Rahasia Mencapai Bahagia dan Sejahtera di Masa Pensiun

Rahasia Mencapai Bahagia dan Sejahtera di Masa Pensiun

Semua orang pasti ingin hidup bahagia di masa tua. Namun untuk bisa mencapai itu, tentu harus dipersiapkan sedari muda. Jangan berharap masa pensiun Anda akan bahagia, jika tidak ada langkah nyata untuk mewujudkannya. Menabung, investasi atau asuransi bisa jadi solusi untuk menyiapkan masa tua yang lebih aman.

Namun kenyataannya, generasi 80-an dan 90-an sering melupakan pentingnya memikirkan hari tua. Kebanyakan mereka punya gaya hidup paycheck to paycheck atau yang sering disebut orang “gaji cuma numpang lewat” saja di rekening tanpa ada hasil yang berarti. Jangankan memikirkan persiapan hari tua, menabung saja masih belum bisa.

Baca juga: Cara Mencapai Target Keuangan Sesuai Jenjang Usia

Survei Life Insurance Marketing Research Association (Limra) pada 2014 menunjukkan ada 49 persen pensiunan yang kemudian menggantungkan hidup kepada orang lain, 29 persen meninggal saat pensiun, 12 persen alami kebangkrutan, 5 persen tetap bekerja, 4 persen mampu mandiri, dan hanya 1 persen yang kaya saat pensiun.

Sebenarnya, mempersiapkan pensiun tidak perlu sampai membuat stres dan tidak bisa menikmati hidup sama sekali. Laman generali.co.id menerangkan, menyiapkan masa depan lebih banyak mengenai menanamkan kebiasaan baik dan hal-hal kecil yang akan membuat perubahan besar di usia masa pensiun.

1. Budget

Agar kelak bisa mempunyai pemasukan yang cukup bagus saat sudah pensiun, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengendalikan keuangan Anda. Kenali pos-pos pengeluaran dan pastikan pemasukan dan pengeluaran tidak “besar pasak daripada tiang”, dan jika ada hutang secepatnya Anda membayarnya.

2. Asuransi

Tidak ada sesuatu hal yang pasti. Untuk itu siapkan segala sesuatunya menjadi aman. Salah satunya untuk menciptakan rasa aman itu adalah asuransi. Pastikan semua aset yang dimiliki diasuransikan, seperti rumah, kendaraan, perhiasan, pendidikan, dan utamanya adalah kesehatan. Sebab, yang terpenting dalam kehidupan dan seringkali terlupakan adalah kesehatan. Lindungi diri dengan asuransi kesehatan sehingga tidak perlu panik bila penyakit datang.


3. Investasi

Selain asuransi, melakukan investasi bisa menjadi kebiasaan baik yang akan membuka jalan di masa depan. Buatlah simpanan darurat untuk keadaan ataupun kejadian yang tidak di-cover oleh asuransi. Ada baiknya juga menyisihkan sebagian uang setiap bulannya untuk pengeluaran signifikan meskipun belum ada rencana apa-apa. Jadi, ketika Anda suatu saat nanti ingin membayar DP rumah, DP mobil ataupun membiayai pesta pernikahan, Anda sudah ada uang tanpa butuh meminjam atau berutang ke manapun.

Selain itu, laman Dunia Karyawan menuturkan persiapan pensiun tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Ada banyak persiapan yang harus dilakukan agar masa pensiun Anda berjalan dengan menyenangkan. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar Anda siap menghadapi pensiun.

Pertama adalah mengoleksi aset penting Anda. Meskipun masa pensiun Anda masih jauh, tidak ada salahnya mulai belajar mengoleksi aset yang memiliki nilai jual lebih besar di masa depan. Contohnya adalah tanah atau rumah yang harganya akan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Cari dan dapatkan aset penting dengan harga murah. Tidak masalah Anda tidak memanfaatkan aset tersebut saat ini. Namun, aset tersebut kelak akan membantu keuangan Anda saat sudah memasuki masa pensiun. Pastikan aset yang Anda miliki akan punya nilai jual lebih tinggi dalam beberapa tahun ke depan.

Baca juga: Tips Menghindari Masalah Keuangan di Masa Tua Sejak Usia 30-an

Kedua adalah pastikan tidak ada cicilan di masa pensiun. Langkah ini tidak kalah penting. Usahakan tidak ada lagi cicilan apa pun ketika Anda sudah memasuki masa pensiun. Terutama cicilan yang cukup berat seperti kredit rumah atau kendaraan. Ketika Anda masih punya cicilan yang harus dibayar secara rutin, artinya akan mengurangi jumlah pendapatan Anda.

Ketiga, siapkan usaha sampingan. Memiliki usaha sampingan bisa menjadi jalan keluar untuk mendapatkan kesibukan setelah masa pensiun. Rintislah usaha selagi Anda masih bekerja. Ibarat sekoci, usaha ini akan menyelamatkan hidup Anda ketika penghasilan sudah berkurang karena pensiun. Ketika tiba saatnya pensiun, barulah fokus untuk terus mengembangkan usaha yang akan menjadi sumber pendapatan baru Anda.

Terakhir adalah hitung kebutuhan masa pensiun. Hitung lebih cermat kebutuhan Anda ketika memasuki masa pensiun. Jangan memaksakan diri untuk mempertahankan gaya hidup saat ini, karena pasti akan memberatkan kondisi finansial Anda. Sungguh sebuah masa pensiun yang tidak nyaman ketika Anda masih dipusingkan dengan pendapatan yang tidak sebanding dengan pengeluaran.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Nov. 29, 2018, 4:13 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.