Untung Rugi Membuka Usaha dari Modal Pinjaman

Untung Rugi Membuka Usaha dari Modal Pinjaman

Hal pertama yang dipikirkan orang saat ingin membuka usaha adalah dari mana asal modalnya. Di sisi lain, dana tabungan yang dimiliki tidak mencukupi. Apalagi jika usaha yang dibangun benar-benar dari nol. Memang, masa-masa awal membuka usaha, modal yang dibutuhkan yang tidak sedikit. Berbagai instrumen fix cost dan variable cost harus dikalkulasi secara matang dan detail.

Lantas, bagaimana solusinya?

Cara yang banyak dilakukan adalah mencari rekan usaha dengan persentase pembagian modal awal. Tetapi, tidak mudah juga menemukan rekan usaha yang memiliki visi dan misi yang sama. Jalan lainnya dengan mengajukan modal pinjaman ke bank yang mensyaratkan jaminan atau agunan yang tidak sedikit. Umumnya, pihak bank akan memeriksa kelengkapan persyaratan pinjaman modal dari nasabahnya. Laman Koinworks menjabarkan beberapa persyaratan yang dibutuhkan dalam pengajuan kredit, antara lain laporan keuangan, foto kopi KTP, kartu keluarga, slip gaji, dan dokumen lainnya. Apabila dalam persyaratan itu terdapat kekurangan atau tidak sesuai dengan ketentuan, kemungkinan besar pihak bank akan menolak pengajuan kredit tersebut.

Baca Juga: Cara Efektif Mengatur Keuangan Usaha Kecil

Berikutnya adalah Anda perlu menyiapkan jaminan yang dibutuhkan oleh bank. Pihak bank biasanya akan meminta untuk menyerahkan dokumen-dokumen kepemilikan barang yang Anda miliki sebagai jaminan atau agunan. Barang agunan itu bisa berupa sertifikat rumah, tanah, atau properti lainnya. Barang agunan itu biasanya digunakan untuk menutupi dana pinjaman bila pada suatu saat proses pengembalian pinjaman tersebut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Namun, jika Anda tidak memiliki jaminan atau agunan besar kemungkinan pengajuan pinjaman Anda akan ditolak.


Keuntungan Modal dari Pinjaman

Banyak orang menyarankan lebih baik menabung dibandingkan berutang. Setuju kalau tabungan itu memang memungkinkan bisa dijadikan modal usaha. Soalnya, modal usaha yang besar harus diimbangi dengan uang yang ditabungkan secara rutin juga harus besar mengingat suku bunga tabungan yang sangat kecil. Dengan memanfaatkan modal pinjaman, Anda tidak perlu menunggu lama untuk bisa membangun usaha sendiri. 

Dengan mengambil modal pinjaman dari lembaga keuangan seperti bank, tidak menutup kemungkinan jika bank akan memberikan kepercayaan yang lebih besar untuk memberi modal pinjaman lainnya. Laman moneysmart.id memberi catatan, semua itu bisa terjadi asalkan kolektabilitas kredit Anda bagus. Kolektabilitas kredit bisa dilihat dari uang yang berjalan, pembayaran cicilan tepat waktu setiap bulan, dan usaha yang dijalankan memiliki progres yang baik.