Kenali Batas Aman dari Dana Simpanan

Kenali Batas Aman dari Dana Simpanan

Muncul alasan banyak orang yang belum bisa menyimpan sebagian penghasilannya untuk masa depannya. Kalimat, “bingung berapa seharusnya jumlah yang disisihkan setiap bulannya?” Memang sejauh ini tidak ada aturan baku mengenai hal ini. Anda bisa menggunakan metode apapun dan yang terpenting cara tersebut dilakukan senyaman mungkin.

Setiap perencana keuangan punya cara sendiri untuk menentukan berapa persen yang harus disishkan sebagai dana simpanan. Ada yang mengatakan 10 persen, tetapi ada pula yang menyarankan 20 persen. Namun, ternyata ada beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan terkait besaran tabungan. Jumlah tabungan dipengaruhi beberapa faktor termasuk tujuan atau fungsi tabungan di masa depan. Lantas berapa batas aman untuk masing-masing jenis simpanan? Berikut ulasannya dirangkum dalam berbagai sumber.

Dana Darurat

Dana ini sangat penting dan sangat membantu Anda saat menghadapi situasi urgent seperti berobat ke rumah sakit. Untuk slot ini, menurut Swara Tunaiku, paling tidak Anda menabung sejumlah 3-6 kali pengeluaran pribadi atau pengeluaran keluarga setiap bulan. Anda bisa menyimpannya dalam rekening biasa atau deposito. Bila belum memiliki dana darurat, mulailah menabung hingga 30 persen gaji hingga dana itu terbentuk.

Dana Hiburan atau Rekreasi

Ada saat bekerja, maka ada waktu liburan. Untuk berekreasi, Anda butuh uang. Oleh karena itu, alangkah baik bila Anda menyisihkan 5-10 persen untuk liburan 1-2 kali dalam setahun. Memiliki rekening tabungan tersendiri sangat membantu dalam mengelola keuangan. Anda nggak perlu merasa bersalah saat membelanjakan uang untuk liburan karena memang ada alokasi khusus untuk itu.


Dana untuk Tujuan Jangka Pendek

Dana untuk kebutuhan ini biasanya dibutuhkan untuk menutupi hal-hal yang ingin Anda beli di waktu depan. Situs Liputan6 memberi contoh, Anda sedang ingin mengumpulkan DP untuk rumah atau mobil untuk 2-4 tahun ke depan. Akan sangat penting untuk membuat rekening tabungan untuk hal ini. Tujuannya adalah agar Anda bisa mengawasi jumlah yang Anda tabung tepat waktu atau tidak.

Dana Pensiun

Tabungan ini tidak kalah penting. Saat membuka rekening untuk dana pensiun, pastikan untuk menghitung berapa jumlah yang Anda butuhkan saat pensiun nanti. Pertimbangkan faktor kesehatan dan kebutuhanmu saat menjadi warga senior beberapa puluh tahun mendatang. Tentu kebutuhan Anda akan berbeda dari saat ini. Karena itu, selainkan BPJS Ketenagakerjaan, Anda juga disarankan untuk mempersiapkan dana persiun mandiri. Jumlahnya bisa disesuaikan dengan kondisi dan gaji Anda saat ini.

Dana Kewajiban
Sebenarnya dana ini tidak bisa disebut tabungan. Tetapi ada baiknya Anda menyisihkan cicilan untuk membayaran rumah dan kendaraan. Buat rekening sendiri dan bila Anda dapat rezeki tambahan, simpanlah di rekening itu. Hal ini untuk antisipasi seandainya Anda menghadapi situasi keuangan yang macet. Dengan memiliki tabungan jaga-jaga untuk bayar cicilan, Anda tidak akan menunggak dan terbeban dengan bunga.

Menabung itu memang penting. Jadi sisihkanlah 15-25 persen dari pendapatanmu setiap bulan. Tetapi jangan terpaku dengan hitungan ini. Terpenting adalah dalam kehidupan, pasti ada hambatan terkait keuangan. Jadi, ada kemungkinan Anda menabung di atas atau di bawah persentase tersebut. Intinya, cobalah untuk mendekati target dana simpanan sesuai dengan gaya hidup yang Anda inginkan saat pensiun nanti.

Besarnya persentase simpanan Anda akan sangat tergantung dari besarnya cita-cita Anda dan jangka waktu untuk melakukannya. Anda harus mengatur sedemikian rupa pendapatan bulanan Anda dan memastikan masa depan Anda, pasangan dan anak Anda terlindungi.



Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Nov. 29, 2018, 10:16 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.