ASURAN~3.JPG

Ingin Pindah Faskes 1 BJPS Kesehatan Via Online? Ikuti Langkah Ini

Setiap orang yang ingin menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan diwajibkan untuk mengisi fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama. Faskes tingkat 1 itu bisa berupa puskesmas, klinik atau dokter pribadi terdaftar di BPJS Kesehatan dan lokasinya paling dekat dengan rumah.

Sayangnya, tidak sedikit orang ingin mengganti faskes pertama tersebut dengan berbagai alasan. Beberapa alasan yang sering muncul adalah faslitas faskes 1 kurang lengkap, pindah rumah, pendidikan ke luar kota, atau bekerja di kota lain.


Syarat Pindah Faskes 1

Memang, mengganti faskes 1 dibolehkan oleh pihak BPJS Kesehatan. Namun, ada syarat yang harus diketahui dan dipenuhi oleh peserta BPJS. Menurut laman moneysmart.id, pihak BPJS Kesehatan hanya memberikan satu kali kesempatan penggantian fasilitas kesehatan tingkat pertama ini. Selain itu, bagi yang ingin mengganti faskes tingkat pertama harus menjadi peserta BPJS Kesehatan minimal tiga bulan.

Baca juga: Sudah Punya BPJS Kesehatan, Masih Perlukah Asuransi Kesehatan?

Jika sudah menjadi peserta selama tiga bulan dan ingin mengganti faskes 1, ada beberapa dokumen yang harus dilengkapi, di antaranya identitas diri (KTP), kartu BPJS Kesehatan, Kartu Keluarga, daftar kolektif gaji (bagi PNS, TNI, Polri, dan pegawai pemerintah non pegawai negeri), bukti bayar sampai bulan pelaporan, fotocopy buku rekening, dan surat keterangan domisili bagi peserta dari luar Jakarta.

Cara Pindah Faskes 1 Via Online

Lantas bagaimana cara mengubah faskes 1 tersebut? Apakah harus ke kantor BPJS Kesehatan? Kini, Anda tidak perlu repot lagi. Pasalnya Anda bisa mengubah faskes 1 BPJS Kesehatan melalui online atau aplikasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Berikut tahapan yang harus diikuti jika ingin mengubah faskes 1 via online:

1. Download aplikasi mobile JKN di Google Play Store atau App Store.

2.  Lakukan pendaftaran dengan membuat akun pribadi. Kemudian isi beberapa informasi yang dibutuhkan seperti, nomor kartu BPJS Kesehatan, nomor KTP, tanggal lahir, nama ibu kandung, alamat email, nomor handphone, dan password.

3. Log in mobile JKN tersebut dengan nomor BPJS Kesehatan atau email dan password sesuai dengan yang didaftarkan.

4. Setelah log in, maka Anda akan melihat tampilan halaman pertama mobile JKN. Pilih menu “Ubah Data Peserta”.

5.  Cek kembali kesesuaian data Anda. Dalam fitur tersebut, ada nomor kartu BPJS, nomor handphone, email, alamat surat, faskes 1, dan kelas. Ganti kolom faskes 1 dengan menekannya, maka akan muncul popup yang meminta Anda untuk memilih provinsi, kota/kabupaten, dan fasilitas kesehatan. Silakan Anda mengisi faskes 1 tersebut sesuai lokasi terdekat dengan rumah Anda, dan klik simpan.

6.  Langkah selanjutnya, Anda akan diminta untuk mengisi kode verifikasi. Kode tersebut akan dikirim secara otomatis ke email atau handphone Anda. Masukkan kode verifikasi tersebut, dan klik verifikasi.

7. Setelah proses verifikasi dinyatakan selesai dan valid, maka Anda akan mendapat konfirmasi perubahan mengenai faskes 1 yang baru, lengkap dengan kapan mulai berlakunya.