Cermat dan Bijak dalam Memilih Produk Asuransi

Cermat dan Bijak dalam Memilih Produk Asuransi

Memilih asuransi yang tepat bukan perkara yang mudah. Sangat penting untuk mengetahui secara mendalam tentang syarat dan ketentuan yang berlaku dalam produk asuransi. Pasalnya, setiap perusahaan asuransi memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda.

Asuransi adalah salah satu bentuk proteksi diri yang paling mudah. Dengan asuransi, setiap orang bisa memberi perlindungan aset yang dimiliki seperti rumah, kendaraan, pendapatan, kesehatan dan kesehatan jiwa. Asuransi akan memberi perlindungan baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang jika sedang mengalami kesulitan.

Dalam memilih produk asuransi yang tepat, sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan yang ada, agar asuransi yang digunakan bisa dimanfaatkan secara tepat dan maksimal. Pada prinsipnya, besaran asuransi bisa disesuaikan dengan kemampuan seseorang, biasanya berkisar antara 10-15 persen dari pendapatan. Pembayarannya bisa dilakukan tahunan, semester, triwulan, bulanan maupun sekali bayar.

Bagi yang ingin memiliki produk asuransi dan masih bingung memilihnya, berikut ini ada cara untuk memilih asuransi yang tepat bagi Anda dan keluarga seperti dilansir dari situs Askrida.

1. Identifikasi prioritas

Setiap orang atau keluarga memiliki tingkat kebutuhan dan kepentingan yang berbeda. Oleh karena itu, ada baiknya terlebih dahulu membuat daftar hal apa saja yang menjadi prioritas seperti kesehatan, pendidikan, kepemilikan mobil atau rumah. Karena pada dasarnya produk asuransi termasuk kepada intangible (tidak dapat dilihat, disentuh) namun efeknya bisa dirasakan seumur hidup. Pertimbangan awal yang dilakukan secara matang sangat menentukan, karena jika tidak tepat dalam memilih maka kerugiannya akan dirasakan oleh diri Anda sendiri seumur hidup. 

Baca juga: Mari Berkenalan Dulu dengan Unit Link

2. Pelajari manfaat produk

Pelajari semua manfaat produk yang dibeli serta prosedur klaimnya dengan jelas, supaya mudah mendapatkan pengajuan. Jangan tergoda dengan omongan tenaga pemasar, kalau perlu minta contoh copy polis produk yang ingin dibeli untuk dipelajari, sebelum menjalankan pembelian serta selalu bersikap terbuka dan terus terang kepada tenaga pemasaran dalam memberikan informasi yang mereka butuhkan, guna menghindari penolakan pada saat pengajuan klaim.


3. Pilih polis produk asuransi

Bukan hanya memilih jenis asuransi saja yang perlu diperhatikan, namun juga memilih polis dari setiap produk asuransi. Bacalah klausul polis dengan seksama supaya benar-benar memahami biaya dan perlindungan yang akan diperoleh. Seringkali terjadi kesalahan, perlindungan dari polis yang dipilih ternyata kurang memenuhi kebutuhan, atau sebaliknya, melebihi kebutuhan sehingga sia-sia. Koreksi dan pastikan membaca ulang ketentuan polis pada saat polis sudah jadi, apakah sudah sesuai dengan kesepakatan pada saat proses pembelian asuransi.

Baca juga: Siapa Saja yang Butuh dan Tidak Butuh Asuransi Jiwa

4. Perhatikan nilai premi

Perhatikan nilai premi pada saat Anda memilih jenis perlindungan, karena nilai premi yang ditawarkan antara suatu perusahaan asuransi dengan lainnya berbeda-beda walaupun produk yang ditawarkan sejenis, atau dikenal dengan istilah company policy. Pilihlah yang menawarkan nilai pertanggungan dan pelayanan yang setara namun nilai preminya cukup bersaing.

5. Perhatikan penyebab utama terjadinya risiko

Perusahaan asuransi hanya akan mengganti klaim atas kerugian yang disebabkan oleh faktor yang telah menjadi kesepakatan. Misalnya, tidak semua jenis pengobatan penyakit ditanggung asuransi kesehatan karena ada beberapa pengecualian. Jika seseorang sudah memiliki asuransi dan ingin mengajukan keluhan bisa diajukan kepada tenaga pemasar dan perusahaan asuransi tempat membeli.

6.  Amati rekam jejak perusahaan asuransi

Amati rekam jejak perusahaan yang asuransinya akan Anda gunakan. Lakukan pengecekan apakah telah dan masih terdaftar di Kementerian Keuangan atau tidak. Pengecekan dapat dilakukan di www.bapepam.go.id untuk mendeteksi kualitas perusahaannya apakah cukup sehat sehingga mampu melayani klaim nasabahnya.

Cara lain yang bisa dilakukan dilakukan untuk mengetahui produk asuransi dan perusahaannya adalah dengan mengecek keanggotaannya di Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melalui telepon (021) 21 319 005 00, Mediasi dan Arbitrase Asuransi (BMAI) di (021)5274145, dan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia di (021) 29069800.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Nov. 29, 2018, 4:16 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.