Klaim asuransi kendaraan akan menlindungi berbagai risiko kecelakaan.jpg

6 Tips Agar Klaim Asuransi Mobil Bisa Berjalan Lancar

Banyak orang mengeluh tentang prosedur yang berbelit-belit dalam klaim asuransi mobil. Sebenarnya, jika dipahami secara benar mengenai langkah-langkah dan syaratnya, klaim asuransi bisa berjalan dengan lancar. Jadi, Anda sebagai pemegang polis asuransi mobil juga harus memahami prosedur lengkap untuk mengajukan klaim saat membeli polis asuransi. 

Julian Noor, Chief Executive Officer (CEO) Adira Insurance seperti dikutip keuangan.kontan.co.id, Jumat (3/8/2018), menegaskan perusahaan asuransi harus memberikan informasi sedetail-detailnya dan nasabahnya juga harus mengerti dengan pasti isi dari polis asuransi tersebut. Bila kedua pihak tersebut sudah melakukan hal dan kewajibannya, seharusnya saat mengajukan klaim asuransi mobil bisa berjalan lancar.

Lantas apa saja yang harus dilakukan pemegang polis agar saat klaim asuransi mobil bisa berjalan lancar? Berikut ini tips yang bisa Anda lakukan saat klaim asuransi mobil.

1.       Hubungi pihak asuransi

Segeralah melaporkan kejadian kecelakaan atau pencurian kendaraan Anda kepada pihak asuransi. Jangan terlalu lama melapor, maksimal 3 kali 24 jam pasca kejadian tersebut. Siapkan bukti dan kronologis yang akan pasti diminta oleh pihak asuransi mobil. Bila terlalu lama membuat kronologis, dikhawatirkan akan terjadi ketidakdetailan peristiwa sehingga Anda akan harus mengingat kembali.

Baca juga: Apa Saja Jenis Asuransi untuk Kendaraan Anda?

2.       Hindari hal-hal yang menghambat klaim

Pemegang polis asuransi mobil harus menghindari hal-hal yang bisa menghambat proses klaim seperti tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM), klaim yang dilaporkan tidak dijamin dalam polis asuransi, dan klaim yang dilaporkan tersebut masuk dalam klausul pengecualian dalam polis.


3.       Melengkapi dokumen klaim

Menurut laman cekaja.com, dalam klaim asuransi mobil, Anda sebagai pemegang polis harus mengisi formulir klaim, fotokopi polis asuransi, fotokopi kartu tanda penduduk (KTP), surat izin mengemudi (SIM), surat tanda nomor kendaraan (STNK), surat keterangan dari kepolisian, dan foto-foto kejadian saat kecelakaan.

Laman finansialku.com menambahkan apabila kecelakaan yang terjadi menyebabkan pihak ketiga dan Anda bersedia membayar ganti rugi, maka Anda perlu menyiapkan syarat antara lain surat pernyataan yang menunjukkan ganti rugi dari pihak ketiga dengan materai Rp6.000 dalam surat tersebut, surat pernyataan bahwa pihak ketiga tersebut tidak memiliki asuransi, fotokopi SIM, KTP, dan STNK pihak ketiga, serta surat keterangan dari kepolisian.

4.       Tidak melanggar hukum

Kendaraan milik tertanggung tidak digunakan untuk perbuatan yang melanggar hukum. Jika Anda mengalami kecelakaan, jangan lupa memberikan bukti dengan mendokumentasikan terlebih dahulu keadaan kendaraan Anda pasca kecelakaan.

5.       Berikan bukti dokumentasi

Jangan lupa saat terjadi kecelakaan atau pengerusakan, Anda harus mendokumentasikan kerusakan dari mobil tersebut. Dokumentasi ini menjadi sangat penting untuk mencegah kecurigaan bahwa kerusakan yang terjadi adalah sebuah kesengajaan.

Baca juga: Kenapa Asuransi Mobil itu Penting? Ini Alasannya

Hal yang sering terjadi dan tanpa diduga oleh pemilik asuransi adalah berhati-hati agar jangan sampai ada kerusakan yang terlihat disengaja. Untuk itu, Anda perlu memberikan bukti dokumentasi saat terjadi kecelakaan. Apabila terbukti saat survei cek fisik kendaraan dan verifikasi data bahwa ada kerusakan yang disengaja, maka bisa kerusakan tersebut tidak akan ditanggung asuransi.


6.       Ikuti alur klaim

Ada dua alur klaim asuransi mobil menurut kejadiannya, yaitu klaim asuransi mobil karena kecelakaan dan klaim asuransi mobil karena pencurian. Untuk klaim asuransi mobil karena kecelakaan alurnya adalah setelah terjadi kecelakaan, lakukan pelaporan ke pihak asuransi, lengkapi dokumen yang diperlukan, dan lakukan pengecekan di bengkel. Kemudian, pihak asuransi akan melakukan survei ke bengkel tersebut dan memverifikasi datanya. Jika terverifikasi, maka mobil Anda akan diperbaiki dan penyelesaian biaya perbaikan akan diselesaikan oleh pihak asuransi.

Untuk klaim asuransi mobil karena pencurian, alurnya adalah setelah kejadian pencurian mobil, segera melakukan pelaporan ke pihak asuransi dan pihak kepolisian serta lengkapi dokumen-dokumen yang akan diminta pihak asuransi mobil. Kemudian, pihak asuransi akan menemui penyidik kepolisian dan menyerahkan laporan.

Jika asuransi dapat diklaim, surat persetujuan dan reskrim kepolisian akan diterbitkan. Namun, jika klaim asuransi ditolak, maka pihak asuransi akan menerbitkan surat penolakan. Setelah asuransi dapat diklaim, Anda akan diminta untuk melengkapi klaim status dan akhirnya Anda akan menerima pembayaran klaim.

ads
Blogger Pemula

Blog Tutorial, SEO, Widget dan Pengetahuan

www.blogodot.com

Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Dec. 4, 2018, 5:31 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.