupa dokumen-dokumen yang diperlukan dipenuhi, proses asuransi akan berjalan dengan lancar.

Julian Noor, Chief Executive Officer (CEO) Adira Insurance mengatakan beberapa kasus penolakan klaim yang terjadi disebabkan karena kurang telitinya pihak tertanggung terhadap polis yang mereka pegang. Padahal di dalam polis, sudah disebutkan berbagai hal terkait asuransi yang akan diklaim.

“Baik pelanggan maupun perusahaan asuransi harus sudah sepakat terlebih dahulu sebelum melakukan penutupan. Perusahaan sudah memberikan informasi sejelas-jelasnya dan pelanggan sudah mengerti dengan pasti isi dari polis tersebut,” kata Julian seperti dikutip keuangan.kontan.co.id, Jumat (3/8/2018).


Terlepas jenis asuransi yang Anda ambil, apakah all risk atau total loss only (TLO), ada sejumlah penyebab yang membuat pihak asuransi enggan memberikan pertanggungan terhadap kerugian yang Anda alami. Apa saja penyebabnya? Simak ulasannya sebagai berikut:

Baca juga: Kenali Manfaat Asuransi untuk Kendaraan Anda

1.  Pengendara di bawah umur

Pihak asuransi tidak akan bertanggung jawab atas kerusakan jika pengemudi yang mengalami kecelakaan adalah anak di bawah umur. Alasannya jelas tertera dalam Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkatan Jalan yang menjelaskan anak di bawah 17 dilarang mengemudikan kendaraan.

2.  Modifikasi

Memodifikasi mobil memang bisa memuaskan hati pemiliknya. Namun, ada kerugian mobil yang dimodifikasi dalam asuransi mobil. Penambahan aksesori bisa menghanguskan asuransi, terutama aksesori yang menguras aki mobil. Menurut laman moneysmart.id, solusinya adalah apabila ingin melakukan modifikasi mobil, sebaiknya Anda melaporkan ke pihak asuransi. Biasanya, ketika ada penambahan aksesori mobil senilai minimal Rp10.000.000 akan ada penambahan nilai preminya.

3.  Kecelakaan saat melebihi muatan

Hal ini sering kurang dipahami oleh pemilik kendaraan. Kecelakaan yang diakibatkan oleh kelebihan muatan, klaim asuransinya akan ditolak. Alasan penolakan asuransi mobil berdasarkan polis standar asuransi kendaraan bermotor Indonesia. Contoh kejadiannya seperti mobil Toyota Avanza diproduksi untuk mengangkut tujuh orang penumpang. Ketika mobil tersebut diisi oleh 10 orang penumpang dan mengalami kecelakaan dengan kerusakan sampai 40 persen, maka asuransi mobil Anda akan ditolak pihak perusahaan.